Tampilkan postingan dengan label Persahabatan. Tampilkan semua postingan

  • Masalah dan Solusi Ketika Merasa Tidak Bahagia

    0
    Anda Tidak Bahagia ? Ini dia Solusinya versi Ngeblogasyikk - Pada kenyataannya, hidup tidak selamanya bahagia. Ya. Bagaimanapun, tidak banyak dari mereka tahu bagaimana cara mencari solusi atau jalan keluar dari permasalahan supaya hidupnya lebih berwarna.

    Puas saja belum cukup, apalagi berbangga diri. Hal yang paling sering orang lakukan ketika merasa frustasi adalah Bunuh Diri. Dan nasehat saya, itu bukanlah jalan terakhir dalam menyelesaikan masalah-masalah yang anda miliki. Karena pada dasarnya, TUHAN tidak pernah menyia-nyiakan makhluk yang DIA ciptakan di dunia ini. Hanya saja, manusia kalahlah yang tidak berani berubah hanya karena merasa Gengsi, Malu, dan Takut. Sedangkan orang berhasil, adalah ,mereka yang mau berubah dan mengesampingkan rasa egois, gengsi, malu, dan takut dalam dirinya.

    Lalu, bagaimana cara kita bahagia?

    Berikut ini adalah beberapa permasalahan dan solusi yang saya dapat dari apa yang saya rasakan, lihat, baca, dan dengar. Silakan anda baca, pahami, dan renungkan.

    konsultasi dokter mengenai kesehatan masalah solusi asmara jiwa penyakit

    MASALAH dan SOLUSI

    Keterangan:
    M = Masalah
    S = Solusi


    M : Hartamu banyak, tapi merasa tidak bahagia?
    S : Berarti cara anda mendapatkannya menggunakan cara kotor atau jalan yang haram. Atau bisa jadi, anda kurang sedekahnya.

    M : Banyak teman, juga nggak bahagia?
    S : Berarti kamu punya banyak masalah dan selalu disimpan sendiri. Makanya, cerita.

    M : Keluarga kaya raya, segala kebutuhan dan keinginan terpenuhi tapi masih belum juga bahagia?
    S : Mungkin rasa sosial dan solidaritas dengan tetangga perlu dikembangkan. Atau anda perlu jujur kepada keluarga bahwa anda perlu mengajak mereka makan malam bersama atau berwisata. Supaya suasana keluarga anda tidak sunyi dan selalu ada wujud nyata kebahagiaan didalamnya.

    M : Pintar, juara kelas, dan selalu menang olimpiade, belum bisa merasakan kebahagiaan?
    S : Oh, kemungkinan memang anda yang terlalu fokus dengan dunia belajar karena takut apabila nantinya mengalami kegagalan dalam meraih pretasi atau menjadi seorang juara, sehingga anda lupa untuk bersosialisasi. Mulailah saling berbagi dan bercanda dengan teman-teman anda, supaya ketegangan dalam otak anda menjadi rileks.

    M : Jago berkelahi, juga tidak bahagia?
    S : Berarti niat anda salah. Jangan sok kuat, sok jago beladiri, atau sok anti banting. Jago Beladiri itu bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk membela diri ketika kita tau bahwa nyawa orang lain atau kita sedang terancam. Jadi, perbaiki niat anda disaat memiliki kemampuan berantem.

    M : Hidup miskin, dan nggak bahagia?
    S : Berarti anda itu tidak pernah bersyukur. Selalu merasa kurang, padahal kenyataannya kondisi kehidupan anda memang kekurangan. Nggak perlu gengsi. Kuncinya adalah selalu bersyukur.

    M : Punya pasangan, tidak bahagia?
    S : Percayalah pada pasangan anda, hindari isu-isu negatif, dan tunjukkan bahwa anda bahagia hidup bersamanya.

    M : Memiliki anak, belum dapat bahagia?
    S : Ikutlah bermain dengan mereka. Dengarkan keluh kesah mereka. Jangan sampai anak anda menjadi durhaka dan tidak bisa dikontrol.


    Setelah saya beri solusinya, bisakah mulai sekarang anda berubah? Agar kedepannya anda merasa bahagia dan masa hidup anda nggak ada yang sia-sia.

    Masih bingung? Atau takut? Gengsi? Merasa serba salah?
    Itu bukti bahwa anda memang tidak ingin merasakan KEBAHAGIAAN!


    Kunci bahagia ada 4 :
    1. Mau berusaha,
    2. Berbagi,
    3. Merasa cukup, dan
    4. Selalu Bersyukur kepada TUHAN Yang Maha Esa.

    ------

    Sekian dari saya. Semoga yang sedikit ini bermanfaat! Amin.
    Jika suka, jangan lupa anda Share kepada keluarga, pasangan, teman, sahabat, atau kenalan anda.
    Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
  • Ngeblur Wajah Temannya di Postingan Media Sosial, Contoh Teman Tak Bermoral

    0
    Suatu hari saya iseng-iseng scroll ke bawah di beranda akun FB 'Facebook' pribadi lewat hp. Kemudian menemukan salah satu teman di facebook memposting foto beliau berdua dengan temannya. Melihat foto tersebut saya jadi sedih plus kasihan. Dimana penampakan foto tersebut memperlihatkan bahwa wajah teman disamping dirinya diblur atau diburamkan.

    ngeblur wajah media sosial facebook
    hanya ilstrasi/contoh

    Mengetahui hal itu kemudian saya berkomentar di postingan foto tersebut. Isinya adalah,

    "Tega ya ngeblur muka temen sendiri? Ngakak :v"

    Nggak ada balasan, kemudian kepo-kepo akunnya, satu hari kemudian ternyata postingan tersebut sudah dihapus oleh empunya.

    Miris jadi penonton, nggak kebayang andai itu terjadi pada diri saya sendiri. Kebayang ketika foto berdua dengan teman, pas teman saya posting foto, kemudian saya cek ternyata muka saya diblur. Rasanya sakit. Ingin sekali menonjok muka teman saya itu. Seperti tidak punya hati nurani atau perasaan. Bersyukur, Alhamdulillah sampai saat ini belum ada teman dunia nyata yang memiliki akhlak tak bermoral seperti itu.

    Seandainya kalau di crop supaya menampilkan wajahnya sendiri masih saya anggap wajar. Lha ini? Memangnya anda anggap teman anda itu artis terkenal yang sedang tertangkap penggerebekan prostitusi di hotel? Atau tersangka pencabulan anak dibawah 17 tahun apa? Pakai diblur segala. Anda kira muka anda itu bertahan lama? Dipinjami aja bergaya.

    Kalau seandainya anda malu dengan penampakan wajah teman anda yang kurang, ya jangan dilecehkan seperti itu. Crop saja! Atau tidak, anda edit wajah teman anda supaya tampan/cantik. Bukannya sudah banyak beredar aplikasi murah dalam mempercantik diri tanpa harus melakukan operasi plastik, ya? Jangan dianggurkan hanya untuk memenuhi file data smartphone saja.

    Ini tidak hanya berlaku kepada teman atau sahabat, bisa juga kepada keluarga, pasangan, ataupun orang yang baru dikenali.


    Mari, kita bersama-sama saling berintrospeksi diri.

    1. Tanpa teman hidup kita terasa sepi. Dari teman, kita juga memperoleh kebahagian yang belum tentu ditemukan di tempat lain.

    2. Gunakan akal dan diimbangi dengan hati nurani sebelum melakukan sesuatu. Pikirkan kembali dampaknya. Jika memiliki dampak buruk yang lebih tinggi daripada dampak baiknya, lebih baik urungkan.

    3. Jika hanya melihat fisik atau kekayaan dalam menilai suatu pertemanan atau persahabatan, jangan pernah berharap lingkungan sosial anda membuat anda bahagia. Karena kebahagiaan hakikatnya tidak pernah mengenal perbedaan personal maupun kelompok, semua sama.


    Sedikit ini, semoga dapat bermanfaat dan memacu nurani kita untuk menghargai orang lain.

    Jika ada salah dalam penulisan atau penyampaian saya mohon maaf.

    Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/
  • Copyright © - QuinBlog

    QuinBlog - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan