Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

  • (Film) Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Bukanlah Film Biasa

    0
    Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (TKVDW) mengisahkan cerita cinta abadi antara dua insan jiwa pria dan wanita berlandaskan Agama dan Manusia. Kita akan tau seberapa berat jalan yang ditempuh menjalani jalinan asmara dan seberapa besar efek dari dasyatnya cinta dalam memberikan semangat menggapai sebuah impian.

    poster Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
    Film ini memang sudah ditayangkan di bioskop Indonesia, namun yang saya sesalkan ialah saya tidak menonton filmnya saat rilis pertama di bioskop. Jujur saya belum pernah membaca novelnya tapi bagi saya pribadi film ini sungguh luar biasa. Layak diapresiasi dan patut disejajarkan dengan film-film terbaik dunia. Sungguh menyentuh, mengharukan, mendidik, bermanfaat, dan menjelaskan kepada saya mengenai apa itu arti cinta Dunia dan Akhirat (Cinta Sesungguhnya).

    Sulit bagi saya untuk mereview kembali isi cerita film tersebut karena tak ingin melukai hati Hayati (nama tokoh utama wanita) dan Zainudin (nama tokoh utama pria) apabila ada satu kesalahan dalam saya menyampaikannya. Karena menurut saya apabila ingin me-rewrite cerita Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck seperti me-rewrite Kitab Suci (bukan isinya melainkan cara menulis ulang berdasarkan kenyataan), dimana hanya penulis novel yang wajib mereview atau menulis kembali cerita ini.

    Tontonlah film tersebut hingga selesai tanpa anda berpaling supaya anda benar-benar tau apa itu cinta abadi. Dan untuk kalian (remaja), contohlah Zainudin dan Hayati dimana keduanya adalah sosok terbaik dan layak dicontoh dalam hal percintaan.


    Nilai yang terkandung dari Film TKVDW oleh Ngeblogasyikk:
    1. Sukses dunia bukan berarti sukses akhirat, tapi raihlah kesuksesan dunia dan akhirat yang berarti sukses keduanya (dunia beserta akhirat).
    2. Jangan hanya menilai dan berfokus pada besarnya harta seseorang, melainkan nilai dan fokuslah terhadap usaha keras serta cucuran keringat seseorang dalam meraih kebahagiaan bersama pasangan dan keluarga kecil anda.
    3. Jangan memutuskan sesuatu hal hanya menggunakan nafsu, selalu berpikir positif agar nantinya tidak ada kata menyesal dan merasa sia-sia hidup di dunia ini.
    4. Keburukan akan membunuh dan kejujuran akan membawa anda ke jalan yang baik serta benar.
    5. Sahabat terbaikmu adalah orang yang selalu ada ketika anda susah dan bahagia, maka hormati dan hargailah dia seperti tak pernah mampu membayar hutang budinya.
    6. Sisihkan kekayaan kepada orang-orang fakir, yatim, piatu, dan juga terlantar agar hati tidaklah beku seperti sebeku-bekunya batuan yang susah dileleh maupun dihancurkan.
    7. Tuhan tidak pernah memandang status, gender, dan harta melainkan keikhlasan dan keberanian menjalani hidup di dunia.

    Dan apabila kalian bersedia dengan ikhlas dan senang hati menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, Insya Allah pada akhirnya nanti pintu surga akan selalu terbuka lebar menunggu kehadiran dan akan tertutup kembali setelah anda, orang tua, keluarga, pasangan, anak, cucu serta sahabat-sahabat anda telah memasukinya (kebahagiaan abadi). Amin.

    Saya ucapkan terimakasih pada kalian karena telah bersedia berkunjung sekaligus membaca artikel di blog ini. Bila ada salah kata, kalimat, maupun penyampaian mohon dimaafkan atasnya. Bantu SHARE! jika berkenan dan menyukai tulisan ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
  • 6 Hal yang Ditakutkan atau Dikhawatirkan Ketika Menjalani LDR

    0
    Hal yang Ditakutkan atau Dikhawatirkan Ketika Menjalani LDR - LDR singkatan dari Long Distance Relationship, yang dalam bahasa Indonesia artinya 'hubungan jarak jauh' (kurang lebih seperti itu). Saya malah jadi ingin menyanyikan sedikit lirik dari lagunya RAN, yang berjudul Dekat Di Hati. Langsung reff saja :

    .....
    Aku di sini dan kau di sana
    Hanya berjumpa via suara
    Namun ku slalu menunggu saat kita akan berjumpa

    Meski kau kini jauh di sana
    Kita memandang langit yang sama
    Jauh di mata namun dekat di hati
    .....

    Keren ya lagunya? Menjiwai sekali liriknya. Iya, menjiwai seperti cinta aku kepadamu. Gzz -_-

    Mungkin banyak diantara kalian ada yang merasakan kerinduan dan harap-harap cemas terhadap 'pasangan' (pacar atau suami istri) ketika mereka berada di tempat yang jauh dengan kalian. Sebenarnya itu adalah hal yang wajar, karena saya sendiri juga merasakannya.

    Memang sedikit sulit ketika kita ingin memberi tahu agar mereka disana tidak 'nakal' (if you know what i mean). Takutnya malah berpikir atau kita dibilang 'nggak percayaan' (sama pacar) atau apalah. Padahal juga baru pacar, belum juga jadi istri. Tapi, entahlah. Namanya juga cinta ha..ha..ha Lol.

    Memang benar, ketika kita berpikiran hal buruk maupun baik, hal itu dapat saja menjadi sebuah kenyataan. Namun, sedikit khawatir juga tidak masalah bukan? Namanya juga .C.I.N.T.A. seperti lagunya dadali, eh bukan, tapi lagunya 'kerispatih' (tambah ngawur). Nah, iya itu ha..ha..ha lagunya D'Bagindas. Lalu apa saja yang saya takutkan atau khawatirkan selama LDR-an:


    LDR - Long Distance Relationship

    1. Doi selingkuh
    Apa kalian juga merasakan hal yang saya khawatirkan juga? Kalau iya, berarti saya tidak salah menulis kan? Punya pemikiran seperti itu menurut saya adalah suatu hal yang wajar. Begini saja, yang jaraknya dekat saja terkadang juga punya pemikiran seperti itu, apalagi yang jaraknya jauh. Jadi, intinya wajar.

    2. Doi sakit
    Hewan dan tumbuhan juga bisa sakit, manusia pun sama. Manusia juga bisa sakit. Tapi kalau pacarnya yang sakit, pasti rasanya ingin sekali berada di samping mereka. Ya intinya, merawat mereka sampai sembuh.

    3. Hilang kontak
    'Hilang kontak bukan berarti handphone atau nomor handphone-nya hilang lho, tapi hilang komunikasi. Jadi, komunikasi kita dengan mereka terputus. Entah karena mereka sibuk atau pura-pura lupa dengan kita, sehingga mereka tidak pernah membalas atau memberi balasan pesan atau telpon kita. Tau kan sekarang maksud saya?' (sebenarnya saya tau kalian paham, sengaja saya jelaskan agar artikel ini menjadi sedikit panjang. Siapa tau juga nantinya jadi artikel nomor satu yang berdiri di halaman pertama search engine ha..ha..ha ngarep.com Lol)

    4. Doi nikah sama orang lain
    Sebenarnya saya sedih menulis hal nomor empat ini. Karena pada dasarnya, ingin sekali kalau 'doi' (pacar saya) menikahnya hanya dengan saya seorang. Tapi saya sadari bahwa, 'kalau ini sampai terjadi, itu berarti doi bukanlah jodoh saya' (pemikiran sok dewasa, padahal dalam hati menangis dan berharap jangan sampai hal seperti itu terjadi. Namanya juga .C.I.N.T.A.).

    5. Doi meninggal
    ... silakan kalian pahami dan renungkan sendiri. saya malah jadi ingin menangis ...

    ...
    ...
    ...

    Oke. Menangisnya berhenti dulu, karena artikelnya belum selesai. Sebenarnya saya hanya ingin bilang satu hal lagi, semoga saja kalian dapat memahami apa yang saya maksud kan.

    Jadi, begini. Kita dan 'mereka' (pacar kita, eh bukan, tapi pacar masing-masing) sudah menjalin 'hubungan' (pacar atau suami istri) yang 'lama' (kalau baru sebentar, saya tidak yakin), harusnya tau mengenai sifat dan karakteristik mereka. Kalau sudah tau harusnya kita yakin dengan apa yang mereka lakukan di sana, selama hubungan komunikasi masih lancar. Kalau komunikasi sudah tidak lancar atau sudah putus lama? Berarti ada sesuatu hal yang terjadi pada mereka, mungkin mereka sedang sibuk, positif thinking saja. Oke? Lanjut ya. Memang benar yakin saja tidak cukup, maka itu doakan lah mereka yang baik-baik, contoh: berharap hubungan komunikasi baik, keadaan mereka sehat, tidak selingkuh, tidak nakal lah pokoknya, doakan yang baik-baik saja. Insya Allah, Allah akan mengabulkan semua apa yang kita harapkan. Itu.

    Aduh maaf, malah lebih dari satu hal. Sekali lagi maaf ya he..he

    Oh iya, ada yang terlewatkan.

    6. Kita yang nakal
    Paham kan? Kalau belum, saya jelaskan. Setiap orang memiliki titik jenuh, ketika titik jenuh itu akan mencapai puncaknya maka sesuatu hal buruk bisa terjadi. Hal buruknya apa? Kita yang malah selingkuh di belakang pasangan kita. Kok bisa? Ya, ketika kita sudah merasa 'sangat-sangat bosan menunggu' (sampai saya pertebal, karena sudah sampai titik puncak kejenuhan) kehadirannya berada di dekat kita, kita sadar atau tidak akan melampiaskan rasa cinta kita kepada orang lain, tanpa diketahui oleh pasangan kita yang asli. Hal inilah yang paling saya takutkan. Tapi, saya harap dan berdoa semoga hal ini tidak terjadi kepada saya. Amin. Karena saya ingin seperti lagunya Fathin Shidqia Lubis, yang berjudul Aku Memilih Setia, eh tidak jadi, saya ingat kalau lagu itu dari liriknya saja sudah ada indikasi untuk selingkuh.

    Hanya sedikit yang bisa saya tulis pada artikel ini. Kalau kalian suka, silakan di-SHARE! ya. Siapa tau juga, ada teman atau saudara kalian merasakan hal yang sama seperti kita atau hanya saya dan membaca artikel ini.

    Terimakasih juga sudah rela berkunjung di blog ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
  • 4 Cara Move On atau Melupakan Sang Mantan

    0
    4 Cara Move On atau Melupakan Sang Mantan - Putus Cinta adalah sikap yang terlihat ketika rasa cinta antara salah satu atau kedua pihak telah menghilang. Namun ada juga yang menganggap bahwa putus cinta adalah ucapan yang terlontar untuk mengakhiri suatu hubungan disaat masa pacaran.

    Rindu dengan mantan
    By the way, rasa sakit karena putus cinta pasti ada. Namun untuk melupakan mantan itu yang katanya susah, padahal jika kita mau mengesampingkan perasaan dan lebih mengutamakan untuk menggunakan logika move on dari sang mantan itu sangatlah mudah. Kenapa saya bilang mudah, karena ada beberapa tips trik cara untuk dapat melupakan atau move on dari sang mantan, berikut caranya:

    1. Ingatlah pada Orang Tua

    Orang tua yang baik sebenarnya selalu khawatir atau cemas apabila kita pacaran, apalagi dengan pergaulan jaman sekarang yang sudah hancur lebur. Free sex, mabuk, narkoba, perdagangan wanita, dan hal buruk lainnya menjadi beban pikiran orang tua terhadap anak-anaknya yang sedang berpacaran. Mereka khawatir dengan kita, tapi kita yang SELALU LUPA dengan mereka. Ego yang kita miliki telah berubah menjadi nafsu, dan nafsu itulah yang telah menghancurkan ingatan kita terhadap 'mereka' (orang tua). Daripada memikirkan mantan yang tidak jelas dan terang-terangan sudah memutuskan kepercayaan kita kepada 'mereka' (mantan), lebih baik lupakanlah mereka, ingatlah orang tua yang selalu mensuport atau menyemangati kita didalam kesedihan. Kebahagiaan kita adalah kebahagiaan mereka. Kesedihan kita, juga kesedihan mereka. Apa kalian tega melihat orang tua bersedih karena kesalahan kalian sendiri yang berani mengambil sikap untuk berpacaran? Tidak kan? Percayalah bahwa orang tua adalah orang yang selalu ada disaat ketika kita membutuhkan.

    Apabila orang tua telah tiada, lalu kepada siapa harus mengingat? Ingatlah kepada orang yang sudah membesarkan kalian hingga sekarang ini, entah itu kakak, om, atau mereka yang rela membagi waktu, keringat, dan harta didalam kehidupan mereka untuk membesarkan kalian. Balaslah akan jasa-jasa kebaikan dan jangan sampai membuat mereka bersedih.

    2. Ingatlah tentang cita-cita

    Setiap orang hidup pasti memiliki sebuah impian, entah menjadi dokter, guru, polisi, tentara, dan cita-cita lainnya. Logikanya, setiap orang pasti memiliki otak dan kegunaan otak adalah untuk berpikir mengenai kehidupan yang baik dimasa yang akan datang. Jadi, daripada kita memikirkan mantan, lebih baik fokus dengan mimpi-mimpi yang sudah menjadi impian kita selama ini. Raihlah cita-cita itu. Kedepannya, mungkin saja ada orang yang benar-benar tulus ikhlas cinta kepada kita, lalu mengajak kita untuk menikah dan hidup bahagia selama di dunia maupun akhirat. Amin.

    3. Camkan kalimat ini, "Pacar yang baik adalah mereka yang ANTI mengatakan kata BERPISAH"


    Gunakan logika kita kembali, mana ada orang baik yang rela membuat orang lain bersedih? Apa alasan mantan kalian menuntut untuk berpisah? Apa karena selingkuh? Kalau karena itu, memang pada dasarnya mantan kalian yang brengs*k. Atau karena alasan orang tua tidak merestui hubungan kalian? Lancang sekali apabila ada orang tua tidak merestui lalu kemudian menjadi alasan untuk meminta putus atau berpisah. Apabila itu karena perbedaan agama, wajar. Tapi apabila karena mengenai fisik, status, atau faktor usia itu yang sangat disayangkan. Apabila itu terjadi, dapat dipastikan bahwa memang mantan kalian saja yang tidak mau berusaha. Dan ingatlah akan kalimat, "Pacar yang baik adalah mereka yang ANTI mengatakan kata BERPISAH". Apabila mereka bersikeras untuk berpisah, itu tandanya mereka atau mantan kalian bukanlah orang yang baik. Karena pacar yang baik, anti mengucap kata berpisah dan selalu membuat kalian bahagia walau disaat mereka sibuk pun.

    4. Jauhi keinginan untuk Bunuh Diri

    Ketika susah untuk move on, air mata telah habis menetes dan sakit hati yang mendalam pasti diantara kalian ada yang berpikiran nekat untuk bunuh diri. Jika ada, saya ingin menghina kalian, "Kalian itu banci, cacat, tolol, idiot, lemah, dan payah!!"

    Bangun woyy, sudah pagi. Matahari sudah mau terbit, ibadah sana, minta kemudahan pada TUHAN. Bunuh diri bukanlah jalan untuk mengakhiri rasa sakit hati kalian, yang ada malah penderitaan kalian akan bertambah. Di dalam kubur, kalian dicambuk atas dasar karena kebodohan kalian sendiri. Di neraka kalian akan habis-habisan dibully oleh para malaikat, diludahi, dibakar, dihidupkan kembali, diludahi lagi, dibakar lagi, dihidupkan lagi, begitu seterusnya.

    Daripada kalian bunuh diri, lebih baik ingat dengan nomor 1, 2, dan 3 yang telah saya tuliskan di atas. Mumpung kalian masih hidup, gunakan hidup kalian untuk melakukan hal-hal baik. Siapa tau nantinya menemukan jodoh kalian yang nyata.


    ------

    Sedikit harapan dan doa dari saya melalui artikel ini.
    Semoga kedepannya hidup kita selalu bahagia. Amin.


    Jika suka, bantulah dengan SHARE!! artikel ini.
    Terimakasih juga karena sudah bersedia dan rela meluangkan waktu untuk mampir di blog ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
  • Copyright © - QuinBlog

    QuinBlog - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan