Tampilkan postingan dengan label Sosial. Tampilkan semua postingan
Masalah dan Solusi Ketika Merasa Tidak Bahagia
0
Anda Tidak Bahagia ? Ini dia Solusinya versi Ngeblogasyikk - Pada kenyataannya, hidup tidak selamanya bahagia. Ya. Bagaimanapun, tidak banyak dari mereka tahu bagaimana cara mencari solusi atau jalan keluar dari permasalahan supaya hidupnya lebih berwarna.
Puas saja belum cukup, apalagi berbangga diri. Hal yang paling sering orang lakukan ketika merasa frustasi adalah Bunuh Diri. Dan nasehat saya, itu bukanlah jalan terakhir dalam menyelesaikan masalah-masalah yang anda miliki. Karena pada dasarnya, TUHAN tidak pernah menyia-nyiakan makhluk yang DIA ciptakan di dunia ini. Hanya saja, manusia kalahlah yang tidak berani berubah hanya karena merasa Gengsi, Malu, dan Takut. Sedangkan orang berhasil, adalah ,mereka yang mau berubah dan mengesampingkan rasa egois, gengsi, malu, dan takut dalam dirinya.
Lalu, bagaimana cara kita bahagia?
Berikut ini adalah beberapa permasalahan dan solusi yang saya dapat dari apa yang saya rasakan, lihat, baca, dan dengar. Silakan anda baca, pahami, dan renungkan.
Keterangan:
M = Masalah
S = Solusi
M : Hartamu banyak, tapi merasa tidak bahagia?
S : Berarti cara anda mendapatkannya menggunakan cara kotor atau jalan yang haram. Atau bisa jadi, anda kurang sedekahnya.
M : Banyak teman, juga nggak bahagia?
S : Berarti kamu punya banyak masalah dan selalu disimpan sendiri. Makanya, cerita.
M : Keluarga kaya raya, segala kebutuhan dan keinginan terpenuhi tapi masih belum juga bahagia?
S : Mungkin rasa sosial dan solidaritas dengan tetangga perlu dikembangkan. Atau anda perlu jujur kepada keluarga bahwa anda perlu mengajak mereka makan malam bersama atau berwisata. Supaya suasana keluarga anda tidak sunyi dan selalu ada wujud nyata kebahagiaan didalamnya.
M : Pintar, juara kelas, dan selalu menang olimpiade, belum bisa merasakan kebahagiaan?
S : Oh, kemungkinan memang anda yang terlalu fokus dengan dunia belajar karena takut apabila nantinya mengalami kegagalan dalam meraih pretasi atau menjadi seorang juara, sehingga anda lupa untuk bersosialisasi. Mulailah saling berbagi dan bercanda dengan teman-teman anda, supaya ketegangan dalam otak anda menjadi rileks.
M : Jago berkelahi, juga tidak bahagia?
S : Berarti niat anda salah. Jangan sok kuat, sok jago beladiri, atau sok anti banting. Jago Beladiri itu bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk membela diri ketika kita tau bahwa nyawa orang lain atau kita sedang terancam. Jadi, perbaiki niat anda disaat memiliki kemampuan berantem.
M : Hidup miskin, dan nggak bahagia?
S : Berarti anda itu tidak pernah bersyukur. Selalu merasa kurang, padahal kenyataannya kondisi kehidupan anda memang kekurangan. Nggak perlu gengsi. Kuncinya adalah selalu bersyukur.
M : Punya pasangan, tidak bahagia?
S : Percayalah pada pasangan anda, hindari isu-isu negatif, dan tunjukkan bahwa anda bahagia hidup bersamanya.
M : Memiliki anak, belum dapat bahagia?
S : Ikutlah bermain dengan mereka. Dengarkan keluh kesah mereka. Jangan sampai anak anda menjadi durhaka dan tidak bisa dikontrol.
Setelah saya beri solusinya, bisakah mulai sekarang anda berubah? Agar kedepannya anda merasa bahagia dan masa hidup anda nggak ada yang sia-sia.
Masih bingung? Atau takut? Gengsi? Merasa serba salah?
Itu bukti bahwa anda memang tidak ingin merasakan KEBAHAGIAAN!
Kunci bahagia ada 4 :
------
Sekian dari saya. Semoga yang sedikit ini bermanfaat! Amin.
Jika suka, jangan lupa anda Share kepada keluarga, pasangan, teman, sahabat, atau kenalan anda.
Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Puas saja belum cukup, apalagi berbangga diri. Hal yang paling sering orang lakukan ketika merasa frustasi adalah Bunuh Diri. Dan nasehat saya, itu bukanlah jalan terakhir dalam menyelesaikan masalah-masalah yang anda miliki. Karena pada dasarnya, TUHAN tidak pernah menyia-nyiakan makhluk yang DIA ciptakan di dunia ini. Hanya saja, manusia kalahlah yang tidak berani berubah hanya karena merasa Gengsi, Malu, dan Takut. Sedangkan orang berhasil, adalah ,mereka yang mau berubah dan mengesampingkan rasa egois, gengsi, malu, dan takut dalam dirinya.
Lalu, bagaimana cara kita bahagia?
Berikut ini adalah beberapa permasalahan dan solusi yang saya dapat dari apa yang saya rasakan, lihat, baca, dan dengar. Silakan anda baca, pahami, dan renungkan.
MASALAH dan SOLUSI
Keterangan:
M = Masalah
S = Solusi
M : Hartamu banyak, tapi merasa tidak bahagia?
S : Berarti cara anda mendapatkannya menggunakan cara kotor atau jalan yang haram. Atau bisa jadi, anda kurang sedekahnya.
M : Banyak teman, juga nggak bahagia?
S : Berarti kamu punya banyak masalah dan selalu disimpan sendiri. Makanya, cerita.
M : Keluarga kaya raya, segala kebutuhan dan keinginan terpenuhi tapi masih belum juga bahagia?
S : Mungkin rasa sosial dan solidaritas dengan tetangga perlu dikembangkan. Atau anda perlu jujur kepada keluarga bahwa anda perlu mengajak mereka makan malam bersama atau berwisata. Supaya suasana keluarga anda tidak sunyi dan selalu ada wujud nyata kebahagiaan didalamnya.
M : Pintar, juara kelas, dan selalu menang olimpiade, belum bisa merasakan kebahagiaan?
S : Oh, kemungkinan memang anda yang terlalu fokus dengan dunia belajar karena takut apabila nantinya mengalami kegagalan dalam meraih pretasi atau menjadi seorang juara, sehingga anda lupa untuk bersosialisasi. Mulailah saling berbagi dan bercanda dengan teman-teman anda, supaya ketegangan dalam otak anda menjadi rileks.
M : Jago berkelahi, juga tidak bahagia?
S : Berarti niat anda salah. Jangan sok kuat, sok jago beladiri, atau sok anti banting. Jago Beladiri itu bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk membela diri ketika kita tau bahwa nyawa orang lain atau kita sedang terancam. Jadi, perbaiki niat anda disaat memiliki kemampuan berantem.
M : Hidup miskin, dan nggak bahagia?
S : Berarti anda itu tidak pernah bersyukur. Selalu merasa kurang, padahal kenyataannya kondisi kehidupan anda memang kekurangan. Nggak perlu gengsi. Kuncinya adalah selalu bersyukur.
M : Punya pasangan, tidak bahagia?
S : Percayalah pada pasangan anda, hindari isu-isu negatif, dan tunjukkan bahwa anda bahagia hidup bersamanya.
M : Memiliki anak, belum dapat bahagia?
S : Ikutlah bermain dengan mereka. Dengarkan keluh kesah mereka. Jangan sampai anak anda menjadi durhaka dan tidak bisa dikontrol.
Setelah saya beri solusinya, bisakah mulai sekarang anda berubah? Agar kedepannya anda merasa bahagia dan masa hidup anda nggak ada yang sia-sia.
Masih bingung? Atau takut? Gengsi? Merasa serba salah?
Itu bukti bahwa anda memang tidak ingin merasakan KEBAHAGIAAN!
Kunci bahagia ada 4 :
- Mau berusaha,
- Berbagi,
- Merasa cukup, dan
- Selalu Bersyukur kepada TUHAN Yang Maha Esa.
------
Sekian dari saya. Semoga yang sedikit ini bermanfaat! Amin.
Jika suka, jangan lupa anda Share kepada keluarga, pasangan, teman, sahabat, atau kenalan anda.
Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
Prihatin atau Peduli Itu Bukan Sekedar Memberi LIKE
0
Nggak terbuka gara-gara internet lambat atau irit pulsa ya? Lol.
Yang punya koneksi cepat malah gagal paham sama gambarnya? Ho..ho..
Jadi maksud gambar di atas adalah begini!
' Ada seorang pengemis lagi kebingungan gara-gara orang yang lewat lalu lalang di depannya bukannya prihatin terus memberi uang atau membantu memberikan solusi, yang ada malah memberikan emoticon 'Like via Facebook' yang banyak kepada pengemis tersebut. '
Sebenarnya kalau anda-anda suka berselancar di facebook pasti tau status seperti gambar di bawah ini:
Gambar di atas ini SALAH SATU CONTOH yang saya maksud, kenapa Prihatin Itu Bukan Sekedar Memberi ' LIKE '. Memang benar bahwa isi statusnya bagus, namun di postingannya juga disuruh Amin, entah ucapan atau tulisan di kolom komentar, dan BUKAN memberi LIKE! Otak anda masih bekerja, bukan? Bisa memahami sebuah instruksi, kan? Atau jangan-jangan anda sangat suka menyalahi aturan?
Mungkin beberapa dari anda belum banyak tau mengenai informasi yang satu ini.
Pada dasarnya semakin banyak like yang ada, semakin senang pemilik status tersebut. Pemilik status tersebut akan menjualnya kepada pebisnis-pebisnis yang membutuhkan like banyak dalam hal pemasaran via social media. Bukannya saya sok tau, tapi karena saya memang tau informasi dalam permainan mencari banyak LIKE tersebut dari salah seorang member yang koar-koar disalah satu grup blogger yang saya ikuti. Mau percaya atau tidak, itulah Bisnis. HA.. HA ..Ha
Disisi lain juga, hal tersebut juga menyebabkan Kontra. Alasannya karena, kenapa orang yang sedang mengalami masa kesulitan malah diSUKAi? Harusnya ditolong secara langsung, entah memberi bantuan berupa uang, atau tenaga bila anda seorang dokter kepada bayinya jika statusnya seperti gambar di atas. Anda dapat langsung tanya kepada pembuat status darimana ia dapat foto atau gambar tersebut. Jangan sampai ternyata pembuat status hanya asal download dan kemudian upload atas dasar mencari sebuah LIKE, yang kemudian hasil LIKE tersebut dijual kepada pebisnis. Makin konyol.
Mulai sekarang, Berpikirlah Cerdas!
Tambahan. Apabila ada orang yang memasang status tentang kesulitan lainnnya, dimohon jangan diberi LIKE. Karena entah anda sadar atau tidak bahwa anda telah menyatakan bahwa anda meng-Amini masa kesulitan mereka. Alangkah lebih baiknya jika anda memberikan komentar yang memotivasi atau berupa bantuan secara langsung kepadanya.
Mungkin beberapa anda ada yang memiliki pemikiran,
" Apakah saya menggunakan metode tersebut dalam mencari LIKE!? "
Saya jawab,
Tidak akan pernah! Karena pada dasarnya cara tersebut adalah kotor, dan menipu kepolosan hati seseorang bukan hobi saya.
Alur Penipu kan seperti ini:
Awalmya mencoba-coba menipu >> Berhasil dan Ketagihan >> Selamanya akan terus-menerus Menipu.
Sekian dari saya. Semoga artikel ini dapat membuka pemikiran anda dalam menentukan status mana yang patut diberi LIKE.
Jika anda merasa tidak sepakat dengan pendapat saya ini, SILAKAN anda beropini mengungkapkan rasa keberatan anda tersebut. Opini anda sangat saya butuhkan.
Terimakasih juga atas kunjungannya. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Entah kenapa, rasa-rasanya orang-orang zaman sekarang kebanyakan mulai pada aneh plus kolot ya? Kemungkinan pada sekolah hanya fokus pada mata pelajaran atau kuliah yang diajarkan, jadi rasa sosialnya hanya sekedar cari muka alias gaya-gayaan saja. Atau mungkin memang benar bahwa sekarang lagi fase dimana 'zaman edan' sedang mewabah, kalau nggak gila ya mati.
Namanya orang sedekah pasti nggak butuh bicara, kalau banyak bicara atau sekedar di batin saja sudah dianggap tidak ikhlas.
Tapi semakin ke sini kok rasa-rasanya makin aneh, Coba lihat gambar di bawah ini!
Nggak terbuka gara-gara internet lambat atau irit pulsa ya? Lol.
Yang punya koneksi cepat malah gagal paham sama gambarnya? Ho..ho..
Jadi maksud gambar di atas adalah begini!
' Ada seorang pengemis lagi kebingungan gara-gara orang yang lewat lalu lalang di depannya bukannya prihatin terus memberi uang atau membantu memberikan solusi, yang ada malah memberikan emoticon 'Like via Facebook' yang banyak kepada pengemis tersebut. '
Sebenarnya kalau anda-anda suka berselancar di facebook pasti tau status seperti gambar di bawah ini:
Gambar di atas ini SALAH SATU CONTOH yang saya maksud, kenapa Prihatin Itu Bukan Sekedar Memberi ' LIKE '. Memang benar bahwa isi statusnya bagus, namun di postingannya juga disuruh Amin, entah ucapan atau tulisan di kolom komentar, dan BUKAN memberi LIKE! Otak anda masih bekerja, bukan? Bisa memahami sebuah instruksi, kan? Atau jangan-jangan anda sangat suka menyalahi aturan?
Mungkin beberapa dari anda belum banyak tau mengenai informasi yang satu ini.
Pada dasarnya semakin banyak like yang ada, semakin senang pemilik status tersebut. Pemilik status tersebut akan menjualnya kepada pebisnis-pebisnis yang membutuhkan like banyak dalam hal pemasaran via social media. Bukannya saya sok tau, tapi karena saya memang tau informasi dalam permainan mencari banyak LIKE tersebut dari salah seorang member yang koar-koar disalah satu grup blogger yang saya ikuti. Mau percaya atau tidak, itulah Bisnis. HA.. HA ..Ha
Disisi lain juga, hal tersebut juga menyebabkan Kontra. Alasannya karena, kenapa orang yang sedang mengalami masa kesulitan malah diSUKAi? Harusnya ditolong secara langsung, entah memberi bantuan berupa uang, atau tenaga bila anda seorang dokter kepada bayinya jika statusnya seperti gambar di atas. Anda dapat langsung tanya kepada pembuat status darimana ia dapat foto atau gambar tersebut. Jangan sampai ternyata pembuat status hanya asal download dan kemudian upload atas dasar mencari sebuah LIKE, yang kemudian hasil LIKE tersebut dijual kepada pebisnis. Makin konyol.
Mulai sekarang, Berpikirlah Cerdas!
Tambahan. Apabila ada orang yang memasang status tentang kesulitan lainnnya, dimohon jangan diberi LIKE. Karena entah anda sadar atau tidak bahwa anda telah menyatakan bahwa anda meng-Amini masa kesulitan mereka. Alangkah lebih baiknya jika anda memberikan komentar yang memotivasi atau berupa bantuan secara langsung kepadanya.
Mungkin beberapa anda ada yang memiliki pemikiran,
" Apakah saya menggunakan metode tersebut dalam mencari LIKE!? "
Saya jawab,
Tidak akan pernah! Karena pada dasarnya cara tersebut adalah kotor, dan menipu kepolosan hati seseorang bukan hobi saya.
Alur Penipu kan seperti ini:
Awalmya mencoba-coba menipu >> Berhasil dan Ketagihan >> Selamanya akan terus-menerus Menipu.
Sekian dari saya. Semoga artikel ini dapat membuka pemikiran anda dalam menentukan status mana yang patut diberi LIKE.
Jika anda merasa tidak sepakat dengan pendapat saya ini, SILAKAN anda beropini mengungkapkan rasa keberatan anda tersebut. Opini anda sangat saya butuhkan.
Terimakasih juga atas kunjungannya. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
Efektivitas Komunikasi Publik Di Era Sekarang atau Masa Kini
0
Publik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sebuah nomina (kata benda) yang artinya orang banyak (umum); semua orang yang datang (menonton, mengunjungi, dan sebagainya). Sedangkan menurut Niels Mulder publik adalah pihak yang menerima, dan karena pembangunan ekonomi adalah tujuan kebijakan yang paling menonjol, maka bisnis dan negara atau politik uanglah yang menjadi pemain utama dalam gelanggang politik.
Merujuk dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa komunikasi publik memiliki arti sebagai komunikasi yang dilakukan oleh seorang atau lebih pembicara yang dilakukan di depan orang banyak. Komunikasi publik biasanya menyampaikan sebuah informasi, ajakan, atau gagasan. Komunikasi publik hampir sama dengan komunikasi massa, namun publik memiliki cakupan yang lebih luas dibanding komunikasi massa yang hanya menggunakan media massa sebagai sarana penyampaiannya. Dalam komunikasi publik, sarananya dapat berupa orasi pada sebuah rapat umum atau aksi demonstrasi atau media massa. Media massa merupakan sarana yang tepat untuk melakukan komunikasi publik dikarenakan mudahnya orang - orang mengakses berbagai macam media massa dengan fasilitas yang dimilikinya.
Saat ini kita hidup dimasa teknologi sangatlah berpengaruh pada kehidupan manusia. Begitu pula dalam proses komunikasi, banyak komunikasi yang bisa dilakukan tanpa harus tatap muka, melainkan menggunakan sarana yang lain. Media massa merupakan salah satu sarana yang sering digunakan untuk melancarkan proses komunikasi publik. Koran, televisi, web, blog, dan lain sebagainya adalah contoh media yang digunakan sebagai sarana penyampaian pesan yang ditujukan untuk orang banyak. Contoh bentuk komunikasi publik adalah sebuah kampanye yang dilakukan oleh seorang calon legislatif. Seorang calon legislatif harusnya dikenal oleh masyarakatnya agar mendapatkan hati banyak orang untuk memilih namanya sebagai salah satu anggota badan legislatif sehingga selain melaksanakan orasi di berbagai kota agar masyarakat mengenal dirinya, dia juga menggunakan televisi sebagai sarana kampanye. Menurut saya pribadi, hal itu sangatlah efektif karena dewasa ini komunikasi publik sangatlah mudah untuk dilakukan dengan menggunakan sarana media massa dan teknologi yang mumpuni seperti sekarang ini.
Contoh berikutnya yang sangat simple adalah iklan – iklan produk makanan atau apapun yang kini marak sekali kita jumpai di banyak media massa. Daripada mereka harus memberikan promosi dengan cara berkeliling memberikan sample uji coba produk mereka alangkah lebih baik kalau kita menggunakan media massa sebagai sarana untuk mempromosikan produk tersebut, hanya dengan kata – kata atau gambar atau sebuah dialog yang kita rasa cukup untuk membangkitkan keinginan dari si pembaca, kita sudah dapat menarik banyak konsumen untuk membeli produk tersebut.
Belum lama ini kita pasti telah mendengar berita tentang sebuah obyek wisata Taman Bunga Amarylis di Dusun Ngasemayu, Desa Salam, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang dirusak oleh sebagian orang yang berkunjung disana. Taman bunga tersebut menjadi perhatian banyak traveler setelah seseorang mengunggah keindahan taman bunga itu ke media sosial. Tidak lama setelah itu sekitar 1500 pengunjung datang untuk melihat langsung keindahan taman bunga tersebut, namun bukan hanya melihat melainkan para pengunjung mengabadikan momen tersebut dengan cara berfoto ditengah taman bunga itu yang berakibat rusaknya sebagian bunga karena diinjak – injak oleh pengunjung taman bunga tersebut. Bagaimana para pengunjung dapat mengetahui ada obyek wisata baru di Gunung Kidul adalah salah satu bentuk komunikasi publik. Kita dapat mengetahui berita tersebut juga dikarenakan banyaknya pihak yang menjadikan kasus tersebut sebagai sebuah berita yang diunggah ke media sosial kemudian kita dapat mengaksesnya, itu juga merupakan suatu bentuk komunikasi publik menggunakan sarana media sosial.
Pada zaman dimana teknologi belum begitu lengkap seperti sekarang, komunikasi publik cenderung lebih susah untuk dilaksanakan. Hal itu dibuktikan dengan kampanye politik yang dilakukan tidak se maksimal seperti sekarang dikarenakan banyaknya warga yang tidak mengetahui adanya kampanye di daerahnya. Sedangkan saat ini kampanye dapat dilakukan dengan mudah dan mengundang banyak massa karena penyebaran berita atau informasi yang sangat cepat dan mudah di akses untuk masyarakat. Jadi masyarakat lebih mudah untuk mengetahui jadwal kampanye atau orasi yang dilakukan di daerahnya.
Kesimpulannya, dengan adanya teknologi yang sangat memudahkan seperti sekarang ini saya rasa komunikasi publik dapat dilaksanakan dengan sangat mudah dan cepat. Seperti yang kita ketahui saat ini media massa seperti internet dengan segala piranti sosialnya dapat kita manfaatkan sebagai sarana komunikasi publik, begitu banyak manfaat yang dapat kita terima seperti lebih banyaknya orang yang akan mengerti apa yang kita informasikan, serta cepatnya orang lain menerima informasi yang kita unggah. Namun dari berbagai macam manfaat yang kita terima, kita harus tetap menggunakan dan memanfaatkannya dengan penuh tanggung jawab agar komunikasi yang kita lakukan lebih efektif.
Sumber:
- www.wikipedia.org
- www.Tribunjogja.com
- www.google.co.id
Komunikasi adalah proses pertukaran pesan atau informasi dari pihak yang memberi pesan atau informasi kepada pihak yang menerimanya. Menurut Harold Laswell komunikasi adalah “Who says what in which channel to whom with what effect?” yang artinya “Siapa mengatakan apa dengan saluran apa kepada siapa dengan pengaruh bagaimana?”.
Sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa setiap manusia tidak dapat tidak berkomunikasi. Komunikasi dapat digolongkan menjadi beberapa bentuk:
Sudah tidak dapat dipungkiri lagi bahwa setiap manusia tidak dapat tidak berkomunikasi. Komunikasi dapat digolongkan menjadi beberapa bentuk:
- Yang pertama adalah komunikasi intrapersonal. Komunikasi intrapersonal adalah komunikasi yang dilakukan oleh seseorang kepada dirinya sendiri atau kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam bentuk doa.
- Yang kedua adalah komunikasi interpersonal. Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan oleh 2 sampai 3 orang yang memiliki kedekatan pribadi yang dekat sehingga kemungkinan memiliki pengertian satu sama lain.
- Yang ketiga adalah komunikasi kelompok. Komunikasi kelompok tidak jauh berbeda dengan komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok dilakukan 2 orang atau lebih yang juga memiliki kedekatan pribadi yang cukup dekat namun memiliki struktur yang tidak formal.
- Selanjutnya ada komunikasi organisasi. Komunikasi organisasi adalah komunikasi yang dilakukan dengan tujuan tercapainya visi oleh sebuah organisasi, komunikasi dalam bentuk ini dilakukan oleh beberapa orang yang tidak memiliki kedekatan pribadi seperti yang ada dalam komunikasi interpersonal dan komunikasi kelompok. Komunikasi ini juga dilakukan secara terstruktur dan sifatnya formal.
- Yang berikutnya adalah komunikasi publik. Komunikasi publik ini dilakukan oleh seorang pembicara di depan orang banyak, komunikasi publik biasanya berbentuk sebuah gagasan, ajakan, dan lain sebagainya. Komunikasi publik yang dilakukan dengan menggunakan media massa sering disebut dengan komunikasi massa.
Merujuk dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa komunikasi publik memiliki arti sebagai komunikasi yang dilakukan oleh seorang atau lebih pembicara yang dilakukan di depan orang banyak. Komunikasi publik biasanya menyampaikan sebuah informasi, ajakan, atau gagasan. Komunikasi publik hampir sama dengan komunikasi massa, namun publik memiliki cakupan yang lebih luas dibanding komunikasi massa yang hanya menggunakan media massa sebagai sarana penyampaiannya. Dalam komunikasi publik, sarananya dapat berupa orasi pada sebuah rapat umum atau aksi demonstrasi atau media massa. Media massa merupakan sarana yang tepat untuk melakukan komunikasi publik dikarenakan mudahnya orang - orang mengakses berbagai macam media massa dengan fasilitas yang dimilikinya.
Saat ini kita hidup dimasa teknologi sangatlah berpengaruh pada kehidupan manusia. Begitu pula dalam proses komunikasi, banyak komunikasi yang bisa dilakukan tanpa harus tatap muka, melainkan menggunakan sarana yang lain. Media massa merupakan salah satu sarana yang sering digunakan untuk melancarkan proses komunikasi publik. Koran, televisi, web, blog, dan lain sebagainya adalah contoh media yang digunakan sebagai sarana penyampaian pesan yang ditujukan untuk orang banyak. Contoh bentuk komunikasi publik adalah sebuah kampanye yang dilakukan oleh seorang calon legislatif. Seorang calon legislatif harusnya dikenal oleh masyarakatnya agar mendapatkan hati banyak orang untuk memilih namanya sebagai salah satu anggota badan legislatif sehingga selain melaksanakan orasi di berbagai kota agar masyarakat mengenal dirinya, dia juga menggunakan televisi sebagai sarana kampanye. Menurut saya pribadi, hal itu sangatlah efektif karena dewasa ini komunikasi publik sangatlah mudah untuk dilakukan dengan menggunakan sarana media massa dan teknologi yang mumpuni seperti sekarang ini.
Contoh berikutnya yang sangat simple adalah iklan – iklan produk makanan atau apapun yang kini marak sekali kita jumpai di banyak media massa. Daripada mereka harus memberikan promosi dengan cara berkeliling memberikan sample uji coba produk mereka alangkah lebih baik kalau kita menggunakan media massa sebagai sarana untuk mempromosikan produk tersebut, hanya dengan kata – kata atau gambar atau sebuah dialog yang kita rasa cukup untuk membangkitkan keinginan dari si pembaca, kita sudah dapat menarik banyak konsumen untuk membeli produk tersebut.
Belum lama ini kita pasti telah mendengar berita tentang sebuah obyek wisata Taman Bunga Amarylis di Dusun Ngasemayu, Desa Salam, Kecamatan Patuk, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang dirusak oleh sebagian orang yang berkunjung disana. Taman bunga tersebut menjadi perhatian banyak traveler setelah seseorang mengunggah keindahan taman bunga itu ke media sosial. Tidak lama setelah itu sekitar 1500 pengunjung datang untuk melihat langsung keindahan taman bunga tersebut, namun bukan hanya melihat melainkan para pengunjung mengabadikan momen tersebut dengan cara berfoto ditengah taman bunga itu yang berakibat rusaknya sebagian bunga karena diinjak – injak oleh pengunjung taman bunga tersebut. Bagaimana para pengunjung dapat mengetahui ada obyek wisata baru di Gunung Kidul adalah salah satu bentuk komunikasi publik. Kita dapat mengetahui berita tersebut juga dikarenakan banyaknya pihak yang menjadikan kasus tersebut sebagai sebuah berita yang diunggah ke media sosial kemudian kita dapat mengaksesnya, itu juga merupakan suatu bentuk komunikasi publik menggunakan sarana media sosial.
Pada zaman dimana teknologi belum begitu lengkap seperti sekarang, komunikasi publik cenderung lebih susah untuk dilaksanakan. Hal itu dibuktikan dengan kampanye politik yang dilakukan tidak se maksimal seperti sekarang dikarenakan banyaknya warga yang tidak mengetahui adanya kampanye di daerahnya. Sedangkan saat ini kampanye dapat dilakukan dengan mudah dan mengundang banyak massa karena penyebaran berita atau informasi yang sangat cepat dan mudah di akses untuk masyarakat. Jadi masyarakat lebih mudah untuk mengetahui jadwal kampanye atau orasi yang dilakukan di daerahnya.
Kesimpulannya, dengan adanya teknologi yang sangat memudahkan seperti sekarang ini saya rasa komunikasi publik dapat dilaksanakan dengan sangat mudah dan cepat. Seperti yang kita ketahui saat ini media massa seperti internet dengan segala piranti sosialnya dapat kita manfaatkan sebagai sarana komunikasi publik, begitu banyak manfaat yang dapat kita terima seperti lebih banyaknya orang yang akan mengerti apa yang kita informasikan, serta cepatnya orang lain menerima informasi yang kita unggah. Namun dari berbagai macam manfaat yang kita terima, kita harus tetap menggunakan dan memanfaatkannya dengan penuh tanggung jawab agar komunikasi yang kita lakukan lebih efektif.
Sumber:
- www.wikipedia.org
- www.Tribunjogja.com
- www.google.co.id
By : Ciel
Sikap Gengsi Membunuh Kesuksesan dan Kekerabatan
0
Ada orang menilai seseorang dari penampilan luarnya saja tanpa melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pernahkah kalian membaca tulisan atau mendengar seseorang bercerita mengenai belajar dari buah-buahan? Salah satunya menyebutkan perbandingan antara buah duren dengan kedondong.
Duren walaupun luarnya penuh duri tajam tapi di dalamnya lembut dan manis. Sedangkan kedondong luarnya mulus, tapi rasanya agak asam dan bijinya berduri pula.
Maksudnya adalah jangan pernah menilai seseorang atau organisasi dari penampilan luarnya saja. Cobalah untuk memasukinya lebih dalam.
Hal itulah yang membuat saya miris sebenarnya.
Kenapa kita harus memilih teman dan membedakan satu orang dengan lainnya? Boleh, asalkan itu demi kebaikan masa depan yang baik, misal memilih teman yang sholeh. Tapi, apabila itu berhubungan dengan gengsi, apakah iya itu harus dilakukan juga?
Gengsi merupakan sebuah penyakit sebagian warga Indonesia. Dimana kesenjangan sosial menjadi beban hidup seseorang. Orang kaya memamerkan kekayaannya, sedangkan orang miskin mencoba bersanding seperti gaya hidup orang kaya dengan cara yang bisa dibilang ekstrim, misal menggadaikan barang atau utang kesana kemari. Bahkan lebih ekstrimnya sampai berani mencuri barang milik orang lain dan menjual diri alias menjadi PSK.
Hapuslah rasa gengsi itu. Apabila ada teman yang tidak mau bermain dengan kalian karena perbedaan kesenjangan ekonomi, silakan jauhi mereka. Ingat bahwa,
' Teman yang baik adalah mereka yang mau menerima kita apa adanya '
Menjadi diri sendiri itu seperti apa? Yang pastinya bukan seperti robot. Disuruh ini mau, disuruh itu mau, disuruh masuk sumur mau. Tapi, ini bukan soal pendidikan, "Jika guru atau dosen menyuruh mengerjakan tugas, ya harus dikerjakan". Tapi ini tentang bersosial dengan teman atau pacar. Bila teman atau pacar merubah kalian menjadi buruk, menjauhlah dari mereka. Di dunia ini tidak butuh sampah seperti mereka. Di dunia ini membutuhkan orang-orang yang rasa sosial, simpati, peduli, dan keaktifannya tinggi. Jangan pedulikan ajakan buruk mereka, bangun dan berkaryalah.
Pribadi yang baik adalah yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Tapi bukan bermanfaat seperti robot.
Jangan memilih teman karena status sosialnya, tapi pilih yang tinggi pemikiran dan hatinya. Saya ingatkan lagi bahwa,
' Teman yang baik adalah mereka yang mau menerima kita apa adanya '
Apa adanya? Apa adanya disini bukan terus kejelekan kita, tapi apa adanya mengenai kesenjangan sosial.
Renungan:
Gengsi dapat menghambat atau menutup kesuksesan seseorang. Jadilah diri sendiri. Kesuksesan bukan diukur dari apa yang kita miliki sekarang, tapi apa yang kita miliki kita dimasa depan. Jika sudah sukses jangan takabur dan sombong, berani berbagi. Namun apabila kalian mau kesuksesan itu diambil kembali oleh Tuhan, silakan takabur dan sombong.
Duren walaupun luarnya penuh duri tajam tapi di dalamnya lembut dan manis. Sedangkan kedondong luarnya mulus, tapi rasanya agak asam dan bijinya berduri pula.
Maksudnya adalah jangan pernah menilai seseorang atau organisasi dari penampilan luarnya saja. Cobalah untuk memasukinya lebih dalam.
Hal itulah yang membuat saya miris sebenarnya.
Kenapa kita harus memilih teman dan membedakan satu orang dengan lainnya? Boleh, asalkan itu demi kebaikan masa depan yang baik, misal memilih teman yang sholeh. Tapi, apabila itu berhubungan dengan gengsi, apakah iya itu harus dilakukan juga?
Gengsi merupakan sebuah penyakit sebagian warga Indonesia. Dimana kesenjangan sosial menjadi beban hidup seseorang. Orang kaya memamerkan kekayaannya, sedangkan orang miskin mencoba bersanding seperti gaya hidup orang kaya dengan cara yang bisa dibilang ekstrim, misal menggadaikan barang atau utang kesana kemari. Bahkan lebih ekstrimnya sampai berani mencuri barang milik orang lain dan menjual diri alias menjadi PSK.
Hapuslah rasa gengsi itu. Apabila ada teman yang tidak mau bermain dengan kalian karena perbedaan kesenjangan ekonomi, silakan jauhi mereka. Ingat bahwa,
' Teman yang baik adalah mereka yang mau menerima kita apa adanya '
JADILAH DIRI SENDIRI
Menjadi diri sendiri itu seperti apa? Yang pastinya bukan seperti robot. Disuruh ini mau, disuruh itu mau, disuruh masuk sumur mau. Tapi, ini bukan soal pendidikan, "Jika guru atau dosen menyuruh mengerjakan tugas, ya harus dikerjakan". Tapi ini tentang bersosial dengan teman atau pacar. Bila teman atau pacar merubah kalian menjadi buruk, menjauhlah dari mereka. Di dunia ini tidak butuh sampah seperti mereka. Di dunia ini membutuhkan orang-orang yang rasa sosial, simpati, peduli, dan keaktifannya tinggi. Jangan pedulikan ajakan buruk mereka, bangun dan berkaryalah.
Pribadi yang baik adalah yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Tapi bukan bermanfaat seperti robot.
Jangan memilih teman karena status sosialnya, tapi pilih yang tinggi pemikiran dan hatinya. Saya ingatkan lagi bahwa,
' Teman yang baik adalah mereka yang mau menerima kita apa adanya '
Apa adanya? Apa adanya disini bukan terus kejelekan kita, tapi apa adanya mengenai kesenjangan sosial.
Renungan:
Gengsi dapat menghambat atau menutup kesuksesan seseorang. Jadilah diri sendiri. Kesuksesan bukan diukur dari apa yang kita miliki sekarang, tapi apa yang kita miliki kita dimasa depan. Jika sudah sukses jangan takabur dan sombong, berani berbagi. Namun apabila kalian mau kesuksesan itu diambil kembali oleh Tuhan, silakan takabur dan sombong.
By : Ciel




