Tampilkan postingan dengan label Kerugian. Tampilkan semua postingan
Jangan Asal Hapus Foto atau Gambar di Akun Google+ Jika Tidak Ingin Seperti Ini
0
Waduh, gawat saudaraku! 😭😭
Gara-gara menghapus seluruh foto-foto di akun Google Plus, dampak buruk yang terjadi pada gambar-gambar setiap postingan artikel yang sudah saya uploud di blog ini, semuanya malah berubah jadi seperti dibawah ini, semuanya, semua!
Nasib-nasib. Mungkin anda bisa lihat di bagian beranda/home atau related post (jika semua artikel belum diganti baru)
Alasan saya menghapus foto/gambar tersebut supaya bersih akunnya, eh malah ZONK! ngenes -_-
Kalau tau terjadi seperti itu, pastinya saya tidak akan melakukannya. Ya iyalah! 😤
Kurang searching ini kayaknya. Fiuhhh!! 😧
Ya, ini adalah pembelajaran dan pengalaman baru buat saya pribadi.
Bagi anda yang sudah membaca artikel ini, saya mohon dengan sangat kepada anda untuk Jangan Asal Hapus Foto atau Gambar yang ada di akun Google+ anda, pilih foto/gambar yang mau dihapus terlebih dahulu. Ditambah lagi jika platform blog anda adalah Blogger, yang otomatis url gambar uploud-annya menyambung dan tersimpan di akun Google+.
Tapi kalau nggak percaya, nggak apa-apa sih. Saya cerita disini hanya berdasarkan pengalaman pribadi, siapa tau juga nggak berpengaruh dengan blog platform blogger anda-anda semua.
Sumpah. Rasanya pengen banget teriak-teriak demi meluapkan beban ini! Tapi apa daya, harus ditahan, karena posisi juga ada di rumah, takutnya malah membuat gaduh seisi rumah. Jadi, teriaknya di postingan ini saja.
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaàaaaaaaaaaaaaaaaa...
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..
Aaaaaaaaaaaàaaaaaaaaa..
Aaaaaa...
Sudah ah, malah buang-buang waktu karena sudah menulis sesuatu hal yang 'sia-sia' (teriak aaaaaa...). 😞
Karena kejadian ini, saya harus memulai uploud gambar dari artikel pertama. Belum lagi, harus edit gambar. Belum lagi, cari gambar tutorial yang harus screenshot dari Hp. Dan ternyata, data gambar setiap postingan hampir seluruhnya nggak ter-backup di laptop atau handphone, soalnya biasanya sudah saya hapus juga setelah posting. Nasib nasib.
Untung dan syukur blog ini juga belum saya jual, andaikan sudah, bisa kena komplain. Mau bilang kalau bukan karena saya penyebabnya, malah jadi bohong. Untung-untung.
Ya sudah. Saya mau uploud gambar baru dulu ya mas mbak atau kepada seluruh pengunjung dan pembaca setia blog ini.
Saya minta maaf jika kecerobohan saya ini membuat anda jadi kurang nyaman ketika membaca artikel-artikel di blog ini. Sekali lagi, saya mohon maaf. 🙏🙏🙏
Sekian dari saya. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Gara-gara menghapus seluruh foto-foto di akun Google Plus, dampak buruk yang terjadi pada gambar-gambar setiap postingan artikel yang sudah saya uploud di blog ini, semuanya malah berubah jadi seperti dibawah ini, semuanya, semua!
Nasib-nasib. Mungkin anda bisa lihat di bagian beranda/home atau related post (jika semua artikel belum diganti baru)
Alasan saya menghapus foto/gambar tersebut supaya bersih akunnya, eh malah ZONK! ngenes -_-
Kalau tau terjadi seperti itu, pastinya saya tidak akan melakukannya. Ya iyalah! 😤
Kurang searching ini kayaknya. Fiuhhh!! 😧
Ya, ini adalah pembelajaran dan pengalaman baru buat saya pribadi.
Bagi anda yang sudah membaca artikel ini, saya mohon dengan sangat kepada anda untuk Jangan Asal Hapus Foto atau Gambar yang ada di akun Google+ anda, pilih foto/gambar yang mau dihapus terlebih dahulu. Ditambah lagi jika platform blog anda adalah Blogger, yang otomatis url gambar uploud-annya menyambung dan tersimpan di akun Google+.
Tapi kalau nggak percaya, nggak apa-apa sih. Saya cerita disini hanya berdasarkan pengalaman pribadi, siapa tau juga nggak berpengaruh dengan blog platform blogger anda-anda semua.
Sumpah. Rasanya pengen banget teriak-teriak demi meluapkan beban ini! Tapi apa daya, harus ditahan, karena posisi juga ada di rumah, takutnya malah membuat gaduh seisi rumah. Jadi, teriaknya di postingan ini saja.
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaàaaaaaaaaaaaaaaaa...
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..
Aaaaaaaaaaaàaaaaaaaaa..
Aaaaaa...
Sudah ah, malah buang-buang waktu karena sudah menulis sesuatu hal yang 'sia-sia' (teriak aaaaaa...). 😞
Karena kejadian ini, saya harus memulai uploud gambar dari artikel pertama. Belum lagi, harus edit gambar. Belum lagi, cari gambar tutorial yang harus screenshot dari Hp. Dan ternyata, data gambar setiap postingan hampir seluruhnya nggak ter-backup di laptop atau handphone, soalnya biasanya sudah saya hapus juga setelah posting. Nasib nasib.
Untung dan syukur blog ini juga belum saya jual, andaikan sudah, bisa kena komplain. Mau bilang kalau bukan karena saya penyebabnya, malah jadi bohong. Untung-untung.
Ya sudah. Saya mau uploud gambar baru dulu ya mas mbak atau kepada seluruh pengunjung dan pembaca setia blog ini.
Saya minta maaf jika kecerobohan saya ini membuat anda jadi kurang nyaman ketika membaca artikel-artikel di blog ini. Sekali lagi, saya mohon maaf. 🙏🙏🙏
Sekian dari saya. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
5 Manfaat dan Contoh Penyalahgunaan Media Sosial Bagi Pengguna
0
Media sosial atau yang sering kita singkat dengan MedSos adalah sarana pergaulan secara online di dunia maya. Para pengguna layanan media sosial dapat menggunakan media sosial untuk berkomunikasi, berinteraksi, berbagi, saling berkirim pesan atau yang biasa kita dengar dengan istilah chatting, dan juga membangun jaringan atau networking. Apabila kita menuliskan “Social Media Meaning” di search engine Google, maka Google akan mengartikan media sosial sebagai “websites and applications used for social networking” , yang jika di terjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti “website dan aplikasi yang digunakan untuk jejaring sosial”. Pada saat ini banyak sekali media sosial yang dapat kita gunakan secara gratis seperti Facebook, Twitter, Youtube, Instagram, Ask.fm, Path, Pinterest, dan masih banyak lagi.
Manfaat Media Sosial
Berbagai macam manfaat dapat kita peroleh dari media sosial. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa saya sampaikan.
1. Media Sosial Sebagai Pengganti Buku Harian (Diary)
Buku harian atau diary bahasa kerennya adalah buku yang digunakan untuk mencatat berbagai macam curhatan si pemilik buku. Pada umumnya pemilik buku menuliskan curhatan-curhatan tentang perasaannya. Bisa berisi curahan hatinya saat sedih, jatuh cinta, bahagia, atau kejadian memalukan yang dialami si pemilik buku. Nah, pada saat ini kebiasaan menuliskan curahan hati di buku harian sudah mulai luntur karena tergantikan oleh media sosial. Seperti yang kita ketahui banyak pengguna media sosial yang menggunakan media sosial untuk menuliskan berbagai macam cerita pribadinya seperti saat jatuh cinta, sedih, bahagia, mengeluh, bahkan menyindir pengguna media sosial yang lain.
2. Media Sosial Sebagai Sarana Berbagi Informasi
Pada zaman yang serba mudah kita dituntut untuk memperoleh informasi secara cepat. Media sosial juga dipakai oleh beberapa kalangan untuk memberikan informasi seperti berita terbaru, bencana alam, kemacetan, gossip, lowongan pekerjaan, dan masih banyak lagi informasi yang dapat diakses melalui media sosial. Mudah, praktis, cepat, mungkin itulah alasan yang mendasari para pengguna media sosial yang menggunakannya sebagai sarana untuk berbagi informasi.
3. Media Sosial Sebagai Sarana Untuk Bersosialisasi
Jarak dan waktu merupakan penghalang bagi sebagian orang untuk dapat bersosialisasi dengan kerabat, keluarga, atau pasangan hidupnya. Namun media sosial dapat mengatasi permasalahan tersebut. Banyak jejaring sosial seperti Facebook, Yahoo Messenger, dan lain sebagainya yang menyediakan fitur chatting untuk mempermudah penggunanya bersosialisasi dengan orang lain tanpa harus bertatap muka. Tidak perlu melakukan perjalanan yang jauh untuk sekedar ngobrol dengan keluarga atau kerabat anda. Cukup terhubung dengan internet anda bisa bertemu dengan mereka walau hanya dalam dunia maya.
4. Media Sosial Sebagai Media Penyaluran Hobi
Hobi adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang (Wikipedia). Anda memiliki hobi namun tidak tahu ingin berbagi pada siapa? Beberapa jejaring sosial menyediakan forum diskusi yang membahas tentang berbagai macam hobi. Jadi tidak perlu bingung untuk mencari teman yang memiliki hobi yang sama dengan anda.
5. Media Sosial Untuk Mencari Uang
Pernah mendengar istilah Bisnis Online? Yap, bisnis online memang sedang ramai-ramainya dimanfaatkan oleh pengguna media sosial. Bagaimana caranya? Sangat mudah, buatlah iklan menarik mengenai usaha anda, lalu sebarkan melalui media sosial. Bisnis online banyak dipilih karena beberapa alasan seperti tidak perlu mendirikan sebuah toko, tidak perlu bayar pajak, anda juga bisa menjalankan kegiatan lainnya sembari anda menjalankan bisnis online milik anda, dan masih banyak lagi keuntungan yang didapatkan. Simple, praktis, dan juga menguntungkan bukan?
Penyalahgunaan Media Sosial
Menggunakan media sosial memang menyenangkan bahkan menguntungkan, namun tidak sedikit pula pengguna tidak bertanggung jawab yang memakai media sosial untuk hal-hal yang kurang terpuji. Berikut ini beberapa kasus penyalahgunaan media sosial.
1. Prostitusi Online
Dalam bisnis online yang dijual adalah barang atau jasa, prostitusi online malah menggunakan media sosial sebagai sarana promosi untuk menjual diri. Seperti yang kita ketahui belakangan ini banyak sekali pengguna Twitter yang merasa terganggu dengan akun @tataa_chubby yang memasarkan jasa seks komersial. Deudeuh pemilik akun tersebut memberikan informasi dengan sangat jelas mengenai dirinya. Berbagai pihak menilai akun itu adalah akun palsu yang digunakan untuk kepentingan tertentu. Namun entah itu akun palsu atau bukan, fenomena dunia jejaring sosial ini berbicara jelas bahwa ada sebagian pihak yang menggunakan media sosial sebagai sarana untuk memasarkan jasa seks komersial. Deudeuh ditemukan tewas 11 April 2015 lalu tanpa sehelai benang menutup tubuhnya, mulut yang tersumpal kaos kaki, dan lehernya yang terlilit kabel.
Sekedar Info!!
Disini saya tidak ada unsur melecehkan atau menghina beliau. Saya disini hanya memberi contoh agar kedepannya prostitusi online musnah dimuka bumi ini dan tidak ada lagi Mbak Deudeuh berikutnya. Maaf apabila saya tidak izin terlebih dahulu kepada keluarga atau teman untuk memasukkan beliau pada artikel ini. Untuk keluarga atau teman yang keberatan dengan hal tersebut bisa inbox saya melalui akun facebook Ngeblog Asyikk dan akan saya hapus. Terimakasih.
2. Bullying
Bullying atau penindasan dalam Bahasa Indonesia adalah penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain (Wikipedia). Bullying tidak hanya terjadi di dunia nyata, dunia maya pun dapat menjadi sarana untuk melakukan bullying. Ingatkah anda kepada Bobby Yoga Cahyadi yang akrab dengan panggilan “Kebo”? Yap, beliau adalah promotor gelaran musik LockStock Fest #2 yang digelar di halaman Stadion Maguwoharjo Sleman tahun 2013 silam yang mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri di rel kereta api. Beliau memilih untuk bunuh diri karena tidak tahan dengan hujatan dan hinaan yang disampaikan para netizen di jejaring sosial Twitter. Bobby sendiri dihujat karena penonton kecewa akan banyaknya bintang tamu seperti Koil, Shaggydog, Ras Muhammad, Efek Rumah Kaca, Payung Teduh dan lain-lain yang batal tampil dikarenakan fee yang panitia janjikan tak kunjung menemui kejelasan. Sebelum memutuskan untuk bunuh diri, Bobby menuliskan permintaan maaf dan berharap keluarganya tidak disangkut pautkan dengan permasalahan tersebut melalui akun Facebook pribadinya.
Disini saya tidak ada unsur melecehkan atau menghina beliau. Saya disini hanya memberi contoh agar kedepannya perlakuan bully musnah dimuka bumi ini dan tidak ada lagi Mas Bobby berikutnya. Maaf apabila saya tidak izin terlebih dahulu kepada keluarga atau teman untuk memasukkan beliau pada artikel ini. Untuk keluarga atau teman yang keberatan dengan hal tersebut bisa inbox saya melalui akun facebook Ngeblog Asyikk dan akan saya hapus. Terimakasih.
Saran dalam menggunakan Media Sosial
Berikut beberapa saran agar pengguna media sosial terlepas dan masalah yang dapat di timbulkan.
1. Tidak mempublikasikan data yang terlalu pribadi
2. Tidak perlu menghujat orang lain
3. Menggunakan dengan seperlunya
4. Digunakan dengan bijak
5. Perkuat iman dan ibadah agar terhindar dari berbagai macam godaan
Kesimpulan
Media sosial diciptakan untuk mempermudah hidup para penggunanya. Terlepas dari berbagai manfaat yang dapat diperoleh ternyata media sosial juga berpotensi untuk menimbulkan masalah yang fatal. Penggunaan yang bijak tentu dapat menghindarkan para pengguna media sosial dari masalah yang bisa ditimbulkan. Kasus diatas adalah pelajaran bagi kita semua agar menggunakan media sosial dengan sebagaimana mestinya. Harapannya tentu kasus-kasus semacam itu tidak akan terulang di kemudian hari.
Referensi:
1. musik.kapanlagi.com
2. plus.kapanlagi.com
3. id.wikipedia.org
Manfaat Media Sosial
Berbagai macam manfaat dapat kita peroleh dari media sosial. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa saya sampaikan.
1. Media Sosial Sebagai Pengganti Buku Harian (Diary)
Buku harian atau diary bahasa kerennya adalah buku yang digunakan untuk mencatat berbagai macam curhatan si pemilik buku. Pada umumnya pemilik buku menuliskan curhatan-curhatan tentang perasaannya. Bisa berisi curahan hatinya saat sedih, jatuh cinta, bahagia, atau kejadian memalukan yang dialami si pemilik buku. Nah, pada saat ini kebiasaan menuliskan curahan hati di buku harian sudah mulai luntur karena tergantikan oleh media sosial. Seperti yang kita ketahui banyak pengguna media sosial yang menggunakan media sosial untuk menuliskan berbagai macam cerita pribadinya seperti saat jatuh cinta, sedih, bahagia, mengeluh, bahkan menyindir pengguna media sosial yang lain.
2. Media Sosial Sebagai Sarana Berbagi Informasi
Pada zaman yang serba mudah kita dituntut untuk memperoleh informasi secara cepat. Media sosial juga dipakai oleh beberapa kalangan untuk memberikan informasi seperti berita terbaru, bencana alam, kemacetan, gossip, lowongan pekerjaan, dan masih banyak lagi informasi yang dapat diakses melalui media sosial. Mudah, praktis, cepat, mungkin itulah alasan yang mendasari para pengguna media sosial yang menggunakannya sebagai sarana untuk berbagi informasi.
3. Media Sosial Sebagai Sarana Untuk Bersosialisasi
Jarak dan waktu merupakan penghalang bagi sebagian orang untuk dapat bersosialisasi dengan kerabat, keluarga, atau pasangan hidupnya. Namun media sosial dapat mengatasi permasalahan tersebut. Banyak jejaring sosial seperti Facebook, Yahoo Messenger, dan lain sebagainya yang menyediakan fitur chatting untuk mempermudah penggunanya bersosialisasi dengan orang lain tanpa harus bertatap muka. Tidak perlu melakukan perjalanan yang jauh untuk sekedar ngobrol dengan keluarga atau kerabat anda. Cukup terhubung dengan internet anda bisa bertemu dengan mereka walau hanya dalam dunia maya.
4. Media Sosial Sebagai Media Penyaluran Hobi
Hobi adalah kegiatan rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang (Wikipedia). Anda memiliki hobi namun tidak tahu ingin berbagi pada siapa? Beberapa jejaring sosial menyediakan forum diskusi yang membahas tentang berbagai macam hobi. Jadi tidak perlu bingung untuk mencari teman yang memiliki hobi yang sama dengan anda.
5. Media Sosial Untuk Mencari Uang
Pernah mendengar istilah Bisnis Online? Yap, bisnis online memang sedang ramai-ramainya dimanfaatkan oleh pengguna media sosial. Bagaimana caranya? Sangat mudah, buatlah iklan menarik mengenai usaha anda, lalu sebarkan melalui media sosial. Bisnis online banyak dipilih karena beberapa alasan seperti tidak perlu mendirikan sebuah toko, tidak perlu bayar pajak, anda juga bisa menjalankan kegiatan lainnya sembari anda menjalankan bisnis online milik anda, dan masih banyak lagi keuntungan yang didapatkan. Simple, praktis, dan juga menguntungkan bukan?
Penyalahgunaan Media Sosial
Menggunakan media sosial memang menyenangkan bahkan menguntungkan, namun tidak sedikit pula pengguna tidak bertanggung jawab yang memakai media sosial untuk hal-hal yang kurang terpuji. Berikut ini beberapa kasus penyalahgunaan media sosial.
1. Prostitusi Online
Dalam bisnis online yang dijual adalah barang atau jasa, prostitusi online malah menggunakan media sosial sebagai sarana promosi untuk menjual diri. Seperti yang kita ketahui belakangan ini banyak sekali pengguna Twitter yang merasa terganggu dengan akun @tataa_chubby yang memasarkan jasa seks komersial. Deudeuh pemilik akun tersebut memberikan informasi dengan sangat jelas mengenai dirinya. Berbagai pihak menilai akun itu adalah akun palsu yang digunakan untuk kepentingan tertentu. Namun entah itu akun palsu atau bukan, fenomena dunia jejaring sosial ini berbicara jelas bahwa ada sebagian pihak yang menggunakan media sosial sebagai sarana untuk memasarkan jasa seks komersial. Deudeuh ditemukan tewas 11 April 2015 lalu tanpa sehelai benang menutup tubuhnya, mulut yang tersumpal kaos kaki, dan lehernya yang terlilit kabel.
Sekedar Info!!
Disini saya tidak ada unsur melecehkan atau menghina beliau. Saya disini hanya memberi contoh agar kedepannya prostitusi online musnah dimuka bumi ini dan tidak ada lagi Mbak Deudeuh berikutnya. Maaf apabila saya tidak izin terlebih dahulu kepada keluarga atau teman untuk memasukkan beliau pada artikel ini. Untuk keluarga atau teman yang keberatan dengan hal tersebut bisa inbox saya melalui akun facebook Ngeblog Asyikk dan akan saya hapus. Terimakasih.
2. Bullying
Bullying atau penindasan dalam Bahasa Indonesia adalah penggunaan kekerasan, ancaman, atau paksaan untuk menyalahgunakan atau mengintimidasi orang lain (Wikipedia). Bullying tidak hanya terjadi di dunia nyata, dunia maya pun dapat menjadi sarana untuk melakukan bullying. Ingatkah anda kepada Bobby Yoga Cahyadi yang akrab dengan panggilan “Kebo”? Yap, beliau adalah promotor gelaran musik LockStock Fest #2 yang digelar di halaman Stadion Maguwoharjo Sleman tahun 2013 silam yang mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri di rel kereta api. Beliau memilih untuk bunuh diri karena tidak tahan dengan hujatan dan hinaan yang disampaikan para netizen di jejaring sosial Twitter. Bobby sendiri dihujat karena penonton kecewa akan banyaknya bintang tamu seperti Koil, Shaggydog, Ras Muhammad, Efek Rumah Kaca, Payung Teduh dan lain-lain yang batal tampil dikarenakan fee yang panitia janjikan tak kunjung menemui kejelasan. Sebelum memutuskan untuk bunuh diri, Bobby menuliskan permintaan maaf dan berharap keluarganya tidak disangkut pautkan dengan permasalahan tersebut melalui akun Facebook pribadinya.
"Selamat pagi teman-teman semua. Mohon maaf atas segala kekurangan dan kelemahan saya, jangan pernah menuntut keluarga, anak istri dan orang tua saya, dan tidak yang harus mereka lakukan.. Berkat Tuhan selalu bersama kalian.." tulis Bobby dalam akun Facebook pribadinya.Sekedar Info!!
Disini saya tidak ada unsur melecehkan atau menghina beliau. Saya disini hanya memberi contoh agar kedepannya perlakuan bully musnah dimuka bumi ini dan tidak ada lagi Mas Bobby berikutnya. Maaf apabila saya tidak izin terlebih dahulu kepada keluarga atau teman untuk memasukkan beliau pada artikel ini. Untuk keluarga atau teman yang keberatan dengan hal tersebut bisa inbox saya melalui akun facebook Ngeblog Asyikk dan akan saya hapus. Terimakasih.
Saran dalam menggunakan Media Sosial
Berikut beberapa saran agar pengguna media sosial terlepas dan masalah yang dapat di timbulkan.
1. Tidak mempublikasikan data yang terlalu pribadi
2. Tidak perlu menghujat orang lain
3. Menggunakan dengan seperlunya
4. Digunakan dengan bijak
5. Perkuat iman dan ibadah agar terhindar dari berbagai macam godaan
Kesimpulan
Media sosial diciptakan untuk mempermudah hidup para penggunanya. Terlepas dari berbagai manfaat yang dapat diperoleh ternyata media sosial juga berpotensi untuk menimbulkan masalah yang fatal. Penggunaan yang bijak tentu dapat menghindarkan para pengguna media sosial dari masalah yang bisa ditimbulkan. Kasus diatas adalah pelajaran bagi kita semua agar menggunakan media sosial dengan sebagaimana mestinya. Harapannya tentu kasus-kasus semacam itu tidak akan terulang di kemudian hari.
Referensi:
1. musik.kapanlagi.com
2. plus.kapanlagi.com
3. id.wikipedia.org
By : Ciel
Dampak Negatif Teknologi: Mainan Tradisional Kurang Digemari Dan Akan Segera Menghilang
0
Dampak Negatif atau Buruk Teknologi: Mainan Tradisional Kurang Digemari Dan Akan Segera Menghilang - Pada era modern ini barang elektronik semakin diburu oleh hampir seluruh umat manusia. Manfaat yang diperoleh memang sangat terasa tanpa harus melakukan survei terlebih dahulu. Tak bisa dipungkiri lagi bahwa banyak orang telah memiliki jenis barang yang sama, contoh saja Handphone.
Namun dibalik canggihnya teknologi, menyimpan duka yang mendalam bagi anak-anak zaman sekarang tanpa mereka sadari. Karena teknologi anak terlihat menjadi lebih pendiam, egois, kurang menghormati, dan kurang simpati terhadap sesama. Disisi lain peran orang tua dalam memberikan pendidikan dan kasih sayang secara langsung memang harus diberlakukan dan ditekankan.
Apakah anda masih ingat dengan beberapa mainan tradisional seperti berikut ini:
a. Tulup bambu
b. Gangsing kayu
c. Enggrang
d. Layang-layang
e. Pecutan dari pelepah pisang
f. Pedang kayu
g. Kapal pelepah pisang atau styrofoam
h. Mobil kulit jeruk
i. Dan mainan tradisional lainnya.
Apakah masih mengingat bagaimana cara dan dengan siapa anda membuatnya? Silakan ingat kembali memori masa kecil anda dahulu. Betapa menyenangkan sekali bukan? Bercanda bersama teman dan akan berhenti setelah orang tua datang memarahi karena kita lupa waktu. Lol. Dan bagi anda yang dahulu tinggal dipelosok dengan penduduk jarang, membuat dan bermain permainan tradisional ini dengan saudara ataupun orang tua.
Namun lihatlah anak, adik, atau keponakan kalian saat ini. Mereka begitu pendiam dan kurang bersosial dengan temannya secara nyata. Mereka merasa lebih nyaman, santai, dan fokus menatap layar handphone / smartphone, laptop, atau PC daripada menatap mata lawan bicaranya secara langsung.
Apabila anda paham dengan gambar di bawah ini, berarti pikiran anda berjalan lancar:
Menurut opini pribadi, kedepannya mainan tradisional tersebut akan perlahan lenyap dan segera menghilang begitu saja. Mainan aman, positif, dan bermanfaat dalam kehidupan sosial akan menjadi sebuah kenangan masa lalu kita. Jika anda berprofesi sebagai Guru, ajarkanlah kembali kepada anak didik membuat mainan-mainan itu. Agar nantinya penerus bangsa ini bukanlah orang yang egois.
Silakan anda berpikir kembali tentang masalah tersebut. Mau kita apakan negeri ini, itu semua terserah anda. Mau jadi apa anak anda nantinya, itu juga urusan anda. Anakmu bukan anakku. Tapi anakmu adalah keluargaku satu Indonesia. Saya disini hanya dapat menulis dan memberi sedikit pencerahan melalui blog ini. Untuk hal kecil, sudah saya terapkan dengan keponakan.
Sekian pembahasan artikel ini.
Bantu SHARE! Jika anda suka.
Terimakasih atas kunjungannya.
Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Namun dibalik canggihnya teknologi, menyimpan duka yang mendalam bagi anak-anak zaman sekarang tanpa mereka sadari. Karena teknologi anak terlihat menjadi lebih pendiam, egois, kurang menghormati, dan kurang simpati terhadap sesama. Disisi lain peran orang tua dalam memberikan pendidikan dan kasih sayang secara langsung memang harus diberlakukan dan ditekankan.
Apakah anda masih ingat dengan beberapa mainan tradisional seperti berikut ini:
a. Tulup bambu
b. Gangsing kayu
c. Enggrang
d. Layang-layang
e. Pecutan dari pelepah pisang
f. Pedang kayu
g. Kapal pelepah pisang atau styrofoam
h. Mobil kulit jeruk
i. Dan mainan tradisional lainnya.
Apakah masih mengingat bagaimana cara dan dengan siapa anda membuatnya? Silakan ingat kembali memori masa kecil anda dahulu. Betapa menyenangkan sekali bukan? Bercanda bersama teman dan akan berhenti setelah orang tua datang memarahi karena kita lupa waktu. Lol. Dan bagi anda yang dahulu tinggal dipelosok dengan penduduk jarang, membuat dan bermain permainan tradisional ini dengan saudara ataupun orang tua.
Namun lihatlah anak, adik, atau keponakan kalian saat ini. Mereka begitu pendiam dan kurang bersosial dengan temannya secara nyata. Mereka merasa lebih nyaman, santai, dan fokus menatap layar handphone / smartphone, laptop, atau PC daripada menatap mata lawan bicaranya secara langsung.
Apabila anda paham dengan gambar di bawah ini, berarti pikiran anda berjalan lancar:
Silakan anda berpikir kembali tentang masalah tersebut. Mau kita apakan negeri ini, itu semua terserah anda. Mau jadi apa anak anda nantinya, itu juga urusan anda. Anakmu bukan anakku. Tapi anakmu adalah keluargaku satu Indonesia. Saya disini hanya dapat menulis dan memberi sedikit pencerahan melalui blog ini. Untuk hal kecil, sudah saya terapkan dengan keponakan.
Sekian pembahasan artikel ini.
Bantu SHARE! Jika anda suka.
Terimakasih atas kunjungannya.
Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
Seks Bebas Pakai Kondom Dijamin Tidak Membuat Hamil. Kata siapa?
0
Seks Bebas Pakai Kondom Dijamin Tidak Membuat Hamil. Kata siapa? - Awalnya saya baca dari teman facebook yang nge-share artikel tentang kondom membuat si cewek tidak hamil. Karena merasa tidak yakin dengan artikel tersebut yang membahas kedasyatan sebuah kondom, akhirnya saya searching di google dengan kata kunci atau keyword 'bahaya memakai kondom menurut dokter'.
Kemudian saya baca satu per satu artikel orang, ketemu yang sumbernya tanyadok.com. Ada yang bertanya (seorang laki-laki tanpa mencantumkan nama). 'Berhubungan intim dengan tunangan pakai kondom, apakah dapat membuat hamil si wanita?' Saya kutip jawaban dokter di bagian awal sebagai berikut:
"Penggunaan alat kontraseptif untuk mencegah kehamilan dalam bentuk kondom tidak selalu menjamin 100%. Kegagalan pencegahan kehamilan dengan menggunakan kondom dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dapat disebabkan oleh penggunaan yang tidak benar, kondom slip, dan sebagainya"
Nah dari situ saya berpikir, dokternya saja tidak yakin dengan kedasyatan kondom dalam mengantisipasi kehamilan, masa iya saya bisa yakin.
Perhatian!
Artikel ini boleh dilanjutkan dibaca apabila pikirin kalian mengandung energi positif. Apabila mengandung energi negatif, silakan close artikel ini.
Sedikit cerita mengenai pengalaman saya mengikuti seminar tentang Bahaya Seks Bebas Bagi Kaum Remaja (kalau tidak salah temanya mirip seperti itu, maaf soalnya tidak begitu ingat) untuk memperingati hari anti AIDS sedunia di kampus, sekitar 2-3 tahun yang lalu. Setelah selesai seminar, para peserta diberi kondom satu buah oleh panitia dari si pemberi materi. Entah pemberi materi itu dari DinKes (Dinas Kesehatan) atau bukan, saya lupa. Saya merasa ada yang janggal, saat pemberian materi si pemateri bilang bahwa para remaja dituntut untuk menjauhi perbuatan seks bebas, tapi kenapa malah diberi kondom ya? Saya makin bingung, ini disuruh menjauhi apa malah disuruh mendekati? Lama berpikir, akhirnya saya bersedia memasukkan sachet-an kondom tersebut di saku baju. Alhasil, nasib si kondom terbujur lemas di depan OrMawa (Organisasi Mahasiswa), akibat meledak setelah menjadi sebuah balon lengket yang beraroma permen karet.
Dari tulisan di atas dan pengamatan saya setelah melihat kondom, dapat disimpulkan bahwa pemakaian kondom itu sangatlah berbahaya:
1. Dokter tidak yakin bahwa penggunaan kondom 100% tidak menyebabkan hamil. Hamil atau tidak, jangan percaya dengan kondom. Yang harus dipercaya adalah si pria, jika nantinya Kalian (cewek) hamil, apakah si pria mau tanggungjawab? Kalau sudah menikah tidak masalah, tapi kalau belum? Berpikirlah lagi, sebelum nyawa kalian terancam. Ha..ha..ha. Lol.
2. Kondom terbuat dari campuran bahan kimia. Mungkin ada kondom yang diijinkan oleh pemerintah, karena pastinya sudah dilakukan uji klinis. Tapi, kalau yang kondom abal-abal? Bahayanya pada si cewek, dengan adanya bahan kimia yang berbahaya masuk ke daerah vagina, dapat membuat vagina terkontaminasi dan menimbulkan penyakit kemaluan. Wajib cek tanggal kadaluarsa dan nomor ke-ilegal-an.
3. Kondom bocor. Kok bisa ya? Bisa saja. Kondom itu sangatlah tipis, ada beberapa sebab yang membuat kondom menjadi bocor atau rusak: (a) Masa kadaluwarsa, (b) Gesekan di dalam vagina, (c) Ukuran kondom terlalu kecil dengan penis, (d) Dan sebab lainnya.
4. Dan bahaya lainnya yang belum saya ketahui.
-----
Saya pribadi sebenarnya tidak terlalu memusingkan bahwa para remaja banyak yang melakukan seks bebas, karena itu adalah HAK mereka dan pastinya, berani melakukan harus berani juga tanggungjawab. Yang saya khawatirkan adalah diri sendiri. Karena menurut keyakinan, agama saya melarang hal tersebut. Bukannya saya sok suci, ini juga HAK saya untuk mematuhi aturan keyakinan saya.
TENTUKAN PILIHAN KALIAN SEKARANG!!
SEANDAINYA HAMIL SEBELUM MENIKAH, APAKAH KALIAN SIAP MENERIMA RESIKONYA? MALU, HIDUP SENGSARA, DAN BAHKAN NYAWA MENJADI TARUHAN KARENA SI PRIA TIDAK MAU BERTANGGUNG JAWAB. PILIHAN ADA PADA MINDSET KEDEPAN KALIAN MASING-MASING DAN INGATLAH ORANG TUA KALIAN.
Terimakasih sudah berkunjung di blog ini. Jika suka, silakan SHARE! artikel ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Kemudian saya baca satu per satu artikel orang, ketemu yang sumbernya tanyadok.com. Ada yang bertanya (seorang laki-laki tanpa mencantumkan nama). 'Berhubungan intim dengan tunangan pakai kondom, apakah dapat membuat hamil si wanita?' Saya kutip jawaban dokter di bagian awal sebagai berikut:
"Penggunaan alat kontraseptif untuk mencegah kehamilan dalam bentuk kondom tidak selalu menjamin 100%. Kegagalan pencegahan kehamilan dengan menggunakan kondom dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dapat disebabkan oleh penggunaan yang tidak benar, kondom slip, dan sebagainya"
Nah dari situ saya berpikir, dokternya saja tidak yakin dengan kedasyatan kondom dalam mengantisipasi kehamilan, masa iya saya bisa yakin.
Perhatian!
Artikel ini boleh dilanjutkan dibaca apabila pikirin kalian mengandung energi positif. Apabila mengandung energi negatif, silakan close artikel ini.
Sedikit cerita mengenai pengalaman saya mengikuti seminar tentang Bahaya Seks Bebas Bagi Kaum Remaja (kalau tidak salah temanya mirip seperti itu, maaf soalnya tidak begitu ingat) untuk memperingati hari anti AIDS sedunia di kampus, sekitar 2-3 tahun yang lalu. Setelah selesai seminar, para peserta diberi kondom satu buah oleh panitia dari si pemberi materi. Entah pemberi materi itu dari DinKes (Dinas Kesehatan) atau bukan, saya lupa. Saya merasa ada yang janggal, saat pemberian materi si pemateri bilang bahwa para remaja dituntut untuk menjauhi perbuatan seks bebas, tapi kenapa malah diberi kondom ya? Saya makin bingung, ini disuruh menjauhi apa malah disuruh mendekati? Lama berpikir, akhirnya saya bersedia memasukkan sachet-an kondom tersebut di saku baju. Alhasil, nasib si kondom terbujur lemas di depan OrMawa (Organisasi Mahasiswa), akibat meledak setelah menjadi sebuah balon lengket yang beraroma permen karet.
Dari tulisan di atas dan pengamatan saya setelah melihat kondom, dapat disimpulkan bahwa pemakaian kondom itu sangatlah berbahaya:
1. Dokter tidak yakin bahwa penggunaan kondom 100% tidak menyebabkan hamil. Hamil atau tidak, jangan percaya dengan kondom. Yang harus dipercaya adalah si pria, jika nantinya Kalian (cewek) hamil, apakah si pria mau tanggungjawab? Kalau sudah menikah tidak masalah, tapi kalau belum? Berpikirlah lagi, sebelum nyawa kalian terancam. Ha..ha..ha. Lol.
2. Kondom terbuat dari campuran bahan kimia. Mungkin ada kondom yang diijinkan oleh pemerintah, karena pastinya sudah dilakukan uji klinis. Tapi, kalau yang kondom abal-abal? Bahayanya pada si cewek, dengan adanya bahan kimia yang berbahaya masuk ke daerah vagina, dapat membuat vagina terkontaminasi dan menimbulkan penyakit kemaluan. Wajib cek tanggal kadaluarsa dan nomor ke-ilegal-an.
3. Kondom bocor. Kok bisa ya? Bisa saja. Kondom itu sangatlah tipis, ada beberapa sebab yang membuat kondom menjadi bocor atau rusak: (a) Masa kadaluwarsa, (b) Gesekan di dalam vagina, (c) Ukuran kondom terlalu kecil dengan penis, (d) Dan sebab lainnya.
4. Dan bahaya lainnya yang belum saya ketahui.
-----
Saya pribadi sebenarnya tidak terlalu memusingkan bahwa para remaja banyak yang melakukan seks bebas, karena itu adalah HAK mereka dan pastinya, berani melakukan harus berani juga tanggungjawab. Yang saya khawatirkan adalah diri sendiri. Karena menurut keyakinan, agama saya melarang hal tersebut. Bukannya saya sok suci, ini juga HAK saya untuk mematuhi aturan keyakinan saya.
TENTUKAN PILIHAN KALIAN SEKARANG!!
SEANDAINYA HAMIL SEBELUM MENIKAH, APAKAH KALIAN SIAP MENERIMA RESIKONYA? MALU, HIDUP SENGSARA, DAN BAHKAN NYAWA MENJADI TARUHAN KARENA SI PRIA TIDAK MAU BERTANGGUNG JAWAB. PILIHAN ADA PADA MINDSET KEDEPAN KALIAN MASING-MASING DAN INGATLAH ORANG TUA KALIAN.
Terimakasih sudah berkunjung di blog ini. Jika suka, silakan SHARE! artikel ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
Renungan - Tidak Dapat Bekerja Karena Kesalahan Sebelumnya
0
Ini saya dapat dari kiriman teman dari grup whatsapp. Mungkin dapat membuka hati kita dan tau bahwa sebuah kejujuran itu sangat penting dan berdampak baik dalam kehidupan kita dahulu, sekarang, serta esok hari.
Tanpa banyak basa basi lagi, ini dia cerita yang saya anggap menginspirasi.
Silakan baca baik-baik dan rasakan dengan hati.
Jadi, begini ceritanya ....
Ada seorang pria Asia yang melanjutkan kuliahnya di Eropa. Beliau harus bekerja dan kuliah agar dapat bertahan hidup disana. Karena tersiar kabar bahwa beliau lahir dari keluarga yang kurang mampu.
Beliau juga memperhatikan sistem transportasi ditempat itu. Seringkali menggunakan sistem otomatis saat membeli tiket, yang artinya apabila ingin membeli tiket tujuan harus melalui sebuah mesin. Setiap kali di pemberhentian kendaraan umum, selalu menggunakan cara self service dan jarang sekali diperiksa oleh petugas. Bahkan pemeriksaan insidental oleh petugas pun hampir tidak pernah ada.
Setelah beliau menemukan kelemahan sistem tersebut, dengan curangnya beliau memperhitungkan kemungkinan tertangkap petugas karena tidak membayar tiket. Sejak saat itu, ketika menaiki kendaraan umum beliau selalu naik tanpa harus membayar tiket. Beliau bahkan merasa bahagia atas sikapnya tersebut. Beliau juga menghibur dirinya sendiri, karena menganggap bahwa dirinya adalah murid miskin. Beliau berpikir, "apabila bisa irit, kenapa tidak?" Akan tetapi, beliau tidak menyadari bahwa apa yang sedang beliau lakukan merupakan kesalahan fatal yang akan mempengaruhi kehidupan karirnya nanti.
Setelah 4 tahun berlalu, beliau lulus dari kampusnya yang ternama dengan angka IPK cumloude. Hasil ini membuat dirinya penuh semangat dan yakin bahwa beliau akan mudah diterima bekerja. Kemudian beliau mulai melamar bekerja di perusahaan ternama di Paris dengan pengharapan besar untuk diterima. Pada mulanya semua perusahaan menyambut beliau dengan begitu hangat. Namun, beberapa hari kemudian semuanya menolak beliau dengan tegas untuk bekerja. Kegagalan pun terjadi berulang kali, sampai-sampai membuat beliau marah dan gregetan. Beliau menganggap bahwa perusahaan-perusahaan Eropa terlalu rasis, tidak mau menerima warga negara asing.
Akhirnya, beliau memaksa masuk ke departemen tenaga kerja untuk bertemu dengan managernya. Beliau ingin mengetahui alasan-alasan semua perusahaan Eropa menolaknya bekerja. Ternyata, penjelasan managernya diluar dugaan beliau.
Percakapan sengit pun terjadi diantara mereka.
Manager: Tuan, kami bukannya rasis, sebaliknya kami sangat mementingkan diri anda. Pada saat anda memohon untuk bekerja di perusahaan, kami sangat terkesan dengan pendidikan dan pencapaian anda. Sesungguhnya, apabila dilihat dari kemampuan anda, anda adalah pekerja yang kami inginkan.
Pria: Lalu, apa alasannya semua perusahaan tidak mau menerima saya untuk bekerja?
Manager: Kami memeriksa sejarah tuan, ternyata anda pernah tiga kali terkena sanksi karena tidak membayar tiket pada saat naik kendaraan umum.
Pria: Benar, saya mengakuinya. Tapi, apa karena persoalan kecil seperti itu semua perusahaan Eropa menolak pekerja yang mahir dan cerdas seperti saya ini?
Manager: Persoalan kecil? Bagi tuan itu persoalan kecil, tapi bagi kami itu bukanlah sebuah persoalan kecil. Kami memperhatikan pertama kali tuan melanggar hukum, terjadi pada minggu pertama saat anda masuk di negara ini. Petugas percaya dengan penjelasan anda bahwa tuan masih belum mengerti sistem pembayaran transportasi di Eropa. Anda diampuni oleh petugas, akan tetapi tuan tertangkap kembali untuk kedua kalinya setelah kejadian itu.
Pria: Oh, waktu itu karena saya tidak memiliki uang kecil.
Manager: Maaf tuan. Kami tidak bisa menerima alasan apa pun dari anda. Jangan pernah menganggap kami bodoh. Kami yakin bahwa anda telah melakukan penipuan ratusan kali sebelum tertangkap.
Pria: Itu bukanlah kesalahan besar kan? Kenapa harus ditanggapi terlalu serius? Lain kali saya akan berubah dan tidak melanggarnya lagi.
Manager: Saya tidak menganggap demikian. Perbuatan anda membuktikan dua hal. Pertama, anda tidak mengikuti peraturan yang ada. Tuan pandai mencari kelemahan dalam peraturan kami dan memanfaatkannya untuk kepentingan diri anda sendiri. Kedua, anda tidak dapat dipercaya. Banyak pekerjaan di perusahaan kami tergantung pada sebuah kepercayaan. Apabila tuan kami berikan tanggungjawab atas penjualan di sebuah wilayah, maka kemungkinan anda akan diberikan kuasa yang besar juga. Masalah biaya, kami tidak sanggup menggunakan sistem kontrol untuk mengawasi pekerjaan anda. Perusahaan kami mirip dengan sistem pembayaran transportasi. Dengan begitu, kami tidak bisa memakai jasa anda. Saya berani ungkapkan, bahwa di seluruh Eropa tidak akan ada perusahaan yang mau memperkerjakan anda.
Pada saat itu, pria tersebut merasa bangun dari mimpinya dan menyesali apa yang telah beliau lakukan selama ini. Perkataan manager yang terakhir telah membuat hatinya bergetar.
-----
Pesan yang dapat diperoleh dari cerita di atas
- Moral dan etika bisa menutupi kekurangan IQ seseorang. Akan tetapi, tingkat IQ seseorang bagaimanapun tidak akan pernah dapat membantu menutupi moral dan etika yang buruk. -
Semoga bermanfaat. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Sumber gambar: Google
Tanpa banyak basa basi lagi, ini dia cerita yang saya anggap menginspirasi.
Silakan baca baik-baik dan rasakan dengan hati.
Jadi, begini ceritanya ....
Ada seorang pria Asia yang melanjutkan kuliahnya di Eropa. Beliau harus bekerja dan kuliah agar dapat bertahan hidup disana. Karena tersiar kabar bahwa beliau lahir dari keluarga yang kurang mampu.
Beliau juga memperhatikan sistem transportasi ditempat itu. Seringkali menggunakan sistem otomatis saat membeli tiket, yang artinya apabila ingin membeli tiket tujuan harus melalui sebuah mesin. Setiap kali di pemberhentian kendaraan umum, selalu menggunakan cara self service dan jarang sekali diperiksa oleh petugas. Bahkan pemeriksaan insidental oleh petugas pun hampir tidak pernah ada.
Setelah beliau menemukan kelemahan sistem tersebut, dengan curangnya beliau memperhitungkan kemungkinan tertangkap petugas karena tidak membayar tiket. Sejak saat itu, ketika menaiki kendaraan umum beliau selalu naik tanpa harus membayar tiket. Beliau bahkan merasa bahagia atas sikapnya tersebut. Beliau juga menghibur dirinya sendiri, karena menganggap bahwa dirinya adalah murid miskin. Beliau berpikir, "apabila bisa irit, kenapa tidak?" Akan tetapi, beliau tidak menyadari bahwa apa yang sedang beliau lakukan merupakan kesalahan fatal yang akan mempengaruhi kehidupan karirnya nanti.
Setelah 4 tahun berlalu, beliau lulus dari kampusnya yang ternama dengan angka IPK cumloude. Hasil ini membuat dirinya penuh semangat dan yakin bahwa beliau akan mudah diterima bekerja. Kemudian beliau mulai melamar bekerja di perusahaan ternama di Paris dengan pengharapan besar untuk diterima. Pada mulanya semua perusahaan menyambut beliau dengan begitu hangat. Namun, beberapa hari kemudian semuanya menolak beliau dengan tegas untuk bekerja. Kegagalan pun terjadi berulang kali, sampai-sampai membuat beliau marah dan gregetan. Beliau menganggap bahwa perusahaan-perusahaan Eropa terlalu rasis, tidak mau menerima warga negara asing.
Akhirnya, beliau memaksa masuk ke departemen tenaga kerja untuk bertemu dengan managernya. Beliau ingin mengetahui alasan-alasan semua perusahaan Eropa menolaknya bekerja. Ternyata, penjelasan managernya diluar dugaan beliau.
Percakapan sengit pun terjadi diantara mereka.
Manager: Tuan, kami bukannya rasis, sebaliknya kami sangat mementingkan diri anda. Pada saat anda memohon untuk bekerja di perusahaan, kami sangat terkesan dengan pendidikan dan pencapaian anda. Sesungguhnya, apabila dilihat dari kemampuan anda, anda adalah pekerja yang kami inginkan.
Pria: Lalu, apa alasannya semua perusahaan tidak mau menerima saya untuk bekerja?
Manager: Kami memeriksa sejarah tuan, ternyata anda pernah tiga kali terkena sanksi karena tidak membayar tiket pada saat naik kendaraan umum.
Pria: Benar, saya mengakuinya. Tapi, apa karena persoalan kecil seperti itu semua perusahaan Eropa menolak pekerja yang mahir dan cerdas seperti saya ini?
Manager: Persoalan kecil? Bagi tuan itu persoalan kecil, tapi bagi kami itu bukanlah sebuah persoalan kecil. Kami memperhatikan pertama kali tuan melanggar hukum, terjadi pada minggu pertama saat anda masuk di negara ini. Petugas percaya dengan penjelasan anda bahwa tuan masih belum mengerti sistem pembayaran transportasi di Eropa. Anda diampuni oleh petugas, akan tetapi tuan tertangkap kembali untuk kedua kalinya setelah kejadian itu.
Pria: Oh, waktu itu karena saya tidak memiliki uang kecil.
Manager: Maaf tuan. Kami tidak bisa menerima alasan apa pun dari anda. Jangan pernah menganggap kami bodoh. Kami yakin bahwa anda telah melakukan penipuan ratusan kali sebelum tertangkap.
Pria: Itu bukanlah kesalahan besar kan? Kenapa harus ditanggapi terlalu serius? Lain kali saya akan berubah dan tidak melanggarnya lagi.
Manager: Saya tidak menganggap demikian. Perbuatan anda membuktikan dua hal. Pertama, anda tidak mengikuti peraturan yang ada. Tuan pandai mencari kelemahan dalam peraturan kami dan memanfaatkannya untuk kepentingan diri anda sendiri. Kedua, anda tidak dapat dipercaya. Banyak pekerjaan di perusahaan kami tergantung pada sebuah kepercayaan. Apabila tuan kami berikan tanggungjawab atas penjualan di sebuah wilayah, maka kemungkinan anda akan diberikan kuasa yang besar juga. Masalah biaya, kami tidak sanggup menggunakan sistem kontrol untuk mengawasi pekerjaan anda. Perusahaan kami mirip dengan sistem pembayaran transportasi. Dengan begitu, kami tidak bisa memakai jasa anda. Saya berani ungkapkan, bahwa di seluruh Eropa tidak akan ada perusahaan yang mau memperkerjakan anda.
Pada saat itu, pria tersebut merasa bangun dari mimpinya dan menyesali apa yang telah beliau lakukan selama ini. Perkataan manager yang terakhir telah membuat hatinya bergetar.
-----
Pesan yang dapat diperoleh dari cerita di atas
- Moral dan etika bisa menutupi kekurangan IQ seseorang. Akan tetapi, tingkat IQ seseorang bagaimanapun tidak akan pernah dapat membantu menutupi moral dan etika yang buruk. -
Semoga bermanfaat. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Sumber gambar: Google
By : Ciel
Nomophobia: Pengertian, Ciri-Ciri, Dampak Buruk, Cara Penyembuhan
0
Nomophobia (no mobile phone phobia) adalah phobia yang terjadi karena sudah kecanduan handphone. Layaknya pecandu narkoba, mereka yang terkena penyakit ini tidak dapat dengan mudah terlepas dari gadget terutama smartphone. Apabila mereka tidak memegang smartphone selama 2 detik saja, rasa cemas, khawatir, bingung, dan 'gatal-gatal pada tubuh' (tidak semua) tiba-tiba muncul begitu hebatnya. Sampai-sampai pecandu akan mudah marah apabila dilarang menggunakan handphone.
Ciri-ciri penderita nomophobia:
1. Selalu membawa smartphone kemanapun mereka pergi. Entah ke pasar, kebun, sungai, toilet, dan tempat lainnya.
2. Kurang bersosial di dunia nyata.
3. Lebih memilih smartphone daripada makan. Bisa dibilang, makanan sehari-harinya adalah handphone.
4. Waktu belajar lebih mengutamakan smartphone daripada buku pelajaran.
5. Sebentar-sebentar melihat ke layar smartphone.
6. Kemanapun pergi selalu membawa charger atau powerbank karena takut smartphonenya mati.
7. Ketika smartphone-nya mati, pecandu akan tergesa-gesa mencharger smartphone-nya.
8. Pecandu jangka waktu yang lama mengakibatkan bungkuk pada punggung dan sakit mata.
Dampak buruk bagi pecandu nomophobia:
1. Dijauhi teman. Karena lebih mementingkan smartphone daripada teman disekelilingnya.
2. Prestasi menurun. Waktu belajar dihabiskan untuk bermain smartphone daripada membaca buku pelajaran.
3. Pecandu jangka waktu yang lama mengakibatkan bungkuk pada punggung dan sakit mata.
Cara penyembuhannya hampir sama dengan pecandu narkoba. Perlunya rehabilitasi dan sosialisasi tentang dampak buruk smartphone. Sebegitu lebaynya? Ya! Karena phobia ini bahkan bisa menular dari satu orang ke orang lain.
Ciri-ciri penderita nomophobia:
1. Selalu membawa smartphone kemanapun mereka pergi. Entah ke pasar, kebun, sungai, toilet, dan tempat lainnya.
2. Kurang bersosial di dunia nyata.
3. Lebih memilih smartphone daripada makan. Bisa dibilang, makanan sehari-harinya adalah handphone.
4. Waktu belajar lebih mengutamakan smartphone daripada buku pelajaran.
5. Sebentar-sebentar melihat ke layar smartphone.
6. Kemanapun pergi selalu membawa charger atau powerbank karena takut smartphonenya mati.
7. Ketika smartphone-nya mati, pecandu akan tergesa-gesa mencharger smartphone-nya.
8. Pecandu jangka waktu yang lama mengakibatkan bungkuk pada punggung dan sakit mata.
(versi ngeblogasyikk)
Dampak buruk bagi pecandu nomophobia:
1. Dijauhi teman. Karena lebih mementingkan smartphone daripada teman disekelilingnya.
2. Prestasi menurun. Waktu belajar dihabiskan untuk bermain smartphone daripada membaca buku pelajaran.
3. Pecandu jangka waktu yang lama mengakibatkan bungkuk pada punggung dan sakit mata.
(versi ngeblogasyikk)
Cara penyembuhannya hampir sama dengan pecandu narkoba. Perlunya rehabilitasi dan sosialisasi tentang dampak buruk smartphone. Sebegitu lebaynya? Ya! Karena phobia ini bahkan bisa menular dari satu orang ke orang lain.
By : Ciel





