Tampilkan postingan dengan label Remaja. Tampilkan semua postingan
Prihatin atau Peduli Itu Bukan Sekedar Memberi LIKE
0
Nggak terbuka gara-gara internet lambat atau irit pulsa ya? Lol.
Yang punya koneksi cepat malah gagal paham sama gambarnya? Ho..ho..
Jadi maksud gambar di atas adalah begini!
' Ada seorang pengemis lagi kebingungan gara-gara orang yang lewat lalu lalang di depannya bukannya prihatin terus memberi uang atau membantu memberikan solusi, yang ada malah memberikan emoticon 'Like via Facebook' yang banyak kepada pengemis tersebut. '
Sebenarnya kalau anda-anda suka berselancar di facebook pasti tau status seperti gambar di bawah ini:
Gambar di atas ini SALAH SATU CONTOH yang saya maksud, kenapa Prihatin Itu Bukan Sekedar Memberi ' LIKE '. Memang benar bahwa isi statusnya bagus, namun di postingannya juga disuruh Amin, entah ucapan atau tulisan di kolom komentar, dan BUKAN memberi LIKE! Otak anda masih bekerja, bukan? Bisa memahami sebuah instruksi, kan? Atau jangan-jangan anda sangat suka menyalahi aturan?
Mungkin beberapa dari anda belum banyak tau mengenai informasi yang satu ini.
Pada dasarnya semakin banyak like yang ada, semakin senang pemilik status tersebut. Pemilik status tersebut akan menjualnya kepada pebisnis-pebisnis yang membutuhkan like banyak dalam hal pemasaran via social media. Bukannya saya sok tau, tapi karena saya memang tau informasi dalam permainan mencari banyak LIKE tersebut dari salah seorang member yang koar-koar disalah satu grup blogger yang saya ikuti. Mau percaya atau tidak, itulah Bisnis. HA.. HA ..Ha
Disisi lain juga, hal tersebut juga menyebabkan Kontra. Alasannya karena, kenapa orang yang sedang mengalami masa kesulitan malah diSUKAi? Harusnya ditolong secara langsung, entah memberi bantuan berupa uang, atau tenaga bila anda seorang dokter kepada bayinya jika statusnya seperti gambar di atas. Anda dapat langsung tanya kepada pembuat status darimana ia dapat foto atau gambar tersebut. Jangan sampai ternyata pembuat status hanya asal download dan kemudian upload atas dasar mencari sebuah LIKE, yang kemudian hasil LIKE tersebut dijual kepada pebisnis. Makin konyol.
Mulai sekarang, Berpikirlah Cerdas!
Tambahan. Apabila ada orang yang memasang status tentang kesulitan lainnnya, dimohon jangan diberi LIKE. Karena entah anda sadar atau tidak bahwa anda telah menyatakan bahwa anda meng-Amini masa kesulitan mereka. Alangkah lebih baiknya jika anda memberikan komentar yang memotivasi atau berupa bantuan secara langsung kepadanya.
Mungkin beberapa anda ada yang memiliki pemikiran,
" Apakah saya menggunakan metode tersebut dalam mencari LIKE!? "
Saya jawab,
Tidak akan pernah! Karena pada dasarnya cara tersebut adalah kotor, dan menipu kepolosan hati seseorang bukan hobi saya.
Alur Penipu kan seperti ini:
Awalmya mencoba-coba menipu >> Berhasil dan Ketagihan >> Selamanya akan terus-menerus Menipu.
Sekian dari saya. Semoga artikel ini dapat membuka pemikiran anda dalam menentukan status mana yang patut diberi LIKE.
Jika anda merasa tidak sepakat dengan pendapat saya ini, SILAKAN anda beropini mengungkapkan rasa keberatan anda tersebut. Opini anda sangat saya butuhkan.
Terimakasih juga atas kunjungannya. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Entah kenapa, rasa-rasanya orang-orang zaman sekarang kebanyakan mulai pada aneh plus kolot ya? Kemungkinan pada sekolah hanya fokus pada mata pelajaran atau kuliah yang diajarkan, jadi rasa sosialnya hanya sekedar cari muka alias gaya-gayaan saja. Atau mungkin memang benar bahwa sekarang lagi fase dimana 'zaman edan' sedang mewabah, kalau nggak gila ya mati.
Namanya orang sedekah pasti nggak butuh bicara, kalau banyak bicara atau sekedar di batin saja sudah dianggap tidak ikhlas.
Tapi semakin ke sini kok rasa-rasanya makin aneh, Coba lihat gambar di bawah ini!
Nggak terbuka gara-gara internet lambat atau irit pulsa ya? Lol.
Yang punya koneksi cepat malah gagal paham sama gambarnya? Ho..ho..
Jadi maksud gambar di atas adalah begini!
' Ada seorang pengemis lagi kebingungan gara-gara orang yang lewat lalu lalang di depannya bukannya prihatin terus memberi uang atau membantu memberikan solusi, yang ada malah memberikan emoticon 'Like via Facebook' yang banyak kepada pengemis tersebut. '
Sebenarnya kalau anda-anda suka berselancar di facebook pasti tau status seperti gambar di bawah ini:
Gambar di atas ini SALAH SATU CONTOH yang saya maksud, kenapa Prihatin Itu Bukan Sekedar Memberi ' LIKE '. Memang benar bahwa isi statusnya bagus, namun di postingannya juga disuruh Amin, entah ucapan atau tulisan di kolom komentar, dan BUKAN memberi LIKE! Otak anda masih bekerja, bukan? Bisa memahami sebuah instruksi, kan? Atau jangan-jangan anda sangat suka menyalahi aturan?
Mungkin beberapa dari anda belum banyak tau mengenai informasi yang satu ini.
Pada dasarnya semakin banyak like yang ada, semakin senang pemilik status tersebut. Pemilik status tersebut akan menjualnya kepada pebisnis-pebisnis yang membutuhkan like banyak dalam hal pemasaran via social media. Bukannya saya sok tau, tapi karena saya memang tau informasi dalam permainan mencari banyak LIKE tersebut dari salah seorang member yang koar-koar disalah satu grup blogger yang saya ikuti. Mau percaya atau tidak, itulah Bisnis. HA.. HA ..Ha
Disisi lain juga, hal tersebut juga menyebabkan Kontra. Alasannya karena, kenapa orang yang sedang mengalami masa kesulitan malah diSUKAi? Harusnya ditolong secara langsung, entah memberi bantuan berupa uang, atau tenaga bila anda seorang dokter kepada bayinya jika statusnya seperti gambar di atas. Anda dapat langsung tanya kepada pembuat status darimana ia dapat foto atau gambar tersebut. Jangan sampai ternyata pembuat status hanya asal download dan kemudian upload atas dasar mencari sebuah LIKE, yang kemudian hasil LIKE tersebut dijual kepada pebisnis. Makin konyol.
Mulai sekarang, Berpikirlah Cerdas!
Tambahan. Apabila ada orang yang memasang status tentang kesulitan lainnnya, dimohon jangan diberi LIKE. Karena entah anda sadar atau tidak bahwa anda telah menyatakan bahwa anda meng-Amini masa kesulitan mereka. Alangkah lebih baiknya jika anda memberikan komentar yang memotivasi atau berupa bantuan secara langsung kepadanya.
Mungkin beberapa anda ada yang memiliki pemikiran,
" Apakah saya menggunakan metode tersebut dalam mencari LIKE!? "
Saya jawab,
Tidak akan pernah! Karena pada dasarnya cara tersebut adalah kotor, dan menipu kepolosan hati seseorang bukan hobi saya.
Alur Penipu kan seperti ini:
Awalmya mencoba-coba menipu >> Berhasil dan Ketagihan >> Selamanya akan terus-menerus Menipu.
Sekian dari saya. Semoga artikel ini dapat membuka pemikiran anda dalam menentukan status mana yang patut diberi LIKE.
Jika anda merasa tidak sepakat dengan pendapat saya ini, SILAKAN anda beropini mengungkapkan rasa keberatan anda tersebut. Opini anda sangat saya butuhkan.
Terimakasih juga atas kunjungannya. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
5 Hal yang Biasa Dilakukan Siswa Saat Tengah Bolos Sekolah
0
Masa sekolah tau sendirikan, jarang ada anak yang memiliki pemikiran untuk mencari pekerjaan yang menghasilkan uang, kecuali bagi mereka yang keluarganya memang kurang mampu. Jadi, banyak siswa maupun siswi yang setiap harinya hanya memikirkan main, main, dan main saja. Selama uang saku cukup untuk digelontorkan sebagai dana pemuas nafsu belaka. Tugas-tugas dikerjakan saat hari H, itupun di sekolah bukan di rumah, tepatnya sebelum bel masuk berbunyi atau pada saat pelajaran lain berlangsung.
Ya, itulah sedikit cerita kelam saya waktu sekolah dulu.
Baca juga > 6 Cara Bolos Sekolah dan Cara Mengantisipasinya
Oke kembali ke topik.
Apa saja yang biasa atau bahkan sering dilakukan seorang siswa ketika tengah membolos? Dan ini lah kebiasaan itu, yang saya ambil dari pengalaman dan observasi lapangan. Silakan anda baca:
1. Nongkrong
Tempat yang biasa untuk nongkrong adalah spot yang cocok untuk bicara dengan nada keras, bebas merokok, bisa lama, dan ada sumber airnya untuk menghilangkan rasa haus, misal: borjo, mall, angkringan, warung makan langganan, dan lain-lain.
2. Main Game di Gamenet
Kebiasaan ini biasa dilakukan anak sekolah dengan emblem seorang gamers. Bahkan dimulai dari jam sekolah hingga maghrib untuk bolos atau bahkan sampai malam merelakan waktu berharga hanya untuk main game di gamenet dengan teman-teman gamers lainnya. Ya, inilah kebiasaan siswa-siswa dengan jiwa sebagai gamers yang kebablasan.
3. Pacaran
Ini khusus yang punya pacar. Karena yang jomblo, mustahil. Namanya juga jomblo.
Bagi yang memiliki pacar, mereka sebelumnya akan saling janjian terlebih dahulu. Setelah saling setuju untuk ketemuan mereka akan bertemu di sesuatu tempat. Khususnya cewek, biasanya sang cewek melarikan diri dari sekolah dengan teman sesama ceweknya, dan kemudian setelah si cewek bertemu dengan cowoknya, temannya akan pergi entah kemana. Karena tugas utama temannya hanya mengantarkannya keluar dari sekolah saja agar tidak terjadi kecurigaan oleh guru piket.
Posisi sudah bertemu pacarnya, kemudian ada enam opsi tempat familiar yang akan didatangi saat bolos sekolah bersama pacar:
Pertama >> Bioskop (non mall)
Kedua >> Mall (plus bioskop)
Ketiga >> Kost cowoknya
Keempat >> Warnet
Kelima >> Taman
Terakhir >> Tempat sepi
4. Pulang ke Rumah
Mumpung rumah sepi, orang tua sibuk kerja, kakak kuliah, adik sekolah, pembantu pun tak punya. Solusi terbaik adalah pulang ke rumah.
Di rumah bisa tidur, main PS, nonton film, dan hal lainnya sampai orang tua dan saudara pulang ke rumah. Ketika ditanya, "kok pulang duluan? Biasanya sekolah kamu pulang terkhir karena ada les tambahan." Dengan entengnya menjawab, "Ada rapat guru, jadi siswanya disuruh belajar di rumah." Dan orang tua pun percaya tanpa ada menaruh rasa curiga.
5. Baca Buku di Toko Buku
Kebiasaan aktivitas anak teladan yang bosan dengan suasana sekolah adalah bolos di Toko Buku. Walaupun membolos tapi masih positif.
Toko buku menjadi sasaran mereka karena di tempat inilah mereka dapat mengisi waktu dan menambah ilmu. Disini juga tidak ada razia, jadi aman.
Untuk saat ini, hanya ada 5 kebiasaan bolos siswa di tengah jam belajar sekolah masih berlangsung yang dapat saya sampaikan.
Faktanya, hingga saat ini masih banyak anak yang tidak dapat bersekolah karena keterbatasan biaya, sementara para pelajar yang orang tuanya mampu menyekolahkan malah tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Pertanyaan saya pada anda,
Pedulikah anda dengan nasib anda kedepan dan usaha orang tua anda yang selama ini banting tulang setiap hari demi membiayai anda sekolah?
Dan jangan lupa akan adanya Razia siswa dan siswi yang bolos karena ketahuan menggunakan seragam sekolah. Saran saya, ketika mau bolos siap-siap bawa baju ganti. Lol.
Bolos itu sebenarnya ada benarnya juga, jika memang pikiran otak dalam kepala sudah siap mau pecah. Tapi harus positif dan menghasilkan. Oke. LOL. Yang intinya, jangan pernah membolos jika tidak ada manfaat atau faktor X.
Sekian dari saya. Jika ada salah dalam penyampaiaan atau penulisan saya mohon maaf.
Yang ingin menambahkan juga saya persilakan, tulis di kolom komentar di bawah postingan ini. Masukan atau kritikan anda sangat bermanfaat untuk kehidupan blog ini. He..he..
Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Orang bolos identik dengan rasa kebosanan, saya sendiripun juga pernah mengalami. Karena Alhamdulillah orang tua punya biaya buat bayar sekolah saya. Tapi sayangnya, perasaan bosan dengan suasana sekolah tetap saja muncul. Padahal sudah punya niat untuk tidak menyia-nyiakan uang yang dikeluarkan orang tua untuk menyekolahkan 'anaknya' (saya).
Masa sekolah tau sendirikan, jarang ada anak yang memiliki pemikiran untuk mencari pekerjaan yang menghasilkan uang, kecuali bagi mereka yang keluarganya memang kurang mampu. Jadi, banyak siswa maupun siswi yang setiap harinya hanya memikirkan main, main, dan main saja. Selama uang saku cukup untuk digelontorkan sebagai dana pemuas nafsu belaka. Tugas-tugas dikerjakan saat hari H, itupun di sekolah bukan di rumah, tepatnya sebelum bel masuk berbunyi atau pada saat pelajaran lain berlangsung.
Ya, itulah sedikit cerita kelam saya waktu sekolah dulu.
Baca juga > 6 Cara Bolos Sekolah dan Cara Mengantisipasinya
Oke kembali ke topik.
Apa saja yang biasa atau bahkan sering dilakukan seorang siswa ketika tengah membolos? Dan ini lah kebiasaan itu, yang saya ambil dari pengalaman dan observasi lapangan. Silakan anda baca:
1. Nongkrong
Biasanya sudah janjian sebelumnya dengan teman sekelas atau teman lingkup satu sekolah atau teman beda sekolah untuk bolos dan kumpul di tempat nongkrong pada saat jam belajar sekolahan masih berjalan.
Tempat yang biasa untuk nongkrong adalah spot yang cocok untuk bicara dengan nada keras, bebas merokok, bisa lama, dan ada sumber airnya untuk menghilangkan rasa haus, misal: borjo, mall, angkringan, warung makan langganan, dan lain-lain.
2. Main Game di Gamenet
Untuk anak yang nakal, suka berkelahi, dan suka tawuran, sedikit kemungkinan untuk mampir atau bolos ke gamenet. Karena itu memang bukan hobi mereka.
Kebiasaan ini biasa dilakukan anak sekolah dengan emblem seorang gamers. Bahkan dimulai dari jam sekolah hingga maghrib untuk bolos atau bahkan sampai malam merelakan waktu berharga hanya untuk main game di gamenet dengan teman-teman gamers lainnya. Ya, inilah kebiasaan siswa-siswa dengan jiwa sebagai gamers yang kebablasan.
3. Pacaran
Ini khusus yang punya pacar. Karena yang jomblo, mustahil. Namanya juga jomblo.
Bagi yang memiliki pacar, mereka sebelumnya akan saling janjian terlebih dahulu. Setelah saling setuju untuk ketemuan mereka akan bertemu di sesuatu tempat. Khususnya cewek, biasanya sang cewek melarikan diri dari sekolah dengan teman sesama ceweknya, dan kemudian setelah si cewek bertemu dengan cowoknya, temannya akan pergi entah kemana. Karena tugas utama temannya hanya mengantarkannya keluar dari sekolah saja agar tidak terjadi kecurigaan oleh guru piket.
Posisi sudah bertemu pacarnya, kemudian ada enam opsi tempat familiar yang akan didatangi saat bolos sekolah bersama pacar:
Pertama >> Bioskop (non mall)
Kedua >> Mall (plus bioskop)
Ketiga >> Kost cowoknya
Keempat >> Warnet
Kelima >> Taman
Terakhir >> Tempat sepi
4. Pulang ke Rumah
Mumpung rumah sepi, orang tua sibuk kerja, kakak kuliah, adik sekolah, pembantu pun tak punya. Solusi terbaik adalah pulang ke rumah.
Di rumah bisa tidur, main PS, nonton film, dan hal lainnya sampai orang tua dan saudara pulang ke rumah. Ketika ditanya, "kok pulang duluan? Biasanya sekolah kamu pulang terkhir karena ada les tambahan." Dengan entengnya menjawab, "Ada rapat guru, jadi siswanya disuruh belajar di rumah." Dan orang tua pun percaya tanpa ada menaruh rasa curiga.
5. Baca Buku di Toko Buku
Kebiasaan aktivitas anak teladan yang bosan dengan suasana sekolah adalah bolos di Toko Buku. Walaupun membolos tapi masih positif.
Toko buku menjadi sasaran mereka karena di tempat inilah mereka dapat mengisi waktu dan menambah ilmu. Disini juga tidak ada razia, jadi aman.
Untuk saat ini, hanya ada 5 kebiasaan bolos siswa di tengah jam belajar sekolah masih berlangsung yang dapat saya sampaikan.
Faktanya, hingga saat ini masih banyak anak yang tidak dapat bersekolah karena keterbatasan biaya, sementara para pelajar yang orang tuanya mampu menyekolahkan malah tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Pertanyaan saya pada anda,
Pedulikah anda dengan nasib anda kedepan dan usaha orang tua anda yang selama ini banting tulang setiap hari demi membiayai anda sekolah?
Dan jangan lupa akan adanya Razia siswa dan siswi yang bolos karena ketahuan menggunakan seragam sekolah. Saran saya, ketika mau bolos siap-siap bawa baju ganti. Lol.
Bolos itu sebenarnya ada benarnya juga, jika memang pikiran otak dalam kepala sudah siap mau pecah. Tapi harus positif dan menghasilkan. Oke. LOL. Yang intinya, jangan pernah membolos jika tidak ada manfaat atau faktor X.
Sekian dari saya. Jika ada salah dalam penyampaiaan atau penulisan saya mohon maaf.
Yang ingin menambahkan juga saya persilakan, tulis di kolom komentar di bawah postingan ini. Masukan atau kritikan anda sangat bermanfaat untuk kehidupan blog ini. He..he..
Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
6 Hal yang Ditakutkan atau Dikhawatirkan Ketika Menjalani LDR
0
Hal yang Ditakutkan atau Dikhawatirkan Ketika Menjalani LDR - LDR singkatan dari Long Distance Relationship, yang dalam bahasa Indonesia artinya 'hubungan jarak jauh' (kurang lebih seperti itu). Saya malah jadi ingin menyanyikan sedikit lirik dari lagunya RAN, yang berjudul Dekat Di Hati. Langsung reff saja :
Keren ya lagunya? Menjiwai sekali liriknya. Iya, menjiwai seperti cinta aku kepadamu. Gzz -_-
Mungkin banyak diantara kalian ada yang merasakan kerinduan dan harap-harap cemas terhadap 'pasangan' (pacar atau suami istri) ketika mereka berada di tempat yang jauh dengan kalian. Sebenarnya itu adalah hal yang wajar, karena saya sendiri juga merasakannya.
Memang sedikit sulit ketika kita ingin memberi tahu agar mereka disana tidak 'nakal' (if you know what i mean). Takutnya malah berpikir atau kita dibilang 'nggak percayaan' (sama pacar) atau apalah. Padahal juga baru pacar, belum juga jadi istri. Tapi, entahlah. Namanya juga cinta ha..ha..ha Lol.
Memang benar, ketika kita berpikiran hal buruk maupun baik, hal itu dapat saja menjadi sebuah kenyataan. Namun, sedikit khawatir juga tidak masalah bukan? Namanya juga .C.I.N.T.A. seperti lagunya dadali, eh bukan, tapi lagunya 'kerispatih' (tambah ngawur). Nah, iya itu ha..ha..ha lagunya D'Bagindas. Lalu apa saja yang saya takutkan atau khawatirkan selama LDR-an:
1. Doi selingkuh
Apa kalian juga merasakan hal yang saya khawatirkan juga? Kalau iya, berarti saya tidak salah menulis kan? Punya pemikiran seperti itu menurut saya adalah suatu hal yang wajar. Begini saja, yang jaraknya dekat saja terkadang juga punya pemikiran seperti itu, apalagi yang jaraknya jauh. Jadi, intinya wajar.
2. Doi sakit
Hewan dan tumbuhan juga bisa sakit, manusia pun sama. Manusia juga bisa sakit. Tapi kalau pacarnya yang sakit, pasti rasanya ingin sekali berada di samping mereka. Ya intinya, merawat mereka sampai sembuh.
3. Hilang kontak
'Hilang kontak bukan berarti handphone atau nomor handphone-nya hilang lho, tapi hilang komunikasi. Jadi, komunikasi kita dengan mereka terputus. Entah karena mereka sibuk atau pura-pura lupa dengan kita, sehingga mereka tidak pernah membalas atau memberi balasan pesan atau telpon kita. Tau kan sekarang maksud saya?' (sebenarnya saya tau kalian paham, sengaja saya jelaskan agar artikel ini menjadi sedikit panjang. Siapa tau juga nantinya jadi artikel nomor satu yang berdiri di halaman pertama search engine ha..ha..ha ngarep.com Lol)
4. Doi nikah sama orang lain
Sebenarnya saya sedih menulis hal nomor empat ini. Karena pada dasarnya, ingin sekali kalau 'doi' (pacar saya) menikahnya hanya dengan saya seorang. Tapi saya sadari bahwa, 'kalau ini sampai terjadi, itu berarti doi bukanlah jodoh saya' (pemikiran sok dewasa, padahal dalam hati menangis dan berharap jangan sampai hal seperti itu terjadi. Namanya juga .C.I.N.T.A.).
5. Doi meninggal
... silakan kalian pahami dan renungkan sendiri. saya malah jadi ingin menangis ...
Oke. Menangisnya berhenti dulu, karena artikelnya belum selesai. Sebenarnya saya hanya ingin bilang satu hal lagi, semoga saja kalian dapat memahami apa yang saya maksud kan.
Jadi, begini. Kita dan 'mereka' (pacar kita, eh bukan, tapi pacar masing-masing) sudah menjalin 'hubungan' (pacar atau suami istri) yang 'lama' (kalau baru sebentar, saya tidak yakin), harusnya tau mengenai sifat dan karakteristik mereka. Kalau sudah tau harusnya kita yakin dengan apa yang mereka lakukan di sana, selama hubungan komunikasi masih lancar. Kalau komunikasi sudah tidak lancar atau sudah putus lama? Berarti ada sesuatu hal yang terjadi pada mereka, mungkin mereka sedang sibuk, positif thinking saja. Oke? Lanjut ya. Memang benar yakin saja tidak cukup, maka itu doakan lah mereka yang baik-baik, contoh: berharap hubungan komunikasi baik, keadaan mereka sehat, tidak selingkuh, tidak nakal lah pokoknya, doakan yang baik-baik saja. Insya Allah, Allah akan mengabulkan semua apa yang kita harapkan. Itu.
Aduh maaf, malah lebih dari satu hal. Sekali lagi maaf ya he..he
Oh iya, ada yang terlewatkan.
6. Kita yang nakal
Paham kan? Kalau belum, saya jelaskan. Setiap orang memiliki titik jenuh, ketika titik jenuh itu akan mencapai puncaknya maka sesuatu hal buruk bisa terjadi. Hal buruknya apa? Kita yang malah selingkuh di belakang pasangan kita. Kok bisa? Ya, ketika kita sudah merasa 'sangat-sangat bosan menunggu' (sampai saya pertebal, karena sudah sampai titik puncak kejenuhan) kehadirannya berada di dekat kita, kita sadar atau tidak akan melampiaskan rasa cinta kita kepada orang lain, tanpa diketahui oleh pasangan kita yang asli. Hal inilah yang paling saya takutkan. Tapi, saya harap dan berdoa semoga hal ini tidak terjadi kepada saya. Amin. Karena saya ingin seperti lagunya Fathin Shidqia Lubis, yang berjudul Aku Memilih Setia, eh tidak jadi, saya ingat kalau lagu itu dari liriknya saja sudah ada indikasi untuk selingkuh.
Hanya sedikit yang bisa saya tulis pada artikel ini. Kalau kalian suka, silakan di-SHARE! ya. Siapa tau juga, ada teman atau saudara kalian merasakan hal yang sama seperti kita atau hanya saya dan membaca artikel ini.
Terimakasih juga sudah rela berkunjung di blog ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
.....
Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku slalu menunggu saat kita akan berjumpa
Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati
.....
Keren ya lagunya? Menjiwai sekali liriknya. Iya, menjiwai seperti cinta aku kepadamu. Gzz -_-
Mungkin banyak diantara kalian ada yang merasakan kerinduan dan harap-harap cemas terhadap 'pasangan' (pacar atau suami istri) ketika mereka berada di tempat yang jauh dengan kalian. Sebenarnya itu adalah hal yang wajar, karena saya sendiri juga merasakannya.
Memang sedikit sulit ketika kita ingin memberi tahu agar mereka disana tidak 'nakal' (if you know what i mean). Takutnya malah berpikir atau kita dibilang 'nggak percayaan' (sama pacar) atau apalah. Padahal juga baru pacar, belum juga jadi istri. Tapi, entahlah. Namanya juga cinta ha..ha..ha Lol.
Memang benar, ketika kita berpikiran hal buruk maupun baik, hal itu dapat saja menjadi sebuah kenyataan. Namun, sedikit khawatir juga tidak masalah bukan? Namanya juga .C.I.N.T.A. seperti lagunya dadali, eh bukan, tapi lagunya 'kerispatih' (tambah ngawur). Nah, iya itu ha..ha..ha lagunya D'Bagindas. Lalu apa saja yang saya takutkan atau khawatirkan selama LDR-an:
1. Doi selingkuh
Apa kalian juga merasakan hal yang saya khawatirkan juga? Kalau iya, berarti saya tidak salah menulis kan? Punya pemikiran seperti itu menurut saya adalah suatu hal yang wajar. Begini saja, yang jaraknya dekat saja terkadang juga punya pemikiran seperti itu, apalagi yang jaraknya jauh. Jadi, intinya wajar.
2. Doi sakit
Hewan dan tumbuhan juga bisa sakit, manusia pun sama. Manusia juga bisa sakit. Tapi kalau pacarnya yang sakit, pasti rasanya ingin sekali berada di samping mereka. Ya intinya, merawat mereka sampai sembuh.
3. Hilang kontak
'Hilang kontak bukan berarti handphone atau nomor handphone-nya hilang lho, tapi hilang komunikasi. Jadi, komunikasi kita dengan mereka terputus. Entah karena mereka sibuk atau pura-pura lupa dengan kita, sehingga mereka tidak pernah membalas atau memberi balasan pesan atau telpon kita. Tau kan sekarang maksud saya?' (sebenarnya saya tau kalian paham, sengaja saya jelaskan agar artikel ini menjadi sedikit panjang. Siapa tau juga nantinya jadi artikel nomor satu yang berdiri di halaman pertama search engine ha..ha..ha ngarep.com Lol)
4. Doi nikah sama orang lain
Sebenarnya saya sedih menulis hal nomor empat ini. Karena pada dasarnya, ingin sekali kalau 'doi' (pacar saya) menikahnya hanya dengan saya seorang. Tapi saya sadari bahwa, 'kalau ini sampai terjadi, itu berarti doi bukanlah jodoh saya' (pemikiran sok dewasa, padahal dalam hati menangis dan berharap jangan sampai hal seperti itu terjadi. Namanya juga .C.I.N.T.A.).
5. Doi meninggal
... silakan kalian pahami dan renungkan sendiri. saya malah jadi ingin menangis ...
...
...
...
Oke. Menangisnya berhenti dulu, karena artikelnya belum selesai. Sebenarnya saya hanya ingin bilang satu hal lagi, semoga saja kalian dapat memahami apa yang saya maksud kan.
Jadi, begini. Kita dan 'mereka' (pacar kita, eh bukan, tapi pacar masing-masing) sudah menjalin 'hubungan' (pacar atau suami istri) yang 'lama' (kalau baru sebentar, saya tidak yakin), harusnya tau mengenai sifat dan karakteristik mereka. Kalau sudah tau harusnya kita yakin dengan apa yang mereka lakukan di sana, selama hubungan komunikasi masih lancar. Kalau komunikasi sudah tidak lancar atau sudah putus lama? Berarti ada sesuatu hal yang terjadi pada mereka, mungkin mereka sedang sibuk, positif thinking saja. Oke? Lanjut ya. Memang benar yakin saja tidak cukup, maka itu doakan lah mereka yang baik-baik, contoh: berharap hubungan komunikasi baik, keadaan mereka sehat, tidak selingkuh, tidak nakal lah pokoknya, doakan yang baik-baik saja. Insya Allah, Allah akan mengabulkan semua apa yang kita harapkan. Itu.
Aduh maaf, malah lebih dari satu hal. Sekali lagi maaf ya he..he
Oh iya, ada yang terlewatkan.
6. Kita yang nakal
Paham kan? Kalau belum, saya jelaskan. Setiap orang memiliki titik jenuh, ketika titik jenuh itu akan mencapai puncaknya maka sesuatu hal buruk bisa terjadi. Hal buruknya apa? Kita yang malah selingkuh di belakang pasangan kita. Kok bisa? Ya, ketika kita sudah merasa 'sangat-sangat bosan menunggu' (sampai saya pertebal, karena sudah sampai titik puncak kejenuhan) kehadirannya berada di dekat kita, kita sadar atau tidak akan melampiaskan rasa cinta kita kepada orang lain, tanpa diketahui oleh pasangan kita yang asli. Hal inilah yang paling saya takutkan. Tapi, saya harap dan berdoa semoga hal ini tidak terjadi kepada saya. Amin. Karena saya ingin seperti lagunya Fathin Shidqia Lubis, yang berjudul Aku Memilih Setia, eh tidak jadi, saya ingat kalau lagu itu dari liriknya saja sudah ada indikasi untuk selingkuh.
Hanya sedikit yang bisa saya tulis pada artikel ini. Kalau kalian suka, silakan di-SHARE! ya. Siapa tau juga, ada teman atau saudara kalian merasakan hal yang sama seperti kita atau hanya saya dan membaca artikel ini.
Terimakasih juga sudah rela berkunjung di blog ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
Seks Bebas Pakai Kondom Dijamin Tidak Membuat Hamil. Kata siapa?
0
Seks Bebas Pakai Kondom Dijamin Tidak Membuat Hamil. Kata siapa? - Awalnya saya baca dari teman facebook yang nge-share artikel tentang kondom membuat si cewek tidak hamil. Karena merasa tidak yakin dengan artikel tersebut yang membahas kedasyatan sebuah kondom, akhirnya saya searching di google dengan kata kunci atau keyword 'bahaya memakai kondom menurut dokter'.
Kemudian saya baca satu per satu artikel orang, ketemu yang sumbernya tanyadok.com. Ada yang bertanya (seorang laki-laki tanpa mencantumkan nama). 'Berhubungan intim dengan tunangan pakai kondom, apakah dapat membuat hamil si wanita?' Saya kutip jawaban dokter di bagian awal sebagai berikut:
"Penggunaan alat kontraseptif untuk mencegah kehamilan dalam bentuk kondom tidak selalu menjamin 100%. Kegagalan pencegahan kehamilan dengan menggunakan kondom dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dapat disebabkan oleh penggunaan yang tidak benar, kondom slip, dan sebagainya"
Nah dari situ saya berpikir, dokternya saja tidak yakin dengan kedasyatan kondom dalam mengantisipasi kehamilan, masa iya saya bisa yakin.
Perhatian!
Artikel ini boleh dilanjutkan dibaca apabila pikirin kalian mengandung energi positif. Apabila mengandung energi negatif, silakan close artikel ini.
Sedikit cerita mengenai pengalaman saya mengikuti seminar tentang Bahaya Seks Bebas Bagi Kaum Remaja (kalau tidak salah temanya mirip seperti itu, maaf soalnya tidak begitu ingat) untuk memperingati hari anti AIDS sedunia di kampus, sekitar 2-3 tahun yang lalu. Setelah selesai seminar, para peserta diberi kondom satu buah oleh panitia dari si pemberi materi. Entah pemberi materi itu dari DinKes (Dinas Kesehatan) atau bukan, saya lupa. Saya merasa ada yang janggal, saat pemberian materi si pemateri bilang bahwa para remaja dituntut untuk menjauhi perbuatan seks bebas, tapi kenapa malah diberi kondom ya? Saya makin bingung, ini disuruh menjauhi apa malah disuruh mendekati? Lama berpikir, akhirnya saya bersedia memasukkan sachet-an kondom tersebut di saku baju. Alhasil, nasib si kondom terbujur lemas di depan OrMawa (Organisasi Mahasiswa), akibat meledak setelah menjadi sebuah balon lengket yang beraroma permen karet.
Dari tulisan di atas dan pengamatan saya setelah melihat kondom, dapat disimpulkan bahwa pemakaian kondom itu sangatlah berbahaya:
1. Dokter tidak yakin bahwa penggunaan kondom 100% tidak menyebabkan hamil. Hamil atau tidak, jangan percaya dengan kondom. Yang harus dipercaya adalah si pria, jika nantinya Kalian (cewek) hamil, apakah si pria mau tanggungjawab? Kalau sudah menikah tidak masalah, tapi kalau belum? Berpikirlah lagi, sebelum nyawa kalian terancam. Ha..ha..ha. Lol.
2. Kondom terbuat dari campuran bahan kimia. Mungkin ada kondom yang diijinkan oleh pemerintah, karena pastinya sudah dilakukan uji klinis. Tapi, kalau yang kondom abal-abal? Bahayanya pada si cewek, dengan adanya bahan kimia yang berbahaya masuk ke daerah vagina, dapat membuat vagina terkontaminasi dan menimbulkan penyakit kemaluan. Wajib cek tanggal kadaluarsa dan nomor ke-ilegal-an.
3. Kondom bocor. Kok bisa ya? Bisa saja. Kondom itu sangatlah tipis, ada beberapa sebab yang membuat kondom menjadi bocor atau rusak: (a) Masa kadaluwarsa, (b) Gesekan di dalam vagina, (c) Ukuran kondom terlalu kecil dengan penis, (d) Dan sebab lainnya.
4. Dan bahaya lainnya yang belum saya ketahui.
-----
Saya pribadi sebenarnya tidak terlalu memusingkan bahwa para remaja banyak yang melakukan seks bebas, karena itu adalah HAK mereka dan pastinya, berani melakukan harus berani juga tanggungjawab. Yang saya khawatirkan adalah diri sendiri. Karena menurut keyakinan, agama saya melarang hal tersebut. Bukannya saya sok suci, ini juga HAK saya untuk mematuhi aturan keyakinan saya.
TENTUKAN PILIHAN KALIAN SEKARANG!!
SEANDAINYA HAMIL SEBELUM MENIKAH, APAKAH KALIAN SIAP MENERIMA RESIKONYA? MALU, HIDUP SENGSARA, DAN BAHKAN NYAWA MENJADI TARUHAN KARENA SI PRIA TIDAK MAU BERTANGGUNG JAWAB. PILIHAN ADA PADA MINDSET KEDEPAN KALIAN MASING-MASING DAN INGATLAH ORANG TUA KALIAN.
Terimakasih sudah berkunjung di blog ini. Jika suka, silakan SHARE! artikel ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
Kemudian saya baca satu per satu artikel orang, ketemu yang sumbernya tanyadok.com. Ada yang bertanya (seorang laki-laki tanpa mencantumkan nama). 'Berhubungan intim dengan tunangan pakai kondom, apakah dapat membuat hamil si wanita?' Saya kutip jawaban dokter di bagian awal sebagai berikut:
"Penggunaan alat kontraseptif untuk mencegah kehamilan dalam bentuk kondom tidak selalu menjamin 100%. Kegagalan pencegahan kehamilan dengan menggunakan kondom dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dapat disebabkan oleh penggunaan yang tidak benar, kondom slip, dan sebagainya"
Nah dari situ saya berpikir, dokternya saja tidak yakin dengan kedasyatan kondom dalam mengantisipasi kehamilan, masa iya saya bisa yakin.
Perhatian!
Artikel ini boleh dilanjutkan dibaca apabila pikirin kalian mengandung energi positif. Apabila mengandung energi negatif, silakan close artikel ini.
Sedikit cerita mengenai pengalaman saya mengikuti seminar tentang Bahaya Seks Bebas Bagi Kaum Remaja (kalau tidak salah temanya mirip seperti itu, maaf soalnya tidak begitu ingat) untuk memperingati hari anti AIDS sedunia di kampus, sekitar 2-3 tahun yang lalu. Setelah selesai seminar, para peserta diberi kondom satu buah oleh panitia dari si pemberi materi. Entah pemberi materi itu dari DinKes (Dinas Kesehatan) atau bukan, saya lupa. Saya merasa ada yang janggal, saat pemberian materi si pemateri bilang bahwa para remaja dituntut untuk menjauhi perbuatan seks bebas, tapi kenapa malah diberi kondom ya? Saya makin bingung, ini disuruh menjauhi apa malah disuruh mendekati? Lama berpikir, akhirnya saya bersedia memasukkan sachet-an kondom tersebut di saku baju. Alhasil, nasib si kondom terbujur lemas di depan OrMawa (Organisasi Mahasiswa), akibat meledak setelah menjadi sebuah balon lengket yang beraroma permen karet.
Dari tulisan di atas dan pengamatan saya setelah melihat kondom, dapat disimpulkan bahwa pemakaian kondom itu sangatlah berbahaya:
1. Dokter tidak yakin bahwa penggunaan kondom 100% tidak menyebabkan hamil. Hamil atau tidak, jangan percaya dengan kondom. Yang harus dipercaya adalah si pria, jika nantinya Kalian (cewek) hamil, apakah si pria mau tanggungjawab? Kalau sudah menikah tidak masalah, tapi kalau belum? Berpikirlah lagi, sebelum nyawa kalian terancam. Ha..ha..ha. Lol.
2. Kondom terbuat dari campuran bahan kimia. Mungkin ada kondom yang diijinkan oleh pemerintah, karena pastinya sudah dilakukan uji klinis. Tapi, kalau yang kondom abal-abal? Bahayanya pada si cewek, dengan adanya bahan kimia yang berbahaya masuk ke daerah vagina, dapat membuat vagina terkontaminasi dan menimbulkan penyakit kemaluan. Wajib cek tanggal kadaluarsa dan nomor ke-ilegal-an.
3. Kondom bocor. Kok bisa ya? Bisa saja. Kondom itu sangatlah tipis, ada beberapa sebab yang membuat kondom menjadi bocor atau rusak: (a) Masa kadaluwarsa, (b) Gesekan di dalam vagina, (c) Ukuran kondom terlalu kecil dengan penis, (d) Dan sebab lainnya.
4. Dan bahaya lainnya yang belum saya ketahui.
-----
Saya pribadi sebenarnya tidak terlalu memusingkan bahwa para remaja banyak yang melakukan seks bebas, karena itu adalah HAK mereka dan pastinya, berani melakukan harus berani juga tanggungjawab. Yang saya khawatirkan adalah diri sendiri. Karena menurut keyakinan, agama saya melarang hal tersebut. Bukannya saya sok suci, ini juga HAK saya untuk mematuhi aturan keyakinan saya.
TENTUKAN PILIHAN KALIAN SEKARANG!!
SEANDAINYA HAMIL SEBELUM MENIKAH, APAKAH KALIAN SIAP MENERIMA RESIKONYA? MALU, HIDUP SENGSARA, DAN BAHKAN NYAWA MENJADI TARUHAN KARENA SI PRIA TIDAK MAU BERTANGGUNG JAWAB. PILIHAN ADA PADA MINDSET KEDEPAN KALIAN MASING-MASING DAN INGATLAH ORANG TUA KALIAN.
Terimakasih sudah berkunjung di blog ini. Jika suka, silakan SHARE! artikel ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel
4 Cara Move On atau Melupakan Sang Mantan
0
4 Cara Move On atau Melupakan Sang Mantan - Putus Cinta adalah sikap yang terlihat ketika rasa cinta antara salah satu atau kedua pihak telah menghilang. Namun ada juga yang menganggap bahwa putus cinta adalah ucapan yang terlontar untuk mengakhiri suatu hubungan disaat masa pacaran.
By the way, rasa sakit karena putus cinta pasti ada. Namun untuk melupakan mantan itu yang katanya susah, padahal jika kita mau mengesampingkan perasaan dan lebih mengutamakan untuk menggunakan logika move on dari sang mantan itu sangatlah mudah. Kenapa saya bilang mudah, karena ada beberapa tips trik cara untuk dapat melupakan atau move on dari sang mantan, berikut caranya:
1. Ingatlah pada Orang Tua
Orang tua yang baik sebenarnya selalu khawatir atau cemas apabila kita pacaran, apalagi dengan pergaulan jaman sekarang yang sudah hancur lebur. Free sex, mabuk, narkoba, perdagangan wanita, dan hal buruk lainnya menjadi beban pikiran orang tua terhadap anak-anaknya yang sedang berpacaran. Mereka khawatir dengan kita, tapi kita yang SELALU LUPA dengan mereka. Ego yang kita miliki telah berubah menjadi nafsu, dan nafsu itulah yang telah menghancurkan ingatan kita terhadap 'mereka' (orang tua). Daripada memikirkan mantan yang tidak jelas dan terang-terangan sudah memutuskan kepercayaan kita kepada 'mereka' (mantan), lebih baik lupakanlah mereka, ingatlah orang tua yang selalu mensuport atau menyemangati kita didalam kesedihan. Kebahagiaan kita adalah kebahagiaan mereka. Kesedihan kita, juga kesedihan mereka. Apa kalian tega melihat orang tua bersedih karena kesalahan kalian sendiri yang berani mengambil sikap untuk berpacaran? Tidak kan? Percayalah bahwa orang tua adalah orang yang selalu ada disaat ketika kita membutuhkan.
Apabila orang tua telah tiada, lalu kepada siapa harus mengingat? Ingatlah kepada orang yang sudah membesarkan kalian hingga sekarang ini, entah itu kakak, om, atau mereka yang rela membagi waktu, keringat, dan harta didalam kehidupan mereka untuk membesarkan kalian. Balaslah akan jasa-jasa kebaikan dan jangan sampai membuat mereka bersedih.
2. Ingatlah tentang cita-cita
Setiap orang hidup pasti memiliki sebuah impian, entah menjadi dokter, guru, polisi, tentara, dan cita-cita lainnya. Logikanya, setiap orang pasti memiliki otak dan kegunaan otak adalah untuk berpikir mengenai kehidupan yang baik dimasa yang akan datang. Jadi, daripada kita memikirkan mantan, lebih baik fokus dengan mimpi-mimpi yang sudah menjadi impian kita selama ini. Raihlah cita-cita itu. Kedepannya, mungkin saja ada orang yang benar-benar tulus ikhlas cinta kepada kita, lalu mengajak kita untuk menikah dan hidup bahagia selama di dunia maupun akhirat. Amin.
3. Camkan kalimat ini, "Pacar yang baik adalah mereka yang ANTI mengatakan kata BERPISAH"
Gunakan logika kita kembali, mana ada orang baik yang rela membuat orang lain bersedih? Apa alasan mantan kalian menuntut untuk berpisah? Apa karena selingkuh? Kalau karena itu, memang pada dasarnya mantan kalian yang brengs*k. Atau karena alasan orang tua tidak merestui hubungan kalian? Lancang sekali apabila ada orang tua tidak merestui lalu kemudian menjadi alasan untuk meminta putus atau berpisah. Apabila itu karena perbedaan agama, wajar. Tapi apabila karena mengenai fisik, status, atau faktor usia itu yang sangat disayangkan. Apabila itu terjadi, dapat dipastikan bahwa memang mantan kalian saja yang tidak mau berusaha. Dan ingatlah akan kalimat, "Pacar yang baik adalah mereka yang ANTI mengatakan kata BERPISAH". Apabila mereka bersikeras untuk berpisah, itu tandanya mereka atau mantan kalian bukanlah orang yang baik. Karena pacar yang baik, anti mengucap kata berpisah dan selalu membuat kalian bahagia walau disaat mereka sibuk pun.
4. Jauhi keinginan untuk Bunuh Diri
Ketika susah untuk move on, air mata telah habis menetes dan sakit hati yang mendalam pasti diantara kalian ada yang berpikiran nekat untuk bunuh diri. Jika ada, saya ingin menghina kalian, "Kalian itu banci, cacat, tolol, idiot, lemah, dan payah!!"
Bangun woyy, sudah pagi. Matahari sudah mau terbit, ibadah sana, minta kemudahan pada TUHAN. Bunuh diri bukanlah jalan untuk mengakhiri rasa sakit hati kalian, yang ada malah penderitaan kalian akan bertambah. Di dalam kubur, kalian dicambuk atas dasar karena kebodohan kalian sendiri. Di neraka kalian akan habis-habisan dibully oleh para malaikat, diludahi, dibakar, dihidupkan kembali, diludahi lagi, dibakar lagi, dihidupkan lagi, begitu seterusnya.
Daripada kalian bunuh diri, lebih baik ingat dengan nomor 1, 2, dan 3 yang telah saya tuliskan di atas. Mumpung kalian masih hidup, gunakan hidup kalian untuk melakukan hal-hal baik. Siapa tau nantinya menemukan jodoh kalian yang nyata.
------
Sedikit harapan dan doa dari saya melalui artikel ini.
Jika suka, bantulah dengan SHARE!! artikel ini.
Terimakasih juga karena sudah bersedia dan rela meluangkan waktu untuk mampir di blog ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By the way, rasa sakit karena putus cinta pasti ada. Namun untuk melupakan mantan itu yang katanya susah, padahal jika kita mau mengesampingkan perasaan dan lebih mengutamakan untuk menggunakan logika move on dari sang mantan itu sangatlah mudah. Kenapa saya bilang mudah, karena ada beberapa tips trik cara untuk dapat melupakan atau move on dari sang mantan, berikut caranya:
1. Ingatlah pada Orang Tua
Orang tua yang baik sebenarnya selalu khawatir atau cemas apabila kita pacaran, apalagi dengan pergaulan jaman sekarang yang sudah hancur lebur. Free sex, mabuk, narkoba, perdagangan wanita, dan hal buruk lainnya menjadi beban pikiran orang tua terhadap anak-anaknya yang sedang berpacaran. Mereka khawatir dengan kita, tapi kita yang SELALU LUPA dengan mereka. Ego yang kita miliki telah berubah menjadi nafsu, dan nafsu itulah yang telah menghancurkan ingatan kita terhadap 'mereka' (orang tua). Daripada memikirkan mantan yang tidak jelas dan terang-terangan sudah memutuskan kepercayaan kita kepada 'mereka' (mantan), lebih baik lupakanlah mereka, ingatlah orang tua yang selalu mensuport atau menyemangati kita didalam kesedihan. Kebahagiaan kita adalah kebahagiaan mereka. Kesedihan kita, juga kesedihan mereka. Apa kalian tega melihat orang tua bersedih karena kesalahan kalian sendiri yang berani mengambil sikap untuk berpacaran? Tidak kan? Percayalah bahwa orang tua adalah orang yang selalu ada disaat ketika kita membutuhkan.
Apabila orang tua telah tiada, lalu kepada siapa harus mengingat? Ingatlah kepada orang yang sudah membesarkan kalian hingga sekarang ini, entah itu kakak, om, atau mereka yang rela membagi waktu, keringat, dan harta didalam kehidupan mereka untuk membesarkan kalian. Balaslah akan jasa-jasa kebaikan dan jangan sampai membuat mereka bersedih.
2. Ingatlah tentang cita-cita
Setiap orang hidup pasti memiliki sebuah impian, entah menjadi dokter, guru, polisi, tentara, dan cita-cita lainnya. Logikanya, setiap orang pasti memiliki otak dan kegunaan otak adalah untuk berpikir mengenai kehidupan yang baik dimasa yang akan datang. Jadi, daripada kita memikirkan mantan, lebih baik fokus dengan mimpi-mimpi yang sudah menjadi impian kita selama ini. Raihlah cita-cita itu. Kedepannya, mungkin saja ada orang yang benar-benar tulus ikhlas cinta kepada kita, lalu mengajak kita untuk menikah dan hidup bahagia selama di dunia maupun akhirat. Amin.
3. Camkan kalimat ini, "Pacar yang baik adalah mereka yang ANTI mengatakan kata BERPISAH"
Gunakan logika kita kembali, mana ada orang baik yang rela membuat orang lain bersedih? Apa alasan mantan kalian menuntut untuk berpisah? Apa karena selingkuh? Kalau karena itu, memang pada dasarnya mantan kalian yang brengs*k. Atau karena alasan orang tua tidak merestui hubungan kalian? Lancang sekali apabila ada orang tua tidak merestui lalu kemudian menjadi alasan untuk meminta putus atau berpisah. Apabila itu karena perbedaan agama, wajar. Tapi apabila karena mengenai fisik, status, atau faktor usia itu yang sangat disayangkan. Apabila itu terjadi, dapat dipastikan bahwa memang mantan kalian saja yang tidak mau berusaha. Dan ingatlah akan kalimat, "Pacar yang baik adalah mereka yang ANTI mengatakan kata BERPISAH". Apabila mereka bersikeras untuk berpisah, itu tandanya mereka atau mantan kalian bukanlah orang yang baik. Karena pacar yang baik, anti mengucap kata berpisah dan selalu membuat kalian bahagia walau disaat mereka sibuk pun.
4. Jauhi keinginan untuk Bunuh Diri
Ketika susah untuk move on, air mata telah habis menetes dan sakit hati yang mendalam pasti diantara kalian ada yang berpikiran nekat untuk bunuh diri. Jika ada, saya ingin menghina kalian, "Kalian itu banci, cacat, tolol, idiot, lemah, dan payah!!"
Bangun woyy, sudah pagi. Matahari sudah mau terbit, ibadah sana, minta kemudahan pada TUHAN. Bunuh diri bukanlah jalan untuk mengakhiri rasa sakit hati kalian, yang ada malah penderitaan kalian akan bertambah. Di dalam kubur, kalian dicambuk atas dasar karena kebodohan kalian sendiri. Di neraka kalian akan habis-habisan dibully oleh para malaikat, diludahi, dibakar, dihidupkan kembali, diludahi lagi, dibakar lagi, dihidupkan lagi, begitu seterusnya.
Daripada kalian bunuh diri, lebih baik ingat dengan nomor 1, 2, dan 3 yang telah saya tuliskan di atas. Mumpung kalian masih hidup, gunakan hidup kalian untuk melakukan hal-hal baik. Siapa tau nantinya menemukan jodoh kalian yang nyata.
------
Sedikit harapan dan doa dari saya melalui artikel ini.
Semoga kedepannya hidup kita selalu bahagia. Amin.
Jika suka, bantulah dengan SHARE!! artikel ini.
Terimakasih juga karena sudah bersedia dan rela meluangkan waktu untuk mampir di blog ini. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
By : Ciel




