Tampilkan postingan dengan label Nasehat. Tampilkan semua postingan
Buku Adalah Penyeimbang Kecerdasan Otak Anak di Era Merebaknya Teknologi Media Massa
0
Tampilan atau tayangan media massa dapat mempengaruhi pikiran-pikiran anak-anak kita. Bisa kita lihat dari acara pertelevisian saat ini. Acara-acara yang disuguhkan kebanyakan adalah acara-acara yang tidak bermakna, tidak mendidik, dan serba mengada-ada.
Pihak penyelenggara acara televisi pada saat ini hanya peduli terhadap rating kepopularitas mereka saja. Mereka hanya ingin mendongkrak rating acara-acara mereka agar terus naik keatas, dan bukannya memikirkan nasib anak-anak bangsa kedepannya.
Sadar atau tidak, acara-acara yang ditayangkan televisi saat ini sudah tidak berbobot dan tidak sesuai dengan tujuan utama, yaitu bertujuan menjadi Media Pembelajaran. Dengan demikian, tidak sedikit televisi di rumah-rumah sudah jarang dinyalakan, karena dirasa sudah tidak bermanfaat sama sekali.
Demikian dengan isi aplikasi gadget anak-anak kita. Ada BBM, Line, Twitter, Facebook, Smule, dan lain-lain yang membuat seorang anak harus rela dan senang menyita waktu mereka dengan bermain aplikasi-aplikasi tersebut daripada harus belajar.
Sebagai orang tua yang baik, harusnya mampu memberikan penjelasan dan arahan pada anak-anak, bahwa media televisi dan internet adalah benda-benda yg bergerak terlalu cepat. Perpindahan adegan dan peristiwa-peristiwa lain di dalamnya bergerak terlalu cepat, inilah yang membuat anak harus berpikir cepat sedangkan tubuh mereka tidak bergerak atau diam karena menonton tv dan gadet secara statis.
Dimasa depan, anak-anak seperti ini akan menjadi malas bekerja. Mereka malas bergerak karena matanya mengalami pergerakan-pergerakan yang cepat. Dan otaknya mengira bahwa sesuatu dapat diraih dengan cepat atau instant. Inilah bahaya utamanya!
Lalu, apa yang dapat menjadi penyeimbang?
BUKU.
Ya! Dengan buku anak-anak akan belajar menatap lebih lama. Otak bekerja, mata bergerak, tangan bergerak, dan mulut bergerak, bahan telinga juga ikut aktif. Seluruh indera yang aktif inilah yang menjadi penyeimbang.
Dahulu, para Ulama besar merupakan kolektor-kolektor buku yang terbaik. Tak jarang waktu dulu, banyak dari istri-istri para ulama cemburu bukan karena suami mereka memiliki istri simpanan, melainkan kepada buku-buku yang suami mereka miliki. Bagi banyak ulama jaman dulu, buku adalah objek yang lebih menarik dan menyenangkan bagi suami-suami pada masa lampau.
------
Dengan apa yang telah saya sampaikan diatas, akan saya simpulkan bahwa manfaat buku di era teknologi media massa, seperti: televisi, internet, dan gadget sangatlah berpengaruh besar untuk kehidupan pada masa depan anak-anak kita. Hidupkan kebiasaan membaca buku dan mengkaji ilmu melalui buku. Supaya anak-anak kita juga ikut berpartisipasi dan dapat menyeimbangkan antara melihat televisi/internet dengan membaca buku-buku yang mereka miliki.
Buku adalah jendela dunia, gudang ilmu, dan sumber ilmu pengetahuan.
*Buku disini bukan berwujud E-book, melainkan buku dengan perwujudan kertas!
Semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat!
Jika ada kesalahan penulisan atau penyampaian saya mohon maaf.
Sekian. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Pihak penyelenggara acara televisi pada saat ini hanya peduli terhadap rating kepopularitas mereka saja. Mereka hanya ingin mendongkrak rating acara-acara mereka agar terus naik keatas, dan bukannya memikirkan nasib anak-anak bangsa kedepannya.
Sadar atau tidak, acara-acara yang ditayangkan televisi saat ini sudah tidak berbobot dan tidak sesuai dengan tujuan utama, yaitu bertujuan menjadi Media Pembelajaran. Dengan demikian, tidak sedikit televisi di rumah-rumah sudah jarang dinyalakan, karena dirasa sudah tidak bermanfaat sama sekali.
Demikian dengan isi aplikasi gadget anak-anak kita. Ada BBM, Line, Twitter, Facebook, Smule, dan lain-lain yang membuat seorang anak harus rela dan senang menyita waktu mereka dengan bermain aplikasi-aplikasi tersebut daripada harus belajar.
Sebagai orang tua yang baik, harusnya mampu memberikan penjelasan dan arahan pada anak-anak, bahwa media televisi dan internet adalah benda-benda yg bergerak terlalu cepat. Perpindahan adegan dan peristiwa-peristiwa lain di dalamnya bergerak terlalu cepat, inilah yang membuat anak harus berpikir cepat sedangkan tubuh mereka tidak bergerak atau diam karena menonton tv dan gadet secara statis.
Dimasa depan, anak-anak seperti ini akan menjadi malas bekerja. Mereka malas bergerak karena matanya mengalami pergerakan-pergerakan yang cepat. Dan otaknya mengira bahwa sesuatu dapat diraih dengan cepat atau instant. Inilah bahaya utamanya!
Lalu, apa yang dapat menjadi penyeimbang?
BUKU.
Ya! Dengan buku anak-anak akan belajar menatap lebih lama. Otak bekerja, mata bergerak, tangan bergerak, dan mulut bergerak, bahan telinga juga ikut aktif. Seluruh indera yang aktif inilah yang menjadi penyeimbang.
Dahulu, para Ulama besar merupakan kolektor-kolektor buku yang terbaik. Tak jarang waktu dulu, banyak dari istri-istri para ulama cemburu bukan karena suami mereka memiliki istri simpanan, melainkan kepada buku-buku yang suami mereka miliki. Bagi banyak ulama jaman dulu, buku adalah objek yang lebih menarik dan menyenangkan bagi suami-suami pada masa lampau.
------
Dengan apa yang telah saya sampaikan diatas, akan saya simpulkan bahwa manfaat buku di era teknologi media massa, seperti: televisi, internet, dan gadget sangatlah berpengaruh besar untuk kehidupan pada masa depan anak-anak kita. Hidupkan kebiasaan membaca buku dan mengkaji ilmu melalui buku. Supaya anak-anak kita juga ikut berpartisipasi dan dapat menyeimbangkan antara melihat televisi/internet dengan membaca buku-buku yang mereka miliki.
Buku adalah jendela dunia, gudang ilmu, dan sumber ilmu pengetahuan.
*Buku disini bukan berwujud E-book, melainkan buku dengan perwujudan kertas!
Semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat!
Jika ada kesalahan penulisan atau penyampaian saya mohon maaf.
Sekian. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
Masalah dan Solusi Ketika Merasa Tidak Bahagia
0
Anda Tidak Bahagia ? Ini dia Solusinya versi Ngeblogasyikk - Pada kenyataannya, hidup tidak selamanya bahagia. Ya. Bagaimanapun, tidak banyak dari mereka tahu bagaimana cara mencari solusi atau jalan keluar dari permasalahan supaya hidupnya lebih berwarna.
Puas saja belum cukup, apalagi berbangga diri. Hal yang paling sering orang lakukan ketika merasa frustasi adalah Bunuh Diri. Dan nasehat saya, itu bukanlah jalan terakhir dalam menyelesaikan masalah-masalah yang anda miliki. Karena pada dasarnya, TUHAN tidak pernah menyia-nyiakan makhluk yang DIA ciptakan di dunia ini. Hanya saja, manusia kalahlah yang tidak berani berubah hanya karena merasa Gengsi, Malu, dan Takut. Sedangkan orang berhasil, adalah ,mereka yang mau berubah dan mengesampingkan rasa egois, gengsi, malu, dan takut dalam dirinya.
Lalu, bagaimana cara kita bahagia?
Berikut ini adalah beberapa permasalahan dan solusi yang saya dapat dari apa yang saya rasakan, lihat, baca, dan dengar. Silakan anda baca, pahami, dan renungkan.
Keterangan:
M = Masalah
S = Solusi
M : Hartamu banyak, tapi merasa tidak bahagia?
S : Berarti cara anda mendapatkannya menggunakan cara kotor atau jalan yang haram. Atau bisa jadi, anda kurang sedekahnya.
M : Banyak teman, juga nggak bahagia?
S : Berarti kamu punya banyak masalah dan selalu disimpan sendiri. Makanya, cerita.
M : Keluarga kaya raya, segala kebutuhan dan keinginan terpenuhi tapi masih belum juga bahagia?
S : Mungkin rasa sosial dan solidaritas dengan tetangga perlu dikembangkan. Atau anda perlu jujur kepada keluarga bahwa anda perlu mengajak mereka makan malam bersama atau berwisata. Supaya suasana keluarga anda tidak sunyi dan selalu ada wujud nyata kebahagiaan didalamnya.
M : Pintar, juara kelas, dan selalu menang olimpiade, belum bisa merasakan kebahagiaan?
S : Oh, kemungkinan memang anda yang terlalu fokus dengan dunia belajar karena takut apabila nantinya mengalami kegagalan dalam meraih pretasi atau menjadi seorang juara, sehingga anda lupa untuk bersosialisasi. Mulailah saling berbagi dan bercanda dengan teman-teman anda, supaya ketegangan dalam otak anda menjadi rileks.
M : Jago berkelahi, juga tidak bahagia?
S : Berarti niat anda salah. Jangan sok kuat, sok jago beladiri, atau sok anti banting. Jago Beladiri itu bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk membela diri ketika kita tau bahwa nyawa orang lain atau kita sedang terancam. Jadi, perbaiki niat anda disaat memiliki kemampuan berantem.
M : Hidup miskin, dan nggak bahagia?
S : Berarti anda itu tidak pernah bersyukur. Selalu merasa kurang, padahal kenyataannya kondisi kehidupan anda memang kekurangan. Nggak perlu gengsi. Kuncinya adalah selalu bersyukur.
M : Punya pasangan, tidak bahagia?
S : Percayalah pada pasangan anda, hindari isu-isu negatif, dan tunjukkan bahwa anda bahagia hidup bersamanya.
M : Memiliki anak, belum dapat bahagia?
S : Ikutlah bermain dengan mereka. Dengarkan keluh kesah mereka. Jangan sampai anak anda menjadi durhaka dan tidak bisa dikontrol.
Setelah saya beri solusinya, bisakah mulai sekarang anda berubah? Agar kedepannya anda merasa bahagia dan masa hidup anda nggak ada yang sia-sia.
Masih bingung? Atau takut? Gengsi? Merasa serba salah?
Itu bukti bahwa anda memang tidak ingin merasakan KEBAHAGIAAN!
Kunci bahagia ada 4 :
------
Sekian dari saya. Semoga yang sedikit ini bermanfaat! Amin.
Jika suka, jangan lupa anda Share kepada keluarga, pasangan, teman, sahabat, atau kenalan anda.
Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Puas saja belum cukup, apalagi berbangga diri. Hal yang paling sering orang lakukan ketika merasa frustasi adalah Bunuh Diri. Dan nasehat saya, itu bukanlah jalan terakhir dalam menyelesaikan masalah-masalah yang anda miliki. Karena pada dasarnya, TUHAN tidak pernah menyia-nyiakan makhluk yang DIA ciptakan di dunia ini. Hanya saja, manusia kalahlah yang tidak berani berubah hanya karena merasa Gengsi, Malu, dan Takut. Sedangkan orang berhasil, adalah ,mereka yang mau berubah dan mengesampingkan rasa egois, gengsi, malu, dan takut dalam dirinya.
Lalu, bagaimana cara kita bahagia?
Berikut ini adalah beberapa permasalahan dan solusi yang saya dapat dari apa yang saya rasakan, lihat, baca, dan dengar. Silakan anda baca, pahami, dan renungkan.
MASALAH dan SOLUSI
Keterangan:
M = Masalah
S = Solusi
M : Hartamu banyak, tapi merasa tidak bahagia?
S : Berarti cara anda mendapatkannya menggunakan cara kotor atau jalan yang haram. Atau bisa jadi, anda kurang sedekahnya.
M : Banyak teman, juga nggak bahagia?
S : Berarti kamu punya banyak masalah dan selalu disimpan sendiri. Makanya, cerita.
M : Keluarga kaya raya, segala kebutuhan dan keinginan terpenuhi tapi masih belum juga bahagia?
S : Mungkin rasa sosial dan solidaritas dengan tetangga perlu dikembangkan. Atau anda perlu jujur kepada keluarga bahwa anda perlu mengajak mereka makan malam bersama atau berwisata. Supaya suasana keluarga anda tidak sunyi dan selalu ada wujud nyata kebahagiaan didalamnya.
M : Pintar, juara kelas, dan selalu menang olimpiade, belum bisa merasakan kebahagiaan?
S : Oh, kemungkinan memang anda yang terlalu fokus dengan dunia belajar karena takut apabila nantinya mengalami kegagalan dalam meraih pretasi atau menjadi seorang juara, sehingga anda lupa untuk bersosialisasi. Mulailah saling berbagi dan bercanda dengan teman-teman anda, supaya ketegangan dalam otak anda menjadi rileks.
M : Jago berkelahi, juga tidak bahagia?
S : Berarti niat anda salah. Jangan sok kuat, sok jago beladiri, atau sok anti banting. Jago Beladiri itu bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk membela diri ketika kita tau bahwa nyawa orang lain atau kita sedang terancam. Jadi, perbaiki niat anda disaat memiliki kemampuan berantem.
M : Hidup miskin, dan nggak bahagia?
S : Berarti anda itu tidak pernah bersyukur. Selalu merasa kurang, padahal kenyataannya kondisi kehidupan anda memang kekurangan. Nggak perlu gengsi. Kuncinya adalah selalu bersyukur.
M : Punya pasangan, tidak bahagia?
S : Percayalah pada pasangan anda, hindari isu-isu negatif, dan tunjukkan bahwa anda bahagia hidup bersamanya.
M : Memiliki anak, belum dapat bahagia?
S : Ikutlah bermain dengan mereka. Dengarkan keluh kesah mereka. Jangan sampai anak anda menjadi durhaka dan tidak bisa dikontrol.
Setelah saya beri solusinya, bisakah mulai sekarang anda berubah? Agar kedepannya anda merasa bahagia dan masa hidup anda nggak ada yang sia-sia.
Masih bingung? Atau takut? Gengsi? Merasa serba salah?
Itu bukti bahwa anda memang tidak ingin merasakan KEBAHAGIAAN!
Kunci bahagia ada 4 :
- Mau berusaha,
- Berbagi,
- Merasa cukup, dan
- Selalu Bersyukur kepada TUHAN Yang Maha Esa.
------
Sekian dari saya. Semoga yang sedikit ini bermanfaat! Amin.
Jika suka, jangan lupa anda Share kepada keluarga, pasangan, teman, sahabat, atau kenalan anda.
Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
Jangan Lupa Cek Tanggal Akhir Pembayaran STNKB
0
Jangan Lupa Cek Tanggal Akhir Pembayaran STNKB - Artikel ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi minggu ini.
Kemarin hari Kamis, tepatnya tanggal 12 Mei 2016 saya bayar pajak tahunan motor Honda. Di STNKB (Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) harusnya, paling lambat bayar 8 Mei. Otomatis saya kena denda, dan kemarin harus membayar dendanya sebesar 67 ribu rupiah.
Kronologi alasan saya telat bayar karena pagi harinya bapak saya tanya untuk bayar perpanjangan satu tahun masa berlaku STNK, terus saya cek, dan ternyata sudah melewati batas tanggal berlaku pembayaran. Bisa dibilang 'kelupaan'. *alibi
Supaya anda tidak terkena denda pajak, maka itu mulai sekarang coba cek di STNK anda masing-masing mengenai tanggal pembayaran akhir pajak 1 tahunan atau 5 tahunan kendaraan yang anda miliki sekarang.
Denda berlaku setelah 2 hari masa akhir pembayaran. Misal, tanggal 8 adalah akhir bayar, berarti tanggal 10 sudah kena denda, tanggal 9 belum terdenda. Saya tau karena baca di banner dan tanya langsung sama petugas di tempat pembayaran pajak.
Untuk cara penghitungan biaya akumulasi denda atau berapa persen bunganya, saya tidak tau dan belum tanya. Anda bisa cari sendiri di situs-situs lain, tanya kerabat, atau petugasnya langsung. Karena di artikel ini saya hanya MENGINGATKAN kepada anda, supaya tidak telat membayar surat pajak kendaraan bermotor, entah roda 2, roda 4, truk yang anda miliki.
Belum lagi jika tiba-tiba di jalan ada razia atau cegatan kendaraan bermotor. Pas polisi lihat STNK kita dan ternyata belum bayar pajak, bisa-bisa malah kena tilang. Mau protes atau ngeles juga tidak bisa, karena itu juga kesalahan kita sendiri. Double deh masalah kita.
Hmm.. Setelah saya pikir-pikir dan renungkan, ternyata lumayan juga apabila uang denda tadi bukan untuk bayar denda, tapi untuk bayar keperluan lain, misal: beli pulsa, bensin, rokok, atau bayar keperluan-keperluan lainnya. Harap maklum ketika otak prihatin ini mulai bekerja.
Itu saja yang dapat saya sampaikan atau informasikan. Maaf, hanya singkat. Semoga bermanfaat!
Terimakasih telah mampir baca atau berkunjung.
Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Kemarin hari Kamis, tepatnya tanggal 12 Mei 2016 saya bayar pajak tahunan motor Honda. Di STNKB (Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) harusnya, paling lambat bayar 8 Mei. Otomatis saya kena denda, dan kemarin harus membayar dendanya sebesar 67 ribu rupiah.
Kronologi alasan saya telat bayar karena pagi harinya bapak saya tanya untuk bayar perpanjangan satu tahun masa berlaku STNK, terus saya cek, dan ternyata sudah melewati batas tanggal berlaku pembayaran. Bisa dibilang 'kelupaan'. *alibi
Supaya anda tidak terkena denda pajak, maka itu mulai sekarang coba cek di STNK anda masing-masing mengenai tanggal pembayaran akhir pajak 1 tahunan atau 5 tahunan kendaraan yang anda miliki sekarang.
Denda berlaku setelah 2 hari masa akhir pembayaran. Misal, tanggal 8 adalah akhir bayar, berarti tanggal 10 sudah kena denda, tanggal 9 belum terdenda. Saya tau karena baca di banner dan tanya langsung sama petugas di tempat pembayaran pajak.
Untuk cara penghitungan biaya akumulasi denda atau berapa persen bunganya, saya tidak tau dan belum tanya. Anda bisa cari sendiri di situs-situs lain, tanya kerabat, atau petugasnya langsung. Karena di artikel ini saya hanya MENGINGATKAN kepada anda, supaya tidak telat membayar surat pajak kendaraan bermotor, entah roda 2, roda 4, truk yang anda miliki.
Belum lagi jika tiba-tiba di jalan ada razia atau cegatan kendaraan bermotor. Pas polisi lihat STNK kita dan ternyata belum bayar pajak, bisa-bisa malah kena tilang. Mau protes atau ngeles juga tidak bisa, karena itu juga kesalahan kita sendiri. Double deh masalah kita.
Hmm.. Setelah saya pikir-pikir dan renungkan, ternyata lumayan juga apabila uang denda tadi bukan untuk bayar denda, tapi untuk bayar keperluan lain, misal: beli pulsa, bensin, rokok, atau bayar keperluan-keperluan lainnya. Harap maklum ketika otak prihatin ini mulai bekerja.
Itu saja yang dapat saya sampaikan atau informasikan. Maaf, hanya singkat. Semoga bermanfaat!
Terimakasih telah mampir baca atau berkunjung.
Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
Blogger : 'Ngeblog Itu Bukanlah Hal yang Mudah'
0
Jika ada orang yang belum pernah ngeblog tapi sudah berani bilang kalau ngeblog itu mudah, atau ngomong kalau ngeblog itu cuma sekedar menulis terus kemudian posting, tolong dijawab dan suruh mereka melakukan hal berikut ini:
Agar nantinya mereka tau bagaimana rasanya jadi seorang penulis online atau seorang blogger.
Jujur, saya paling benci dengan orang-orang yang suka sekali meremehkan suatu hal, pekerjaan, atau apapun. Ditambah lagi dengan mereka yang belum pernah melakukannya, tapi sudah berani berkata 'Gampang' atau 'Mudah' atau 'Kecil'. Tolong bantu sadarkan mereka supaya hidup mereka tidak sepicik itu.
Woi! Ngeblog nggak mudah Woi!!! Jangan asal jeplak kalau bicara!!
Ngeblog itu nggak gampang, tidak semudah dan seperti apa yang mereka katakan selama ini. Kita juga butuh proses dalam melakukan aktivitas ngeblog, nggak instant, dan nggak seenaknya sendiri. Mungkin kalau beli jadi, ya bisa, tapi kedepannya juga membutuh proses dan skill lagi untuk tetap mempertahankannya. Tapi bagi kami yang memulai ngeblog dari awal / bawah / newbie, ngeblog jangan kira semudah membalikkan telapak tangan. Cobalah pahami arti kata 'menghargai'.
Kita ngeblog juga nggak sembarangan. Asal copy paste ambil dari konten orang lain. Nggak! Kita juga butuh kredibilitas, selalu berharap bahwa isi dari postingan-postingan kita bermanfaat, dihargai, dan enak dibaca, serta memiliki banyak kunjungan.
Selama ini kami juga sudah menghabiskan banyak sekali waktu, tenaga, uang, keterampilan, dan pengalaman, supaya artikel yang dibuat berada pada posisi puncak mesin pencari. Bahkan rela begadang tiap hari demi mencari inspirasi, yang nantinya kami tuangkan ke dalam artikel-artikel kami.
Tiap hari kami lihat trafik, fitur template dibenahi agar bisa bekerja, kualitas konten dibuat semenarik mungkin, dan itu semua juga buat anda. Anda yang hanya seorang pembaca online, cari informasi dari blog-blog kami, dan sering copy paste pekerjaan kami untuk memenuhi segala tugas-tugas sekolah atau kuliah anda. Masih juga anda bilang kalau ngeblog itu gampang.
Tiap hari kami berpikir mencari ide untuk update artikel baru. Yang kami buat juga nggak murahan atau ala kadarnya. Setidaknya anda datang mengunjungi blog-blog kami sendiri saja, kami sudah merasa senang sekali.
Diantara kami ada yang memiliki harapan untuk mendapat penghasilan dari hasil kerja keras selama ini, walaupun nggak cukup buat beli satu batang rokok perbulannya. Namun ada juga yang hanya menuruti hobinya saja.
Memang benar ada dari oknum-oknum kami yang menyeleweng dan membuat postingan palsu atau sekedar copas artikel milik saudara bloggernya sendiri. Saya pribadi berpikir bahwasanya itu sah-sah saja, selama kesejahteraan kehidupan 'mereka' (blogger abal-abal) masih di bawah rata-rata, termasuk saya didalamnya. Toh anda-anda juga cuma baca postingan kami tanpa pernah memberikan kami, minimal ucapan terimakasih. Makanya belajar ngeblog, biar tau mana itu situs asli dan mana itu situs palsu.
Sebenarnya malas saya membuat postingan seperti ini. Bikin Dosa malah. Sengaja saya buat tulisan ini untuk kalian yang sudah mengira ngeblog itu mudah, hanya sekedar menulis dan kemudian posting, selesai. What!? Picik dan sempit sekali otak kalian dalam berspekulasi dan menjudge seperti itu.
Ingin sekali rasanya menonjok mulut kalian. Tapi untung saya dan anda dalam posisi saling mengenal atau berteman atau sama-sama manusia. Masih sadar saya, pikiran saya masih waras.
Saya hanya bisa berharap kepada 'anda-anda semua' (yang merendahkan blogger) mau berpikiran dewasa dan selalu menghargai kinerja atau usaha-usaha 'mereka' (selaku blogger).
Silakan beri komentar kalau anda masih kurang paham mengenai seluk beluk tentang ngeblog disetiap kolom komentar di blog-blog kami. Kami akan bantu menjawab sesuai pertanyaan-pertanyaan anda-anda secepatnya, dan sebisa mungkin sesuai dengan ilmu yang telah kami punya yang telah kami terapkan selama ini.
Terimakasih juga sudah mau membaca tulisan 'sampah' saya ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyik \^o^/
- Menulis 10 postingan tiap minggu dengan minimal jumlah 500 kata per artikel tanpa copy paste.
- Tanpa edit tulisan orang.
- Harus original atau asli buatannya sendiri.
- Tanpa ada kalimat atau yang diulang lebih dari 5 kali kecuali kata sambung
- tulisan dapat dipahami dan bukan asal tulis.
- Serta dilakukan terus sampai waktu satu bulan.
- Atau minimal artikelnya ada di page 1 Google lah dengan keyword 'Cara Meningkatkan Pengunjung Blog'.
Agar nantinya mereka tau bagaimana rasanya jadi seorang penulis online atau seorang blogger.
Jujur, saya paling benci dengan orang-orang yang suka sekali meremehkan suatu hal, pekerjaan, atau apapun. Ditambah lagi dengan mereka yang belum pernah melakukannya, tapi sudah berani berkata 'Gampang' atau 'Mudah' atau 'Kecil'. Tolong bantu sadarkan mereka supaya hidup mereka tidak sepicik itu.
Woi! Ngeblog nggak mudah Woi!!! Jangan asal jeplak kalau bicara!!
Ngeblog itu nggak gampang, tidak semudah dan seperti apa yang mereka katakan selama ini. Kita juga butuh proses dalam melakukan aktivitas ngeblog, nggak instant, dan nggak seenaknya sendiri. Mungkin kalau beli jadi, ya bisa, tapi kedepannya juga membutuh proses dan skill lagi untuk tetap mempertahankannya. Tapi bagi kami yang memulai ngeblog dari awal / bawah / newbie, ngeblog jangan kira semudah membalikkan telapak tangan. Cobalah pahami arti kata 'menghargai'.
Kita ngeblog juga nggak sembarangan. Asal copy paste ambil dari konten orang lain. Nggak! Kita juga butuh kredibilitas, selalu berharap bahwa isi dari postingan-postingan kita bermanfaat, dihargai, dan enak dibaca, serta memiliki banyak kunjungan.
Selama ini kami juga sudah menghabiskan banyak sekali waktu, tenaga, uang, keterampilan, dan pengalaman, supaya artikel yang dibuat berada pada posisi puncak mesin pencari. Bahkan rela begadang tiap hari demi mencari inspirasi, yang nantinya kami tuangkan ke dalam artikel-artikel kami.
Tiap hari kami lihat trafik, fitur template dibenahi agar bisa bekerja, kualitas konten dibuat semenarik mungkin, dan itu semua juga buat anda. Anda yang hanya seorang pembaca online, cari informasi dari blog-blog kami, dan sering copy paste pekerjaan kami untuk memenuhi segala tugas-tugas sekolah atau kuliah anda. Masih juga anda bilang kalau ngeblog itu gampang.
Tiap hari kami berpikir mencari ide untuk update artikel baru. Yang kami buat juga nggak murahan atau ala kadarnya. Setidaknya anda datang mengunjungi blog-blog kami sendiri saja, kami sudah merasa senang sekali.
Diantara kami ada yang memiliki harapan untuk mendapat penghasilan dari hasil kerja keras selama ini, walaupun nggak cukup buat beli satu batang rokok perbulannya. Namun ada juga yang hanya menuruti hobinya saja.
Memang benar ada dari oknum-oknum kami yang menyeleweng dan membuat postingan palsu atau sekedar copas artikel milik saudara bloggernya sendiri. Saya pribadi berpikir bahwasanya itu sah-sah saja, selama kesejahteraan kehidupan 'mereka' (blogger abal-abal) masih di bawah rata-rata, termasuk saya didalamnya. Toh anda-anda juga cuma baca postingan kami tanpa pernah memberikan kami, minimal ucapan terimakasih. Makanya belajar ngeblog, biar tau mana itu situs asli dan mana itu situs palsu.
Sebenarnya malas saya membuat postingan seperti ini. Bikin Dosa malah. Sengaja saya buat tulisan ini untuk kalian yang sudah mengira ngeblog itu mudah, hanya sekedar menulis dan kemudian posting, selesai. What!? Picik dan sempit sekali otak kalian dalam berspekulasi dan menjudge seperti itu.
Ingin sekali rasanya menonjok mulut kalian. Tapi untung saya dan anda dalam posisi saling mengenal atau berteman atau sama-sama manusia. Masih sadar saya, pikiran saya masih waras.
Saya hanya bisa berharap kepada 'anda-anda semua' (yang merendahkan blogger) mau berpikiran dewasa dan selalu menghargai kinerja atau usaha-usaha 'mereka' (selaku blogger).
Silakan beri komentar kalau anda masih kurang paham mengenai seluk beluk tentang ngeblog disetiap kolom komentar di blog-blog kami. Kami akan bantu menjawab sesuai pertanyaan-pertanyaan anda-anda secepatnya, dan sebisa mungkin sesuai dengan ilmu yang telah kami punya yang telah kami terapkan selama ini.
Terimakasih juga sudah mau membaca tulisan 'sampah' saya ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyik \^o^/
By : Ciel
Trafik Blog Melorot Tajam. Enjoy Aja Kali :)
0
Trafik Blog Melorot Tajam. Enjoy Aja - Ampun deh, baru saja lihat garis trafik blog turun drastis gara-gara sesuatu sebab yang saya sendiri bingung karenanya. Padahal hanya otak-atik template dan itupun sedikit yang dibenahi. Apa karena edit isi artikel-artikel yang sudah terposting ya? Mungkin. Soalnya saya kebingungan update postingan baru, sampai akhirnya rekonstruksi ulang postingan-postingan lama.
Coba sini kalau ada yang mau minta direview situsnya. Review 350 kata/artikel dan anda hanya cukup membayar 5 ribu via pulsa 3, biar saya juga ada bahan updatean terbaru. Namun ada syarat yang harus anda penuhi, yaitu memberikan atau mengirimkan format garis besar isi situs anda. Mengenai penambahan kata kekurangannya biarlah saya yang akan urus. Lumayan lho, situs anda nantinya juga terindeks search engine. Tapi saya tidak menjamin page One, akan tetapi tetap saya usahakan betul. Ha..ha..ha.. Lol. Yang berminat PM via Facebook, lihat sidebar bagian Copyright blog ini. Bonus 2 backlink doffolow seumur hidup di blog ini. Ketentuan situs yang saya review adalah sebagai berikut:
1. No
a. Porn
b. Casino
c. AGC (Auto Generated Content)
d. SARA
e. Ilegal Download
f. Malware, Virus, HOAX
g. MLM (Multi Level Marketing)
h. Black Market
i. Breaking the Law
Oke, kembali ke pembahasan utama. Perasaan sedih, bingung, dan menyesal pasti ada ketika melihat trafik meluncur tajam ke bawah. Tapi mau bagaimana lagi? Bagaimanapun juga hal itu sudah terjadi. Nangis? Why? Yang lalu biarlah berlalu. Optimis adalah kunci untuk meniadakan rasa pesimis dalam hati. Berhenti ngeblog bukanlah ciri-ciri seorang blogger sejati melainkan ciri blogger abal-abal.
Saya aja enjoy, masa iya anda masih saja terpuruk?
Sekarang saya ingin bertanya. Dulu niatnya masuk ke dunia perbloggingan apa? Katanya ingin jadi seorang blogger sukses? Apa itu hanya sekedar isapan jempol belaka? Wake Up Woi! Jalan masih terbentang panjang dan luas untuk meraih mimpi. Tidak ada kata merugi apabila anda benar-benar mau melakukannya. Kegagalan itu adalah hal yang biasa. Kalau jalan anda mulus terus, malah tidak ada seninya. Lol. Mana implementasi slogan hidup anda yang berbunyi 'Kegagalan Adalah Keberhasilan yang Tertunda' atau 'Kegagalan Adalah Pembelajaran Menuju Kesuksesan'? Apa itu semua hanya omong kosong. Tong kosong nyaring bunyinya, ya?
Mungkin anda perlu refreshing atau menjernihkan pikiran dan tubuh terdahulu, seperti: mendengarkan musik, mandi, wudhu, sholat, nongkrong, atau melihat pemandangan alam agar membangkitkan dan menyegarkan kembali semangat anda untuk ngeblog.
Silakan anda ingat-ingat lagi total waktu yang telah terpakai, ilmu yang diperoleh, kemajuan yang dirasa, dan penghasilan yang didapat selama blogging. Semoga hal-hal tersebut dapat memacu spirit anda kembali ke dalam dunia blogging.
Oh iya. Selama yakin dengan usaha keras anda, semakin besar juga peluang keberhasilan yang anda dapatkan. Dalam hal ini keikhlasan perlu diikutsertakan, dan jangan lupa selalu berdoa serta berserah diri kepada TUHAN Yang Maha Esa.
Happy Blogging!!
Sekian unek-unek yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf apabila di artikel ini tersisip iklan atau promosi, karena memang disengaja. Lol. Bantu SHARE! apabila menyukai artikel ini. Terimakasih atas ketersediaan anda meluangkan waktu untuk mengunjungi blog kacangan ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Coba sini kalau ada yang mau minta direview situsnya. Review 350 kata/artikel dan anda hanya cukup membayar 5 ribu via pulsa 3, biar saya juga ada bahan updatean terbaru. Namun ada syarat yang harus anda penuhi, yaitu memberikan atau mengirimkan format garis besar isi situs anda. Mengenai penambahan kata kekurangannya biarlah saya yang akan urus. Lumayan lho, situs anda nantinya juga terindeks search engine. Tapi saya tidak menjamin page One, akan tetapi tetap saya usahakan betul. Ha..ha..ha.. Lol. Yang berminat PM via Facebook, lihat sidebar bagian Copyright blog ini. Bonus 2 backlink doffolow seumur hidup di blog ini. Ketentuan situs yang saya review adalah sebagai berikut:
1. No
a. Porn
b. Casino
c. AGC (Auto Generated Content)
d. SARA
e. Ilegal Download
f. Malware, Virus, HOAX
g. MLM (Multi Level Marketing)
h. Black Market
i. Breaking the Law
Oke, kembali ke pembahasan utama. Perasaan sedih, bingung, dan menyesal pasti ada ketika melihat trafik meluncur tajam ke bawah. Tapi mau bagaimana lagi? Bagaimanapun juga hal itu sudah terjadi. Nangis? Why? Yang lalu biarlah berlalu. Optimis adalah kunci untuk meniadakan rasa pesimis dalam hati. Berhenti ngeblog bukanlah ciri-ciri seorang blogger sejati melainkan ciri blogger abal-abal.
Saya aja enjoy, masa iya anda masih saja terpuruk?
Sekarang saya ingin bertanya. Dulu niatnya masuk ke dunia perbloggingan apa? Katanya ingin jadi seorang blogger sukses? Apa itu hanya sekedar isapan jempol belaka? Wake Up Woi! Jalan masih terbentang panjang dan luas untuk meraih mimpi. Tidak ada kata merugi apabila anda benar-benar mau melakukannya. Kegagalan itu adalah hal yang biasa. Kalau jalan anda mulus terus, malah tidak ada seninya. Lol. Mana implementasi slogan hidup anda yang berbunyi 'Kegagalan Adalah Keberhasilan yang Tertunda' atau 'Kegagalan Adalah Pembelajaran Menuju Kesuksesan'? Apa itu semua hanya omong kosong. Tong kosong nyaring bunyinya, ya?
Mungkin anda perlu refreshing atau menjernihkan pikiran dan tubuh terdahulu, seperti: mendengarkan musik, mandi, wudhu, sholat, nongkrong, atau melihat pemandangan alam agar membangkitkan dan menyegarkan kembali semangat anda untuk ngeblog.
Silakan anda ingat-ingat lagi total waktu yang telah terpakai, ilmu yang diperoleh, kemajuan yang dirasa, dan penghasilan yang didapat selama blogging. Semoga hal-hal tersebut dapat memacu spirit anda kembali ke dalam dunia blogging.
Oh iya. Selama yakin dengan usaha keras anda, semakin besar juga peluang keberhasilan yang anda dapatkan. Dalam hal ini keikhlasan perlu diikutsertakan, dan jangan lupa selalu berdoa serta berserah diri kepada TUHAN Yang Maha Esa.
Happy Blogging!!
Sekian unek-unek yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf apabila di artikel ini tersisip iklan atau promosi, karena memang disengaja. Lol. Bantu SHARE! apabila menyukai artikel ini. Terimakasih atas ketersediaan anda meluangkan waktu untuk mengunjungi blog kacangan ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
Dampak Negatif Teknologi: Mainan Tradisional Kurang Digemari Dan Akan Segera Menghilang
0
Dampak Negatif atau Buruk Teknologi: Mainan Tradisional Kurang Digemari Dan Akan Segera Menghilang - Pada era modern ini barang elektronik semakin diburu oleh hampir seluruh umat manusia. Manfaat yang diperoleh memang sangat terasa tanpa harus melakukan survei terlebih dahulu. Tak bisa dipungkiri lagi bahwa banyak orang telah memiliki jenis barang yang sama, contoh saja Handphone.
Namun dibalik canggihnya teknologi, menyimpan duka yang mendalam bagi anak-anak zaman sekarang tanpa mereka sadari. Karena teknologi anak terlihat menjadi lebih pendiam, egois, kurang menghormati, dan kurang simpati terhadap sesama. Disisi lain peran orang tua dalam memberikan pendidikan dan kasih sayang secara langsung memang harus diberlakukan dan ditekankan.
Apakah anda masih ingat dengan beberapa mainan tradisional seperti berikut ini:
a. Tulup bambu
b. Gangsing kayu
c. Enggrang
d. Layang-layang
e. Pecutan dari pelepah pisang
f. Pedang kayu
g. Kapal pelepah pisang atau styrofoam
h. Mobil kulit jeruk
i. Dan mainan tradisional lainnya.
Apakah masih mengingat bagaimana cara dan dengan siapa anda membuatnya? Silakan ingat kembali memori masa kecil anda dahulu. Betapa menyenangkan sekali bukan? Bercanda bersama teman dan akan berhenti setelah orang tua datang memarahi karena kita lupa waktu. Lol. Dan bagi anda yang dahulu tinggal dipelosok dengan penduduk jarang, membuat dan bermain permainan tradisional ini dengan saudara ataupun orang tua.
Namun lihatlah anak, adik, atau keponakan kalian saat ini. Mereka begitu pendiam dan kurang bersosial dengan temannya secara nyata. Mereka merasa lebih nyaman, santai, dan fokus menatap layar handphone / smartphone, laptop, atau PC daripada menatap mata lawan bicaranya secara langsung.
Apabila anda paham dengan gambar di bawah ini, berarti pikiran anda berjalan lancar:
Menurut opini pribadi, kedepannya mainan tradisional tersebut akan perlahan lenyap dan segera menghilang begitu saja. Mainan aman, positif, dan bermanfaat dalam kehidupan sosial akan menjadi sebuah kenangan masa lalu kita. Jika anda berprofesi sebagai Guru, ajarkanlah kembali kepada anak didik membuat mainan-mainan itu. Agar nantinya penerus bangsa ini bukanlah orang yang egois.
Silakan anda berpikir kembali tentang masalah tersebut. Mau kita apakan negeri ini, itu semua terserah anda. Mau jadi apa anak anda nantinya, itu juga urusan anda. Anakmu bukan anakku. Tapi anakmu adalah keluargaku satu Indonesia. Saya disini hanya dapat menulis dan memberi sedikit pencerahan melalui blog ini. Untuk hal kecil, sudah saya terapkan dengan keponakan.
Sekian pembahasan artikel ini.
Bantu SHARE! Jika anda suka.
Terimakasih atas kunjungannya.
Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Namun dibalik canggihnya teknologi, menyimpan duka yang mendalam bagi anak-anak zaman sekarang tanpa mereka sadari. Karena teknologi anak terlihat menjadi lebih pendiam, egois, kurang menghormati, dan kurang simpati terhadap sesama. Disisi lain peran orang tua dalam memberikan pendidikan dan kasih sayang secara langsung memang harus diberlakukan dan ditekankan.
Apakah anda masih ingat dengan beberapa mainan tradisional seperti berikut ini:
a. Tulup bambu
b. Gangsing kayu
c. Enggrang
d. Layang-layang
e. Pecutan dari pelepah pisang
f. Pedang kayu
g. Kapal pelepah pisang atau styrofoam
h. Mobil kulit jeruk
i. Dan mainan tradisional lainnya.
Apakah masih mengingat bagaimana cara dan dengan siapa anda membuatnya? Silakan ingat kembali memori masa kecil anda dahulu. Betapa menyenangkan sekali bukan? Bercanda bersama teman dan akan berhenti setelah orang tua datang memarahi karena kita lupa waktu. Lol. Dan bagi anda yang dahulu tinggal dipelosok dengan penduduk jarang, membuat dan bermain permainan tradisional ini dengan saudara ataupun orang tua.
Namun lihatlah anak, adik, atau keponakan kalian saat ini. Mereka begitu pendiam dan kurang bersosial dengan temannya secara nyata. Mereka merasa lebih nyaman, santai, dan fokus menatap layar handphone / smartphone, laptop, atau PC daripada menatap mata lawan bicaranya secara langsung.
Apabila anda paham dengan gambar di bawah ini, berarti pikiran anda berjalan lancar:
Silakan anda berpikir kembali tentang masalah tersebut. Mau kita apakan negeri ini, itu semua terserah anda. Mau jadi apa anak anda nantinya, itu juga urusan anda. Anakmu bukan anakku. Tapi anakmu adalah keluargaku satu Indonesia. Saya disini hanya dapat menulis dan memberi sedikit pencerahan melalui blog ini. Untuk hal kecil, sudah saya terapkan dengan keponakan.
Sekian pembahasan artikel ini.
Bantu SHARE! Jika anda suka.
Terimakasih atas kunjungannya.
Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
13 Alasan Seorang Anak Melawan Orang Tua
0
Alasan Seorang Anak Melawan Orang Tua - Mungkin kebanyakan Ayah atau Ibu memiliki pemikiran negatif mengenai buah hatinya yang selalu membantah pesan-pesannya. Namun pada kenyataannya, tidak semua kesalahan berada pada buah hatinya. Bahkan, sebenarnya sebagian dari anak mempunyai pemikiran dewasa dalam menjalani sebuah kehidupan.
Nasehat dari orang tua memang baik pada dasarnya, akan tetapi kemungkinan cara penyampaiannya saja yang salah dan bisa dibilang over protective, sehingga sang anak merasa dirinya disudutkan. Atau disebabkan karena olah pemikiran anaknya saja yang sempit.
Kata melawan yang saya maksud bukan hanya berupa ucapan kasar atau membentak. Tapi melawan secara pikiran, perasaan, dan sikap. Nah, sesuai dengan judul artikel ini saya akan membahas mengenai beberapa alasan seorang anak melawan orang tuanya. Baca dan renungkan baik-baik. Artikel ini untuk 'kita' {saya, kalian (anak), dan para orang tua}.
1. Ingin Mandiri
Ketika anak merasa hidupnya terbebani di dalam sebuah rumah, bukan karena perkataan orang tua melainkan dari sudut pandang atau umur seorang anak, mereka ingin sekali hidup dalam kemandirian. Mereka berpikir untuk mencari jalan mencapai kesuksesan tanpa adanya campur tangan orang tua, walau terkadang nasehat baik orang tua juga harus ditolak, dilanggar, dan dilawan demi meraih mimpinya.
2. Pemikiran Sempit
Anak yang tidak memiliki kecerdasan berpikir merasa semua perkataan orang tua yang tidak mengenakkan baginya sama saja dengan bentuk pengekangan. Ingat, pada dasarnya kemarahan orang tua bukan berdasarkan kebencian, melainkan kasih sayang dan kepedulian terhadap kesehatan, masa depan, dan kebaikan sang anak.
3. Rasa Sosial yang Tinggi
Ketika anak mulai bergaul dengan temannya maka rasa sosial itu akan muncul dan erat. Begitu juga orang tua terhadap tetangganya. Jalan pikiran anak dan orang tua memang berbeda dan itulah salah satu alasan mengapa terkadang anak melawan orang tuanya, itu semua karena didasari adanya rasa solidaritas yang tinggi terhadap sahabat atau teman mereka.
4. Setia Pada Pacar
Kesetian adalah bentuk sebuah rasa kepedulian, sayang, dan cinta. Terkadang sebuah logika membuat otak anak akan berpikiran berbeda dengan jalan pikiran orang tua. Dimana nasehat baik orang tua akan terdengar percuma bagi mereka, dan dengan alih-alih setia sang anak rela melawan orang tua demi hubungan baik terhadap kekasihnya.
5. Orang Tua Terlalu Mengekang
Layaknya berada di dalam penjara, mau apa-apa susah, tidak bebas, dan termarjinalkan. Begitu juga dengan bentuk kasih sayang orang tua yang terlalu over. Begini salah, begitu salah, bahkan diam juga salah. Sehingga ruang pikiran anak menjadi sempit, sampai akhirnya merasa tidak kuat atau muak dengan kekangan orang tua. Akhirnya sang anak akan susah mengontrol emosinya dan menjadi mudah marah, mudah tersinggung, serta melakukan kekerasan fisik terhadap siapa saja.
6. Bisikan Teman atau Pacar
Ketika seorang anak sudah merasa solid dengan teman atau pacarnya, maka apa yang dikatakan teman atau pacarnya akan mereka ikuti. Mau buruk atau baik selalu saja menuruti, sampai-sampai bila disuruh keras kepada orang tuanya mereka juga akan melakukannya walau dengan rasa berat hati.
7. Ingin Bebas
Ingin bebas bukan berarti sama dengan nomor satu (mandiri). Bebas disini adalah keluar dari kekangan dan aturan orang tua. Bebas bermain, berekspresi, dan kebebasan lainnya.
8. Merasa Benar
Semua orang memiliki sikap mau menang sendiri. Merasa apa yang dilakukan, diucapkan, dan dipikirkan adalah benar tanpa melihat situasi dan kondisi di sekelilingnya. Begitu juga dengan perasaan dan pikiran seorang anak.
9. Sebuah Rahasia
Setiap orang memiliki sebuah rahasia. Rahasia itu bisa berupa hal yang baik dan juga hal buruk. Ketika ada anak ditanya orang tua dan mereka tidak menjawab atau diam, kemungkinan ada hal yang mereka rahasiakan. Hal apa yang mereka rahasiakan? Kita juga tidak tau.
10. Kurang PD (Percaya Diri)
Banyak hal yang membuat seseorang kurang percaya diri dengan apa yang ingin ia pikirkan, lakukan, dan ucapkan. Hal tersebut juga bisa terjadi kepada seorang anak. Ketika orang tua bertanya mengenai nilai raport, sang anak hanya diam bahkan balas membentak karena ternyata nilai rapornya jelek. Anak tidak berani mengungkapkannya secara terus terang karena takut dimarahi orang tuanya.
11. Buah Tidak Jatuh dari Pohonnya
Anak selalu meniru apa yang dilakukan orang terdekatnya, misal orang tua. Segala apa yang dilakukan dan ucapan yang baik atau buruk akan ditirukan. Jadi, jangan salahkan mereka apabila 'kita' (orang tua) sendiri mencontohkan sebuah keburukan di depan mereka.
12. Rasa Bersalah
Anak yang baik selalu mengakui kesalahan apa yang telah mereka buat. Namun adakalanya rasa bersalah itu menjadi bentuk kebohongan apabila mereka tau jika nantinya orang tuanya akan memarahi kesalahannya.
13. Kurang Kasih Sayang
Pernah suatu ketika saya bertanya kepada salah satu teman saya karena Ia selalu marah setiap ditelpon orang tuanya dan jarang pulang ke rumah. Disisi lain, keluarganya sangat berada dan memiliki kekayaan harta yang melimpah. Kemudian Ia menjawab bahwasanya orang tuanya jarang pulang ke rumah karena pekerjaan atau kesibukan mereka di luar kota. Ia merasa kurang diperhatikan dan disayang secara nyata walaupun uang saku dan biaya kehidupan tercukupi.
-----
Itulah mengenai 12 Alasan Anak Melawan Orang Tua. Ada beberapa pelajaran yang bisa saya tulis disini, yaitu:
1. Kemarahan menimbulkan banyak hal yang bersifat negatif.
2. Pada dasarnya anak suka dengan orang tua yang lemah lembut membimbing mereka. Namun anak yang baik adalah mereka yang mau mengikuti segala perintah orang tuanya.
3. Orang tua harus mencontohkan hal yang baik kepada anaknya.
4. Jangan dengarkan dan percayai hal buruk dari orang lain tanpa mempertimbangkan dari segala aspek. Bila tau itu buruk, JAUHI SEGERA! Jangan sampai menyesal dikemudian hari.
5. Maafkan segala kesalahan orang tua dan anak, karena pada dasarnya setiap orang pernah melakukan kesalahan. Namun, orang yang cerdas tidak akan melakukan kesalahan yang SAMA.
BERPIKIRLAH CERDAS!
-----
Jika suka dengan artikel ini, silakan SHARE! Terimakasih telah berkunjung, akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Nasehat dari orang tua memang baik pada dasarnya, akan tetapi kemungkinan cara penyampaiannya saja yang salah dan bisa dibilang over protective, sehingga sang anak merasa dirinya disudutkan. Atau disebabkan karena olah pemikiran anaknya saja yang sempit.
Kata melawan yang saya maksud bukan hanya berupa ucapan kasar atau membentak. Tapi melawan secara pikiran, perasaan, dan sikap. Nah, sesuai dengan judul artikel ini saya akan membahas mengenai beberapa alasan seorang anak melawan orang tuanya. Baca dan renungkan baik-baik. Artikel ini untuk 'kita' {saya, kalian (anak), dan para orang tua}.
1. Ingin Mandiri
Ketika anak merasa hidupnya terbebani di dalam sebuah rumah, bukan karena perkataan orang tua melainkan dari sudut pandang atau umur seorang anak, mereka ingin sekali hidup dalam kemandirian. Mereka berpikir untuk mencari jalan mencapai kesuksesan tanpa adanya campur tangan orang tua, walau terkadang nasehat baik orang tua juga harus ditolak, dilanggar, dan dilawan demi meraih mimpinya.
2. Pemikiran Sempit
Anak yang tidak memiliki kecerdasan berpikir merasa semua perkataan orang tua yang tidak mengenakkan baginya sama saja dengan bentuk pengekangan. Ingat, pada dasarnya kemarahan orang tua bukan berdasarkan kebencian, melainkan kasih sayang dan kepedulian terhadap kesehatan, masa depan, dan kebaikan sang anak.
3. Rasa Sosial yang Tinggi
Ketika anak mulai bergaul dengan temannya maka rasa sosial itu akan muncul dan erat. Begitu juga orang tua terhadap tetangganya. Jalan pikiran anak dan orang tua memang berbeda dan itulah salah satu alasan mengapa terkadang anak melawan orang tuanya, itu semua karena didasari adanya rasa solidaritas yang tinggi terhadap sahabat atau teman mereka.
4. Setia Pada Pacar
Kesetian adalah bentuk sebuah rasa kepedulian, sayang, dan cinta. Terkadang sebuah logika membuat otak anak akan berpikiran berbeda dengan jalan pikiran orang tua. Dimana nasehat baik orang tua akan terdengar percuma bagi mereka, dan dengan alih-alih setia sang anak rela melawan orang tua demi hubungan baik terhadap kekasihnya.
5. Orang Tua Terlalu Mengekang
Layaknya berada di dalam penjara, mau apa-apa susah, tidak bebas, dan termarjinalkan. Begitu juga dengan bentuk kasih sayang orang tua yang terlalu over. Begini salah, begitu salah, bahkan diam juga salah. Sehingga ruang pikiran anak menjadi sempit, sampai akhirnya merasa tidak kuat atau muak dengan kekangan orang tua. Akhirnya sang anak akan susah mengontrol emosinya dan menjadi mudah marah, mudah tersinggung, serta melakukan kekerasan fisik terhadap siapa saja.
6. Bisikan Teman atau Pacar
Ketika seorang anak sudah merasa solid dengan teman atau pacarnya, maka apa yang dikatakan teman atau pacarnya akan mereka ikuti. Mau buruk atau baik selalu saja menuruti, sampai-sampai bila disuruh keras kepada orang tuanya mereka juga akan melakukannya walau dengan rasa berat hati.
7. Ingin Bebas
Ingin bebas bukan berarti sama dengan nomor satu (mandiri). Bebas disini adalah keluar dari kekangan dan aturan orang tua. Bebas bermain, berekspresi, dan kebebasan lainnya.
8. Merasa Benar
Semua orang memiliki sikap mau menang sendiri. Merasa apa yang dilakukan, diucapkan, dan dipikirkan adalah benar tanpa melihat situasi dan kondisi di sekelilingnya. Begitu juga dengan perasaan dan pikiran seorang anak.
9. Sebuah Rahasia
Setiap orang memiliki sebuah rahasia. Rahasia itu bisa berupa hal yang baik dan juga hal buruk. Ketika ada anak ditanya orang tua dan mereka tidak menjawab atau diam, kemungkinan ada hal yang mereka rahasiakan. Hal apa yang mereka rahasiakan? Kita juga tidak tau.
10. Kurang PD (Percaya Diri)
Banyak hal yang membuat seseorang kurang percaya diri dengan apa yang ingin ia pikirkan, lakukan, dan ucapkan. Hal tersebut juga bisa terjadi kepada seorang anak. Ketika orang tua bertanya mengenai nilai raport, sang anak hanya diam bahkan balas membentak karena ternyata nilai rapornya jelek. Anak tidak berani mengungkapkannya secara terus terang karena takut dimarahi orang tuanya.
11. Buah Tidak Jatuh dari Pohonnya
Anak selalu meniru apa yang dilakukan orang terdekatnya, misal orang tua. Segala apa yang dilakukan dan ucapan yang baik atau buruk akan ditirukan. Jadi, jangan salahkan mereka apabila 'kita' (orang tua) sendiri mencontohkan sebuah keburukan di depan mereka.
12. Rasa Bersalah
Anak yang baik selalu mengakui kesalahan apa yang telah mereka buat. Namun adakalanya rasa bersalah itu menjadi bentuk kebohongan apabila mereka tau jika nantinya orang tuanya akan memarahi kesalahannya.
13. Kurang Kasih Sayang
Pernah suatu ketika saya bertanya kepada salah satu teman saya karena Ia selalu marah setiap ditelpon orang tuanya dan jarang pulang ke rumah. Disisi lain, keluarganya sangat berada dan memiliki kekayaan harta yang melimpah. Kemudian Ia menjawab bahwasanya orang tuanya jarang pulang ke rumah karena pekerjaan atau kesibukan mereka di luar kota. Ia merasa kurang diperhatikan dan disayang secara nyata walaupun uang saku dan biaya kehidupan tercukupi.
-----
Itulah mengenai 12 Alasan Anak Melawan Orang Tua. Ada beberapa pelajaran yang bisa saya tulis disini, yaitu:
1. Kemarahan menimbulkan banyak hal yang bersifat negatif.
2. Pada dasarnya anak suka dengan orang tua yang lemah lembut membimbing mereka. Namun anak yang baik adalah mereka yang mau mengikuti segala perintah orang tuanya.
3. Orang tua harus mencontohkan hal yang baik kepada anaknya.
4. Jangan dengarkan dan percayai hal buruk dari orang lain tanpa mempertimbangkan dari segala aspek. Bila tau itu buruk, JAUHI SEGERA! Jangan sampai menyesal dikemudian hari.
5. Maafkan segala kesalahan orang tua dan anak, karena pada dasarnya setiap orang pernah melakukan kesalahan. Namun, orang yang cerdas tidak akan melakukan kesalahan yang SAMA.
BERPIKIRLAH CERDAS!
-----
Jika suka dengan artikel ini, silakan SHARE! Terimakasih telah berkunjung, akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
Renungan : Doa Tidak Terkabul Bukan Salah TUHAN, Tapi Diri Kita Sendiri
0
Pernahkah kalian berdoa tapi tidak terkabul? Sering? Ckckck kasihan.
Menurut saya, Tuhan itu tau siapa saja orang yang harus dikabulkan doanya. Dan pastinya pilihan Tuhan selalu tepat sasaran.
Coba sekarang tanya kepada diri kita masing-masing:
1. Seberapa besar kita mengeluarkan uang untuk membeli pulsa atau paketan internet daripada bersedekah atau memasukkan uang ke kotak infaq?
2. Seberapa besar usaha kita dalam mendapatkan hati seseorang yang dicintai daripada hati Tuhan?
3. Seberapa besar keikhlasan kalian meluangkan waktu untuk pacar atau bermain dengan teman daripada sedikit waktu untuk beribadah?
4. Seberapa sering kita pergi ke tempat nongkrong atau warnet daripada ke tempat ibadah?
5. Seberapa cepat respon kalian mendapat panggilan kerja atau pacar daripada panggilan adzan?
Saya sadar dengan kesalahan saya dan saya juga bukan orang yang SUCI! Disini saya juga sedang belajar untuk memperbaiki diri. Belajar dari pengalaman, teman, orang tua, pasangan, lingkungan, dan diri sendiri (moral, perilaku, etika). Dan mencoba untuk mengetahui alasan Tuhan tidak mengabulkan doa yang saya panjatkan.
Pasti ada dari kalian yang merasa sudah sering melakukan apa yang Tuhan perintahkan, tapi kalian menganggap bahwa Tuhan itu PHP (Pemberi Harapan Palsu) karena doa kalian tidak terkabul. Sebenarnya PHP muncul karena kita selalu TMB (Terus Menerus Berharap). Lol. *bercanda
Tuhan memang senang apabila hamba-Nya selalu memanjatkan doa kepada-Nya, tapi Tuhan tidak suka dengan kalian yang suka mengeluh tanpa adanya keikhlasan dalam berdoa.
Ada 3 cara Tuhan mengabulkan doa kita selama ini.
1. Ketika berfirman 'ya' Dia mengabulkan doa kita yang bermanfaat. (Langsung terkabul)
2. 'tunggu' Dia akan memberikan yang terbaik asalkan kita mau bersabar dan tawakal. (Ditunda)
3. 'tidak' dan Dia akan memberikan sesuatu yang lebih baik dari doa kita (Diganti dengan lainnya)
Baca selengkapnya di CARA ALLAH MENGABULKAN DO'A
3 cara di atas adalah bagi kalian yang BENAR-BENAR BERIMAN. Tapi bagi kita yang kurang imannya, kenapa harus protes dengan apa yang selama ini Tuhan berikan? Realitanya, kita sendiri ibadahnya masih naik turun. Ckckck
Jadi, apa masih 'ngeyel' dan mengeluh dengan keadaan kita sekarang ini? Miskin sebenarnya bukanlah sebuah musibah, melainkan cara Tuhan untuk menguji seberapa besar rasa cinta kita kepada-Nya. Soal perasaan kepada orang yang dicintai saja besarnya minta ampun, eh kepada Penciptanya malah NOL. Hei BANGUN!! SADARLAH!! Takut pacar marah karena tidak mampu memberikan apa yang ia minta, tapi sama Tuhan malah santai-santai aja. Apa harus ke neraka sekarang agar rasa takut kita kepada Tuhan itu baru muncul? Ckckck Naudzubillah
Mulai sekarang, Ayo introspeksi diri. Santai saja, insya Allah saya juga tidak hanya besar dimulut, eh ditulisan ini maksudnya. Saya juga ingin menjadi pribadi yang baik, bermanfaat, dan pastinya jauh dari Dosa. So, mari kita bersama-sama dari sekarang untuk:
Sekian dari saya. Ingat bahwa artikel-artikel di blog ini merupakan sebagian besar pemikiran pikiran pribadi saya. Jika ada salah dalam menulis atau menyampaikan artikel ini saya minta maaf sebesar-besarnya. Silakan menghujat, tapi dalam hati saja. Karena kita tau bahwa manusia pasti memiliki salah. Jika suka dengan artikel ini, silakan share kepada kerabat-kerabat kalian. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Menurut saya, Tuhan itu tau siapa saja orang yang harus dikabulkan doanya. Dan pastinya pilihan Tuhan selalu tepat sasaran.
Coba sekarang tanya kepada diri kita masing-masing:
1. Seberapa besar kita mengeluarkan uang untuk membeli pulsa atau paketan internet daripada bersedekah atau memasukkan uang ke kotak infaq?
2. Seberapa besar usaha kita dalam mendapatkan hati seseorang yang dicintai daripada hati Tuhan?
3. Seberapa besar keikhlasan kalian meluangkan waktu untuk pacar atau bermain dengan teman daripada sedikit waktu untuk beribadah?
4. Seberapa sering kita pergi ke tempat nongkrong atau warnet daripada ke tempat ibadah?
5. Seberapa cepat respon kalian mendapat panggilan kerja atau pacar daripada panggilan adzan?
Saya sadar dengan kesalahan saya dan saya juga bukan orang yang SUCI! Disini saya juga sedang belajar untuk memperbaiki diri. Belajar dari pengalaman, teman, orang tua, pasangan, lingkungan, dan diri sendiri (moral, perilaku, etika). Dan mencoba untuk mengetahui alasan Tuhan tidak mengabulkan doa yang saya panjatkan.
Pasti ada dari kalian yang merasa sudah sering melakukan apa yang Tuhan perintahkan, tapi kalian menganggap bahwa Tuhan itu PHP (Pemberi Harapan Palsu) karena doa kalian tidak terkabul. Sebenarnya PHP muncul karena kita selalu TMB (Terus Menerus Berharap). Lol. *bercanda
Tuhan memang senang apabila hamba-Nya selalu memanjatkan doa kepada-Nya, tapi Tuhan tidak suka dengan kalian yang suka mengeluh tanpa adanya keikhlasan dalam berdoa.
Ada 3 cara Tuhan mengabulkan doa kita selama ini.
1. Ketika berfirman 'ya' Dia mengabulkan doa kita yang bermanfaat. (Langsung terkabul)
2. 'tunggu' Dia akan memberikan yang terbaik asalkan kita mau bersabar dan tawakal. (Ditunda)
3. 'tidak' dan Dia akan memberikan sesuatu yang lebih baik dari doa kita (Diganti dengan lainnya)
Baca selengkapnya di CARA ALLAH MENGABULKAN DO'A
3 cara di atas adalah bagi kalian yang BENAR-BENAR BERIMAN. Tapi bagi kita yang kurang imannya, kenapa harus protes dengan apa yang selama ini Tuhan berikan? Realitanya, kita sendiri ibadahnya masih naik turun. Ckckck
Jadi, apa masih 'ngeyel' dan mengeluh dengan keadaan kita sekarang ini? Miskin sebenarnya bukanlah sebuah musibah, melainkan cara Tuhan untuk menguji seberapa besar rasa cinta kita kepada-Nya. Soal perasaan kepada orang yang dicintai saja besarnya minta ampun, eh kepada Penciptanya malah NOL. Hei BANGUN!! SADARLAH!! Takut pacar marah karena tidak mampu memberikan apa yang ia minta, tapi sama Tuhan malah santai-santai aja. Apa harus ke neraka sekarang agar rasa takut kita kepada Tuhan itu baru muncul? Ckckck Naudzubillah
Mulai sekarang, Ayo introspeksi diri. Santai saja, insya Allah saya juga tidak hanya besar dimulut, eh ditulisan ini maksudnya. Saya juga ingin menjadi pribadi yang baik, bermanfaat, dan pastinya jauh dari Dosa. So, mari kita bersama-sama dari sekarang untuk:
- Menjauhi sifat mengeluh
- Selalu berpikiran positif
- Ikhlas membantu sesama
- Jangan lupa waktu ibadah, dan
- Mencintai Tuhan melebihi cinta kita kepada makhluk-Nya.
Sekian dari saya. Ingat bahwa artikel-artikel di blog ini merupakan sebagian besar pemikiran pikiran pribadi saya. Jika ada salah dalam menulis atau menyampaikan artikel ini saya minta maaf sebesar-besarnya. Silakan menghujat, tapi dalam hati saja. Karena kita tau bahwa manusia pasti memiliki salah. Jika suka dengan artikel ini, silakan share kepada kerabat-kerabat kalian. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
Renungan : Hidup Bagaikan Sebuah Kertas
0
Akte kelahiran, kartu keluarga, piagam kelulusan, ijazah, surat nikah, paspor, kepemilikan rumah, resep dokter, undangan acara, semua kehidupan kita menggunakan kertas. Seiring waktu berlalu, kertas kita robek, kemudian dibuang atau malah dibakar. Seperti itulah hidup, bagaikan sebuah kertas.
Berapa banyak orang bersedih karena "kertas-kertas" yang dimilikinya? Berapa banyak pula orang begitu bahagia dengan "kertas-kertas" yang dimilikinya? Tetapi, ada satu lembar kertas yang tidak akan pernah dilihat oleh pemiliknya, yaitu: SURAT KEMATIAN. Maka persiapkanlah diri kita untuk menghadapi kematian, karena itu adalah "KERTAS" terpenting.
Sahabat Ali bin Abi Thalib radhiallohu 'anhu berkata, "Dua hal yang tidak akan kekal dalam diri seorang mukmin: masa mudanya dan kekuatannya. Dua hal yang berguna untuk setiap mukmin: akhlak yang mulia dan jiwa yang lapang. Dua hal pula yang akan mengangkat derajat seorang mukmin: sikap tawadhu (rendah hati) dan menolong kesulitan orang lain. Dan dua hal pula yang menjadi penolak bahaya: sedekah dan silaturahmi."
Ada tiga fase hidup yang terasa sangat unik, tapi terkadang kita tidak pernah menyadarinya.
1. Masa puber
Kita memiliki waktu dan kekuatan, tapi tidak memiliki uang.
2. Masa bekerja
Kita memiliki harta dan kekuatan, tapi tidak memiliki waktu.
3. Masa tua
Kita memiliki harta dan punya waktu, tapi tidak memiliki kekuatan.
Inilah Kehidupan
Ketika kita mendapat sebuah karunia maka akan hilang karunia lainnya. Kecuali bagi kita yang selalu bersyukur. Barangkali kita merasa bahwa kehidupan orang lain selalu lebih baik dari kehidupan kita. Sementara orang lain pun meyakini, bahwa kehidupan kita lebih baik darinya. Hal itu dikarenakan kita melupakan hal yang sangat penting dalam hidup kita, yaitu bersikap Qana'ah (mensyukuri apa yang kita miliki). Seandainya ada toko yang menjual kebahagiaan, kita akan melihat orang-orang akan berebut mendatanginya atau kita juga ikut-ikutan. Kemudian membelinya meskipun mahal harganya. Kita melupakan bahwa kebahagiaan itu dengan menyempurnakan rasa syukur dan sabar menerima takdir kehidupan ini. Diiringi doa dalam setiap langkah usaha kita. Beribadah kepada-Nya dengan ketundukan dan kepatuhan.
Sadarilah bahwa masih ada dua "kertas" yang akan harus kita terima, yaitu: Kertas catatan amal ibadah dan tindak kemaksiatan kita. Dan kertas mana yang ingin kita pilih untuk menolong hidup kelak di akhirat?
Baarakallohufiikum.
Catatan seorang hamba.
Sumber: Kiriman teman di Grup WhatsApp
Berapa banyak orang bersedih karena "kertas-kertas" yang dimilikinya? Berapa banyak pula orang begitu bahagia dengan "kertas-kertas" yang dimilikinya? Tetapi, ada satu lembar kertas yang tidak akan pernah dilihat oleh pemiliknya, yaitu: SURAT KEMATIAN. Maka persiapkanlah diri kita untuk menghadapi kematian, karena itu adalah "KERTAS" terpenting.
Sahabat Ali bin Abi Thalib radhiallohu 'anhu berkata, "Dua hal yang tidak akan kekal dalam diri seorang mukmin: masa mudanya dan kekuatannya. Dua hal yang berguna untuk setiap mukmin: akhlak yang mulia dan jiwa yang lapang. Dua hal pula yang akan mengangkat derajat seorang mukmin: sikap tawadhu (rendah hati) dan menolong kesulitan orang lain. Dan dua hal pula yang menjadi penolak bahaya: sedekah dan silaturahmi."
Ada tiga fase hidup yang terasa sangat unik, tapi terkadang kita tidak pernah menyadarinya.
1. Masa puber
Kita memiliki waktu dan kekuatan, tapi tidak memiliki uang.
2. Masa bekerja
Kita memiliki harta dan kekuatan, tapi tidak memiliki waktu.
3. Masa tua
Kita memiliki harta dan punya waktu, tapi tidak memiliki kekuatan.
Inilah Kehidupan
Ketika kita mendapat sebuah karunia maka akan hilang karunia lainnya. Kecuali bagi kita yang selalu bersyukur. Barangkali kita merasa bahwa kehidupan orang lain selalu lebih baik dari kehidupan kita. Sementara orang lain pun meyakini, bahwa kehidupan kita lebih baik darinya. Hal itu dikarenakan kita melupakan hal yang sangat penting dalam hidup kita, yaitu bersikap Qana'ah (mensyukuri apa yang kita miliki). Seandainya ada toko yang menjual kebahagiaan, kita akan melihat orang-orang akan berebut mendatanginya atau kita juga ikut-ikutan. Kemudian membelinya meskipun mahal harganya. Kita melupakan bahwa kebahagiaan itu dengan menyempurnakan rasa syukur dan sabar menerima takdir kehidupan ini. Diiringi doa dalam setiap langkah usaha kita. Beribadah kepada-Nya dengan ketundukan dan kepatuhan.
Sadarilah bahwa masih ada dua "kertas" yang akan harus kita terima, yaitu: Kertas catatan amal ibadah dan tindak kemaksiatan kita. Dan kertas mana yang ingin kita pilih untuk menolong hidup kelak di akhirat?
Baarakallohufiikum.
Catatan seorang hamba.
Sumber: Kiriman teman di Grup WhatsApp
By : Ciel
6 Cara Memilih Jasa SEO Berkualitas
0
1. Sebelum memilih jasa seo di mesin pencari, silakan bertanya terlebih dahulu kepada keluarga atau rekan kalian yang siapa tau pernah atau sedang memakai jasa seo. Hal ini dilakukan agar kita lebih percaya menggunakan jasa seo yang telah direkomendasi oleh kerabat daripada memakai jasa yang tersebar di internet yang belum kita tahu keampuhan dan cara kinerjanya.
2. Tanyakan ke forum atau sosial media perkumpulan blogger yang kita ikuti tentang jasa seo yang ingin kita pakai. Dengan adanya jawaban 'banyak orang' (minimal 10 orang) kita bisa meninjau keabsahan dan memikirkannya masak-masak. Apabila hanya ada satu atau 10 jawaban saja, jangan diterima secara mentah-mentah. Siapa tau mereka membuka jasa seo juga, takutnya kita salah pilih. Bisa jadi malah kena tipu.
3. Lihat artikel-artikel yang dibuat oleh jasa seo tersebut. Ada diurutan berapakah artikelnya? Kalau ada diurutan 'pertama' (minimal pada halaman pertama) berarti jasa seo mereka bisa dipakai karena bukan abal-abal. Akan tetapi, jika tidak berada di halaman pertama mesin pencari, berarti jasa mereka abal-abal atau mungkin ada suatu hal yang membuat artikel mereka terpuruk. Entahlah. Awas penipuan, nyahaha. Lol.
4. Jangan lihat dari segi harga jasanya, lihatlah testimoni para pelanggannya. Ada orang bilang, "harga mahal, kualitasnya baik". Belum tentu! Tapi tidak dipungkiri bahwa kebanyakan kenyataannya seperti itu, dimana harga mahal menjamin kepuasan pelanggan. Lha untuk yang harganya murah bagaimana? Harga murah juga ada dua kemungkinan, bisa karena sedang promo atau memang jasanya tidak memuaskan dan mengindikasikan tipu-tipu.
5. Lihat pada tampilan websitenya. Bagus atau tidak? Seo atau tidak? Dan work atau tidak? Kalau tidak semua, berarti dapat terindikasi bahwa jasa mereka adalah jasa penipu.
6. Kontak perusahaan/individu bermasalah atau tidak? Coba kita cek semua. Siapa tau pada saat kita cek, ternyata yang menjawab pihak operator. Karena penjual produk yang benar adalah mereka yang mencermati dan bergerak cepat pada setiap bagian yang harus diubah apabila ada pergantian.
-----
Sedikit tambahan dari saya
Berhati-hatilah apabila menggunakan jasa SEO. Tapi, jangan menganggap negatif juga dengan kinerja mereka. Karena setiap orang/organisasi juga memiliki aktivitas yang tentunya tidak kita ketahui sepenuhnya. Siapa tau ada kejadian buruk mengenai mereka. Percayalah dengan apa yang kita percayai. Karena dengan adanya kepercayaan pada diri kita, sesuatu hal apapun biasanya berakhir memuaskan. Tapi, juga harus berhati-hati.
Tips memilih jasa SEO berkualitas - Individu, organisasi, perusahaan, pemerintah, panti sosial, dan sekolah yang memiliki website mungkin saja menginginkan situsnya berada pada halaman satu di mesin pencari. Entah karena 'gaptek' (gagap IPTEK) atau memiliki kesibukan lain yang menyita waktu sehingga sanggup menggunkan jasa SEO dalam memperbaiki peringkat web. Namun, jangan sampai kalian salah pilih. Karena dampaknya dapat memperburuk peringkat web kalian. Uang melayang, hasil hanya angan-angan. Untuk itu, saya sengaja membuat artikel ini agar tidak ada lagi pihak yang dirugikan.
6 Tips Trik Memilih Jasa SEO Berkualitas
1. Sebelum memilih jasa seo di mesin pencari, silakan bertanya terlebih dahulu kepada keluarga atau rekan kalian yang siapa tau pernah atau sedang memakai jasa seo. Hal ini dilakukan agar kita lebih percaya menggunakan jasa seo yang telah direkomendasi oleh kerabat daripada memakai jasa yang tersebar di internet yang belum kita tahu keampuhan dan cara kinerjanya.
2. Tanyakan ke forum atau sosial media perkumpulan blogger yang kita ikuti tentang jasa seo yang ingin kita pakai. Dengan adanya jawaban 'banyak orang' (minimal 10 orang) kita bisa meninjau keabsahan dan memikirkannya masak-masak. Apabila hanya ada satu atau 10 jawaban saja, jangan diterima secara mentah-mentah. Siapa tau mereka membuka jasa seo juga, takutnya kita salah pilih. Bisa jadi malah kena tipu.
3. Lihat artikel-artikel yang dibuat oleh jasa seo tersebut. Ada diurutan berapakah artikelnya? Kalau ada diurutan 'pertama' (minimal pada halaman pertama) berarti jasa seo mereka bisa dipakai karena bukan abal-abal. Akan tetapi, jika tidak berada di halaman pertama mesin pencari, berarti jasa mereka abal-abal atau mungkin ada suatu hal yang membuat artikel mereka terpuruk. Entahlah. Awas penipuan, nyahaha. Lol.
4. Jangan lihat dari segi harga jasanya, lihatlah testimoni para pelanggannya. Ada orang bilang, "harga mahal, kualitasnya baik". Belum tentu! Tapi tidak dipungkiri bahwa kebanyakan kenyataannya seperti itu, dimana harga mahal menjamin kepuasan pelanggan. Lha untuk yang harganya murah bagaimana? Harga murah juga ada dua kemungkinan, bisa karena sedang promo atau memang jasanya tidak memuaskan dan mengindikasikan tipu-tipu.
5. Lihat pada tampilan websitenya. Bagus atau tidak? Seo atau tidak? Dan work atau tidak? Kalau tidak semua, berarti dapat terindikasi bahwa jasa mereka adalah jasa penipu.
6. Kontak perusahaan/individu bermasalah atau tidak? Coba kita cek semua. Siapa tau pada saat kita cek, ternyata yang menjawab pihak operator. Karena penjual produk yang benar adalah mereka yang mencermati dan bergerak cepat pada setiap bagian yang harus diubah apabila ada pergantian.
-----
Sedikit tambahan dari saya
Berhati-hatilah apabila menggunakan jasa SEO. Tapi, jangan menganggap negatif juga dengan kinerja mereka. Karena setiap orang/organisasi juga memiliki aktivitas yang tentunya tidak kita ketahui sepenuhnya. Siapa tau ada kejadian buruk mengenai mereka. Percayalah dengan apa yang kita percayai. Karena dengan adanya kepercayaan pada diri kita, sesuatu hal apapun biasanya berakhir memuaskan. Tapi, juga harus berhati-hati.
By : Ciel










