• Sikap Gengsi Membunuh Kesuksesan dan Kekerabatan

    0
    Ada orang menilai seseorang dari penampilan luarnya saja tanpa melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pernahkah kalian membaca tulisan atau mendengar seseorang bercerita mengenai belajar dari buah-buahan? Salah satunya menyebutkan perbandingan antara buah duren dengan kedondong.

    Duren walaupun luarnya penuh duri tajam tapi di dalamnya lembut dan manis. Sedangkan kedondong luarnya mulus, tapi rasanya agak asam dan bijinya berduri pula.

    Maksudnya adalah jangan pernah menilai seseorang atau organisasi dari penampilan luarnya saja. Cobalah untuk memasukinya lebih dalam.

    Hal itulah yang membuat saya miris sebenarnya.

    Kenapa kita harus memilih teman dan membedakan satu orang dengan lainnya? Boleh, asalkan itu demi kebaikan masa depan yang baik, misal memilih teman yang sholeh. Tapi, apabila itu berhubungan dengan gengsi, apakah iya itu harus dilakukan juga?

    stop jangan gengsi kata katakan tidak

    Gengsi merupakan sebuah penyakit sebagian warga Indonesia. Dimana kesenjangan sosial menjadi beban hidup seseorang. Orang kaya memamerkan kekayaannya, sedangkan orang miskin mencoba bersanding seperti gaya hidup orang kaya dengan cara yang bisa dibilang ekstrim, misal menggadaikan barang atau utang kesana kemari. Bahkan lebih ekstrimnya sampai berani mencuri barang milik orang lain dan menjual diri alias menjadi PSK.

    Hapuslah rasa gengsi itu. Apabila ada teman yang tidak mau bermain dengan kalian karena perbedaan kesenjangan ekonomi, silakan jauhi mereka. Ingat bahwa,

    ' Teman yang baik adalah mereka yang mau menerima kita apa adanya '


    JADILAH DIRI SENDIRI


    Menjadi diri sendiri itu seperti apa? Yang pastinya bukan seperti robot. Disuruh ini mau, disuruh itu mau, disuruh masuk sumur mau. Tapi, ini bukan soal pendidikan, "Jika guru atau dosen menyuruh mengerjakan tugas, ya harus dikerjakan". Tapi ini tentang bersosial dengan teman atau pacar. Bila teman atau pacar merubah kalian menjadi buruk, menjauhlah dari mereka. Di dunia ini tidak butuh sampah seperti mereka. Di dunia ini membutuhkan orang-orang yang rasa sosial, simpati, peduli, dan keaktifannya tinggi. Jangan pedulikan ajakan buruk mereka, bangun dan berkaryalah.

    Pribadi yang baik adalah yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Tapi bukan bermanfaat seperti robot.

    Jangan memilih teman karena status sosialnya, tapi pilih yang tinggi pemikiran dan hatinya. Saya ingatkan lagi bahwa,

    ' Teman yang baik adalah mereka yang mau menerima kita apa adanya '

    Apa adanya? Apa adanya disini bukan terus kejelekan kita, tapi apa adanya mengenai kesenjangan sosial.


    Renungan:

    Gengsi dapat menghambat atau menutup kesuksesan seseorang. Jadilah diri sendiri. Kesuksesan bukan diukur dari apa yang kita miliki sekarang, tapi apa yang kita miliki kita dimasa depan. Jika sudah sukses jangan takabur dan sombong, berani berbagi. Namun apabila kalian mau kesuksesan itu diambil kembali oleh Tuhan, silakan takabur dan sombong.
  • Renungan : Doa Tidak Terkabul Bukan Salah TUHAN, Tapi Diri Kita Sendiri

    0
    Pernahkah kalian berdoa tapi tidak terkabul? Sering? Ckckck kasihan.

    Menurut saya, Tuhan itu tau siapa saja orang yang harus dikabulkan doanya. Dan pastinya pilihan Tuhan selalu tepat sasaran.

    Coba sekarang tanya kepada diri kita masing-masing:

    1. Seberapa besar kita mengeluarkan uang untuk membeli pulsa atau paketan internet daripada bersedekah atau memasukkan uang ke kotak infaq?
    2. Seberapa besar usaha kita dalam mendapatkan hati seseorang yang dicintai daripada hati Tuhan?
    3. Seberapa besar keikhlasan kalian meluangkan waktu untuk pacar atau bermain dengan teman daripada sedikit waktu untuk beribadah?
    4. Seberapa sering kita pergi ke tempat nongkrong atau warnet daripada ke tempat ibadah?
    5. Seberapa cepat respon kalian mendapat panggilan kerja atau pacar daripada panggilan adzan?

    doa tiak terkabul berdoa tangan mengadah

    Saya sadar dengan kesalahan saya dan saya juga bukan orang yang SUCI! Disini saya juga sedang belajar untuk memperbaiki diri. Belajar dari pengalaman, teman, orang tua, pasangan, lingkungan, dan diri sendiri (moral, perilaku, etika). Dan mencoba untuk mengetahui alasan Tuhan tidak mengabulkan doa yang saya panjatkan.

    Pasti ada dari kalian yang merasa sudah sering melakukan apa yang Tuhan perintahkan, tapi kalian menganggap bahwa Tuhan itu PHP (Pemberi Harapan Palsu) karena doa kalian tidak terkabul. Sebenarnya PHP muncul karena kita selalu TMB (Terus Menerus Berharap). Lol. *bercanda

    Tuhan memang senang apabila hamba-Nya selalu memanjatkan doa kepada-Nya, tapi Tuhan tidak suka dengan kalian yang suka mengeluh tanpa adanya keikhlasan dalam berdoa.

    Ada 3 cara Tuhan mengabulkan doa kita selama ini.
    1. Ketika berfirman 'ya' Dia mengabulkan doa kita yang bermanfaat. (Langsung terkabul)
    2. 'tunggu' Dia akan memberikan yang terbaik asalkan kita mau bersabar dan tawakal. (Ditunda)
    3. 'tidak' dan Dia akan memberikan sesuatu yang lebih baik dari doa kita (Diganti dengan lainnya)
    Baca selengkapnya di CARA ALLAH MENGABULKAN DO'A

    3 cara di atas adalah bagi kalian yang BENAR-BENAR BERIMAN. Tapi bagi kita yang kurang imannya, kenapa harus protes dengan apa yang selama ini Tuhan berikan? Realitanya, kita sendiri ibadahnya masih naik turun. Ckckck

    Jadi, apa masih 'ngeyel' dan mengeluh dengan keadaan kita sekarang ini? Miskin sebenarnya bukanlah sebuah musibah, melainkan cara Tuhan untuk menguji seberapa besar rasa cinta kita kepada-Nya. Soal perasaan kepada orang yang dicintai saja besarnya minta ampun, eh kepada Penciptanya malah NOL. Hei BANGUN!! SADARLAH!! Takut pacar marah karena tidak mampu memberikan apa yang ia minta, tapi sama Tuhan malah santai-santai aja. Apa harus ke neraka sekarang agar rasa takut kita kepada Tuhan itu baru muncul? Ckckck Naudzubillah

    Mulai sekarang, Ayo introspeksi diri. Santai saja, insya Allah saya juga tidak hanya besar dimulut, eh ditulisan ini maksudnya. Saya juga ingin menjadi pribadi yang baik, bermanfaat, dan pastinya jauh dari Dosa. So, mari kita bersama-sama dari sekarang untuk:

    • Menjauhi sifat mengeluh
    • Selalu berpikiran positif
    • Ikhlas membantu sesama
    • Jangan lupa waktu ibadah, dan
    • Mencintai Tuhan melebihi cinta kita kepada makhluk-Nya.

    Sekian dari saya. Ingat bahwa artikel-artikel di blog ini merupakan sebagian besar pemikiran pikiran pribadi saya. Jika ada salah dalam menulis atau menyampaikan artikel ini saya minta maaf sebesar-besarnya. Silakan menghujat, tapi dalam hati saja. Karena kita tau bahwa manusia pasti memiliki salah. Jika suka dengan artikel ini, silakan share kepada kerabat-kerabat kalian. Akhir kata, salam Ngeblog Asyikk \^o^/
  • EXPLORE! Album Perdana Isyana Sarasvati Pre Order via iTunes

    0
    Cover Album EXPLORE! Isyana Sarasvati

    Akhirnya album perdana Isyana Sarasvati sudah dapat kita dengar melalui pre order lewat iTunes. Nama albumnya adalah EXPLORE! (pakai tanda seru) dengan berisikan 10 lagu. Dalam album tersebut terdapat 2 single yang sudah sering kita perdengarkan pada saat ini di radio atau konsernya, yaitu: Keep Being You dan Tetap Dalam Jiwa.

    Album EXPLORE! Isyana Sarasvati akan ready stock secara besar-besaran pada tanggal 25 November 2015. Berikut ini 10 judul lagu di album EXPLORE! Isyana Sarasvati:

     - All Or Nothing
     - Keep Being You
     - Tap Tap Tap
     - Mimpi
     - The Way I Love You
     - Tetap Dalam Jiwa
     - All Over Me
     - Kau Adalah
     - Di Batas Waktu
     - Pesta


    Untuk lagu berjudul Kau Adalah, Isyana Sarasvati berduet dengan Rayi Putra Rahardjo. Rayi Putra Rahardjo merupakan salah satu personil dari grup musik RAN (Indonesia).

    Preview lagu-lagu album EXPLORE!


    Sumber Gambar: iTunes
  • 5 Rekomendasi Kerja Paruh Waktu Sabtu Minggu Untuk Mahasiswa

    0


    Kerja paruh waktu merupakan pekerjaan yang tepat bagi mahasiswa atau karyawan kantor yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan, tanpa harus takut membebani pekerjaan utama, karena pada umumnya kerja paruh waktu merupakan pekerjaan yang bisa dikerjakan di rumah dan pastilah memiliki jam kerja singkat bahkan tak sedikit pula pekerjaan paruh waktu yang hanya dikerjakan pada hari sabtu dan minggu
  • Renungan - Tidak Dapat Bekerja Karena Kesalahan Sebelumnya

    0
    Ini saya dapat dari kiriman teman dari grup whatsapp. Mungkin dapat membuka hati kita dan tau bahwa sebuah kejujuran itu sangat penting dan berdampak baik dalam kehidupan kita dahulu, sekarang, serta esok hari.

    Tanpa banyak basa basi lagi, ini dia cerita yang saya anggap menginspirasi.

    Silakan baca baik-baik dan rasakan dengan hati.

    Jadi, begini ceritanya ....

    bingung frustasi gagal galau merana

    Ada seorang pria Asia yang melanjutkan kuliahnya di Eropa. Beliau harus bekerja dan kuliah agar dapat bertahan hidup disana. Karena tersiar kabar bahwa beliau lahir dari keluarga yang kurang mampu.

    Beliau juga memperhatikan sistem transportasi ditempat itu. Seringkali menggunakan sistem otomatis saat membeli tiket, yang artinya apabila ingin membeli tiket tujuan harus melalui sebuah mesin. Setiap kali di pemberhentian kendaraan umum, selalu menggunakan cara self service dan jarang sekali diperiksa oleh petugas. Bahkan pemeriksaan insidental oleh petugas pun hampir tidak pernah ada.

    Setelah beliau menemukan kelemahan sistem tersebut, dengan curangnya beliau memperhitungkan kemungkinan tertangkap petugas karena tidak membayar tiket. Sejak saat itu, ketika menaiki kendaraan umum beliau selalu naik tanpa harus membayar tiket. Beliau bahkan merasa bahagia atas sikapnya tersebut. Beliau juga menghibur dirinya sendiri, karena menganggap bahwa dirinya adalah murid miskin. Beliau berpikir, "apabila bisa irit, kenapa tidak?" Akan tetapi, beliau tidak menyadari bahwa apa yang sedang beliau lakukan merupakan kesalahan fatal yang akan mempengaruhi kehidupan karirnya nanti.

    Setelah 4 tahun berlalu, beliau lulus dari kampusnya yang ternama dengan angka IPK cumloude. Hasil ini membuat dirinya penuh semangat dan yakin bahwa beliau akan mudah diterima bekerja. Kemudian beliau mulai melamar bekerja di perusahaan ternama di Paris dengan pengharapan besar untuk diterima. Pada mulanya semua perusahaan menyambut beliau dengan begitu hangat. Namun, beberapa hari kemudian semuanya menolak beliau dengan tegas untuk bekerja. Kegagalan pun terjadi berulang kali, sampai-sampai membuat beliau marah dan gregetan. Beliau menganggap bahwa perusahaan-perusahaan Eropa terlalu rasis, tidak mau menerima warga negara asing.

    Akhirnya, beliau memaksa masuk ke departemen tenaga kerja untuk bertemu dengan managernya. Beliau ingin mengetahui alasan-alasan semua perusahaan Eropa menolaknya bekerja. Ternyata, penjelasan managernya diluar dugaan beliau.

    Percakapan sengit pun terjadi diantara mereka.

    Manager: Tuan, kami bukannya rasis, sebaliknya kami sangat mementingkan diri anda. Pada saat anda memohon untuk bekerja di perusahaan, kami sangat terkesan dengan pendidikan dan pencapaian anda. Sesungguhnya, apabila dilihat dari kemampuan anda, anda adalah pekerja yang kami inginkan.

    Pria: Lalu, apa alasannya semua perusahaan tidak mau menerima saya untuk bekerja?

    Manager: Kami memeriksa sejarah tuan, ternyata anda pernah tiga kali terkena sanksi karena tidak membayar tiket pada saat naik kendaraan umum.

    Pria: Benar, saya mengakuinya. Tapi, apa karena persoalan kecil seperti itu semua perusahaan Eropa menolak pekerja yang mahir dan cerdas seperti saya ini?

    Manager: Persoalan kecil? Bagi tuan itu persoalan kecil, tapi bagi kami itu bukanlah sebuah persoalan kecil. Kami memperhatikan pertama kali tuan melanggar hukum, terjadi pada minggu pertama saat anda masuk di negara ini. Petugas percaya dengan penjelasan anda bahwa tuan masih belum mengerti sistem pembayaran transportasi di Eropa. Anda diampuni oleh petugas, akan tetapi tuan tertangkap kembali untuk kedua kalinya setelah kejadian itu.

    Pria: Oh, waktu itu karena saya tidak memiliki uang kecil.

    Manager: Maaf tuan. Kami tidak bisa menerima alasan apa pun dari anda. Jangan pernah menganggap kami bodoh. Kami yakin bahwa anda telah melakukan penipuan ratusan kali sebelum tertangkap.

    Pria: Itu bukanlah kesalahan besar kan? Kenapa harus ditanggapi terlalu serius? Lain kali saya akan berubah dan tidak melanggarnya lagi.

    Manager: Saya tidak menganggap demikian. Perbuatan anda membuktikan dua hal. Pertama, anda tidak mengikuti peraturan yang ada. Tuan pandai mencari kelemahan dalam peraturan kami dan memanfaatkannya untuk kepentingan diri anda sendiri. Kedua, anda tidak dapat dipercaya. Banyak pekerjaan di perusahaan kami tergantung pada sebuah kepercayaan. Apabila tuan kami berikan tanggungjawab atas penjualan di sebuah wilayah, maka kemungkinan anda akan diberikan kuasa yang besar juga. Masalah biaya, kami tidak sanggup menggunakan sistem kontrol untuk mengawasi pekerjaan anda. Perusahaan kami mirip dengan sistem pembayaran transportasi. Dengan begitu, kami tidak bisa memakai jasa anda. Saya berani ungkapkan, bahwa di seluruh Eropa tidak akan ada perusahaan yang mau memperkerjakan anda.

    Pada saat itu, pria tersebut merasa bangun dari mimpinya dan menyesali apa yang telah beliau lakukan selama ini. Perkataan manager yang terakhir telah membuat hatinya bergetar.

    -----

    Pesan yang dapat diperoleh dari cerita di atas

    - Moral dan etika bisa menutupi kekurangan IQ seseorang. Akan tetapi, tingkat IQ seseorang bagaimanapun tidak akan pernah dapat membantu menutupi moral dan etika yang buruk. -

    Semoga bermanfaat. Akhir kata salam Ngeblog Asyikk \^o^/

    Sumber gambar: Google
  • Logo Google Doodle George Boole Senin, 2 November 2015

    0
    Doodle Logo Google

    Google Doodle merayakan ulang tahun George Boole yang ke-200 dengan memposting logo doodle indah di homepage-nya pada hari senin tanggal 2 November 2015.

    Siapakah George Boole?

    George Boole

    George Boole adalah seorang matematikawan Inggris, filsuf, dan ahli logika. Dia bekerja dibidang persamaan diferensial dan logika aljabar, dan dikenal sebagai penulis The Law of Thought. Lahir pada tanggal 2 November 1815 dan meninggal ditanggal 8 Desember 1864. Baca lebih lanjut informasi George Boole di Wikipedia.

    Logo doodle ini tampil di negara Kanada, Jepang, Australia, Indonesia, Armenia, India, Inggris, Spanyol, Perancis, Jerman, Italia, Ukraina, Islandia, Brasil, Chili, Argentina, Arab Saudi, Cina, dan Rusia.

    Luar biasa!! Google telah melakukan pekerjaan yang besar dengan pembuatan Doodle ini.
  • Renungan : Hidup Bagaikan Sebuah Kertas

    0
    Akte kelahiran, kartu keluarga, piagam kelulusan, ijazah, surat nikah, paspor, kepemilikan rumah, resep dokter, undangan acara, semua kehidupan kita menggunakan kertas. Seiring waktu berlalu, kertas kita robek, kemudian dibuang atau malah dibakar. Seperti itulah hidup, bagaikan sebuah kertas.

    hidup seperti kertas
    Berapa banyak orang bersedih karena "kertas-kertas" yang dimilikinya? Berapa banyak pula orang begitu bahagia dengan "kertas-kertas" yang dimilikinya? Tetapi, ada satu lembar kertas yang tidak akan pernah dilihat oleh pemiliknya, yaitu: SURAT KEMATIAN. Maka persiapkanlah diri kita untuk menghadapi kematian, karena itu adalah "KERTAS" terpenting.

    Sahabat Ali bin Abi Thalib radhiallohu 'anhu berkata, "Dua hal yang tidak akan kekal dalam diri seorang mukmin: masa mudanya dan kekuatannya. Dua hal yang berguna untuk setiap mukmin: akhlak yang mulia dan jiwa yang lapang. Dua hal pula yang akan mengangkat derajat seorang mukmin: sikap tawadhu (rendah hati) dan menolong kesulitan orang lain. Dan dua hal pula yang menjadi penolak bahaya: sedekah dan silaturahmi."

    Ada tiga fase hidup yang terasa sangat unik, tapi terkadang kita tidak pernah menyadarinya.

    1. Masa puber
    Kita memiliki waktu dan kekuatan, tapi tidak memiliki uang.
    2. Masa bekerja
    Kita memiliki harta dan kekuatan, tapi tidak memiliki waktu.
    3. Masa tua
    Kita memiliki harta dan punya waktu, tapi tidak memiliki kekuatan.

    Inilah Kehidupan

    Ketika kita mendapat sebuah karunia maka akan hilang karunia lainnya. Kecuali bagi kita yang selalu bersyukur. Barangkali kita merasa bahwa kehidupan orang lain selalu lebih baik dari kehidupan kita. Sementara orang lain pun meyakini, bahwa kehidupan kita lebih baik darinya. Hal itu dikarenakan kita melupakan hal yang sangat penting dalam hidup kita, yaitu bersikap Qana'ah (mensyukuri apa yang kita miliki). Seandainya ada toko yang menjual kebahagiaan, kita akan melihat orang-orang akan berebut mendatanginya atau kita juga ikut-ikutan. Kemudian membelinya meskipun mahal harganya. Kita melupakan bahwa kebahagiaan itu dengan menyempurnakan rasa syukur dan sabar menerima takdir kehidupan ini. Diiringi doa dalam setiap langkah usaha kita. Beribadah kepada-Nya dengan ketundukan dan kepatuhan.

    Sadarilah bahwa masih ada dua "kertas" yang akan harus kita terima, yaitu: Kertas catatan amal ibadah dan tindak kemaksiatan kita. Dan kertas mana yang ingin kita pilih untuk menolong hidup kelak di akhirat?

    Baarakallohufiikum.
    Catatan seorang hamba.

    Sumber: Kiriman teman di Grup WhatsApp
  • Copyright © - QuinBlog

    QuinBlog - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan